Tampilkan postingan dengan label obat tradisional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label obat tradisional. Tampilkan semua postingan

Khasiat Labu Merah untuk Diabetes


Tips Kesehatan - Labu merah atau dikenal juga dengan naman waluh, memiliki rasa  manis namun mampu menyehatkan penderita penyakit diabetes.

Sayuran dari genus Cucurbita moschata ini, memiliki indeks glikemik (GI) yang sangat rendah. Makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi mampu meningkatkan kadar gula dalam darah. Oleh sebab itu, labu merah bagus sekali untuk penderita diabetes, sebagaimana diberitkana Boldsky.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmgVk2e4L6z9y-LiPRpwjnni-6mNmARGBRJWh43MubjyQSWgWN6JqvKbX0k-qvZilDrgl7OHzOV8kcPHDl7b9mJNGzymw00qC1W_yjkNMxoX1GPq712yyRilvA_4PFAtmD8qNTeid0UgY/s400/labu+labu+labu.jpg


Khasiat labu merah juga mampu memperbaiki fungsi pankreas. Sayuran ini mengembalikan fungsi pankreas dengan memperbaiki jaringan yang dirusak oleh diabetes.

Bila pankreas tidak berfungsi dengan baik, maka pankreas akan mengalami kesulitan untuk memproduksi insulin, padahal insulin sangat dibutuhkan tubuh untuk memecah glukosa dalam tubuh.

Cara mengolah labu merah ini untuk penderita diabetes juga harus diperhatikan. Sayuran itu bisa dimasak menggunakan bumbu seperti kayu manis dan biji pala. Dua bumbu dapur ini yermasuk bumbu yang ramah terhadap penderita diabetes.

Selain itu, jangan tambahkan gula ke dalam bahan olahan labu. Menambahkan gula sama saja dengan menghancurkan fungsi utama waluh untuk menyehatkan penderita diabetes.

Terakhir, jangan olah labu merah dengan cara digoreng. Minyak goreng hanya akan menambahkan kalori dan merusak nutrisi yang terkandung di dalam labu. Cobalah untuk mengolah labu merah dengan cara dipanggang, dikukus, atau direbus.

Semoga bermanfaat untuk Anda semua.

Info: Tanaman Obat

Obat Alami untuk Batuk Berdahak


Tanaman Obat - Batuk seringkali membuat aktivitas kita terganggu, selain itu juga membuat orang lain disekitar juga merasa tidak nyaman berada di dekat kita. Ada beberapa jenis batuk, yang paling sering adalah batuk kering dan batuk berdahak. Batuk berdahak kadang lebih menyiksa ketimbang batuk kering, karena tenggorokan terasa penuh lendir yang harus dikeluarkan.

Saat ini banyak sekali produsen obat yang menyediakan berbagai jenis obat batuk, mulai dari sirup hingga tablet. Selain obat kimi tersebut, Anda juga bisa menggunakan obat batuk tradisional buatan sendiri dengan bahan-bahan yang mudah anda temukan di dapur, yaitu kencur dan garam.

Resep batuk atau ramuan tradisional yang sederhana ini telah lama terbukti dapat mengencerkan dahak, sehingga membuat pernapasan Anda terasa lebih lega dan mampu meredakan batuk berdahak. Pada saat meminum obat batuk berdahak tradisional ini, rasa hangatnya membuat tubuh dan saluran pernapasan lebih lega.


http://1.bp.blogspot.com/-ZATx3AdrxeU/UO1qkVYl2sI/AAAAAAAAADQ/UOwQKqkWRdE/s1600/kencur-BEST.jpg


- Kencur, Cara membuatnya cukup mudah sekali. Ambil kencur secukupnya, cuci bersih, kupas kulitnya dan parut kencur dan peras atau ambil airnya, tambahkan sedikit air, masukkan garam sedikit dan aduk rata, Minum ramuan setelah sarapan dan sebelum tidur.

- Jahe juga bisa menghangatkan tubuh dan mengobati batuk berdahak. Anda yang sedang mengalami batuk berdahak sangat dianjurkan untuk meminum sari Jahe hangat minimal sehari sekali. Cara pembuatannya pun sangat mudah yakni dengan mengiris Jahe dan Kencur, kemudian direbus dan diambil air perasannya. Air perasannya itulah yang diminum.

- Jeruk nipis, Sudah banyak orang yang merasakan bahwa Jeruk Nipis yang dicampurkan dengan kecap mujarab untuk mengobati batuk berdahak. Kalau Anda tidak suka kecap, bisa mencampurkan Jeruk Nipis dengan Madu. Minumlah air perasan Jeruk Nipis dengan kecap atau Madu sebanyak 2-3 kali dalam sehari

Mudah bukan? selamat mencoba ramuan tradisional ini dan semoga batuk Anda segera sembuh.



Info: Tanaman Obat

Ramuan Tradisional Alami untuk Sakit Kepala


Tanaman Obat - Pusing atau sakit kepala terkadang datang secara tiba-tiba tanpa bisa kita hindari, hampir semua orang di dunia ini pernah mengalami penyakit ini. banyak sekali penyebab dari sakit kepal, baik yang berpengaruh dari fisik tubuh kita maupun dari pikiran kita, diantaranya adalah kecapekan, terlalu banyak kerja dan pikiran hal lainnya.

Umunya orang yang sakit kepala biasanya mengkonsumsi obat kimia, namun jika terlalu sering tidak bagus untuk kesehatan, ada baiknya anda mencoba ramuan tradisional dari tanaman obat dan tanpa efek samping. Berikut tanaman obat untuk atasi sakit kepala:



- Daun Jeruk nipis 1/2 gengam dan Jeruk Nipis 1 butir. Daun Jeruk Nipis digerus halus, kemudian masukkan ke dalam gelas dan dibubuhi perasan air jeruk nipis, Kemudian Gosokan ramuan tersebut ke Bahu, Tengkuk dan pelipis. Lakukan 2 kali sehari.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWsx0CGplajzSPqgi358WJLueEd3tiGr1-mPf7_ti6S59ys3ZevZeqaTpBZuKBZuK7QjZPtvJ2OObYMSVmlnss9ZSmNgIv9LlT54iFU3-G40uSlnpmwhxXBaeIZKUsBxHTWFVDiXDc6Zi4/s1600/jeruk-nipis.jpg


- Ambil daun dan batang kangkung sebanyak ½ genggam, cuci sampai bersih kemudian asapkan sebentar. Makan sebagai lalapan bersama dengan nasi 2-3 kali sehari sebanyak yang diperlukan.

- Ambil daun cocor bebek 10 lembar, cuci sampai bersih lalu digiling sampai halus, selanjutnya bubuhi dengan garam secukupnya. Lalu gunakan ramuan tersebut untuk menggosok pelipis dan dahi sebanyak 1-2 kali sehari sebanyak yang diperlukan.

- Minumlah wedang teh kental 1 cangkir, diberi air jeruk nipis 1 sendok makan dan sedikit garam (tanpa gula tetapi boleh dengan madu)

- Ambil kacang hijau satu cangkir, cuci sampai bersih. Lalu rebus dengan volume air 3 gelas sampai mendidih, biarkan selama kurang lebih 15 menit, atau sampai suam-suam kuku, airnya diminum dan kacangnya dimakan 2 kali sehari

Info: Tanaman Obat

Obat Panas Dalam Alami & Tradisional


Tanaman Obat - Panas dalam merupakan suatu gejala penyakit yang disebabkan oleh ganggian tenggorokan, penyakit lambung, dan hormon yang tidak seimbang, pemicu lain dari panas dalam adalah kurangnya asupan vitamin C ke dalam tubuh, terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang berlemak, makan gorengan, kurang serat, kurang cairan atau dehidrasi keseringan memakan yang bersifat panas dan problema cuaca yang terlalu terik (panas).

Gejala awal panas dalam biasanya sipenderita seringkali mengalami sariawan, sakit tenggorokan, batuk, diare, bibir pecah-pecah, bau mulut tidak sedap, konstipasi, buang air besar disertai darah bahkan mimisan.

Mengobati panas dalam bisa dilakukan dengan cara alami juga lewat ramuan tradisional. Apa saja obat alami untuk panas dalam, simak artikel berikut ini:

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimNchDPuzpzssZqo1_d6-8a_UeZFsdLdHD7ti5RVEHqpdB9u1sPrOMyZOFoYvZdRonJF_YQ3fDat0Jp_OMjXGqP9mxOWhPgFufUonoeR58QSUoQBMAeLmtmCyWquRBSdRqdAhxsV04ErFf/s640/images+(9).jpg

1. Kelapa hijau muda
Kelapa muda tidak cuma hanya beri kesegaran juga bisa jadikan sebagai alternatif untuk mengobati panas dalam Anda. Caranya campur 1 buah air kelapa dengan 3 sendok makan madu asli, minum 1 hari sekali saja.

2. Cuka sari apel organik
Cuka sari apel organik juga bisa dipakai sebagai alternatif pilihan untuk kurangi rasa sakit tenggorokan. Caranya hanya dengan berkumur menggunakan cuka sari apel. Cuka apel disinyalir bisa membersihkan tenggorokan. Disamping itu juga satu sendok wiski bourbon digabung segelas air hangat juga dapat dipakai untuk berkumur. Cairan ini difungsikan untuk mematikan bakteri sekalian menenangkan tenggorokan Anda.

3. Air garam
Berkumur dengan air garam atau larutan lain jadi jalan keluar lain untuk menolong kurangi sakit tenggorokan dikarenakan iritasi hawa kering atau alergi yang disebabkan oleh panas dalam.

4. Kacang hijau
Ambil 1 genggam kacang hijau lalu lebih kurang 500 ml air. Caranya rebus dua genggam kacang hijau dengan air, lalu imbuhkan dua ruas jahe serta gula batu secukupnya, minum 2 x 1 hari. Terus minum hingga panas dalam Anda benar-benar hilang.

5. Telur ayam kampung
Anda bisa menggunakan telur ayam kampung yang digabung dengan satu sendok madu serta sedikit sari kunyit. Minum dengan sekali tegukan, dengan disertai istirahat yang cukup.

6. Madu serta perasan lemon
Obat yang sering digunakan untuk menangani sakit tenggorokan biasanya dengan menggunakan 1 sendok madu dicampur air hangat dengan perasan lemon merupakan cara alami yang baik sebagai penggusir panas dalam yang membandel. Cara ini bisa melapisi serta dapat menenangkan iritasi pada bagian tenggorokan.

7. Rambut jagung muda
Untuk menyembuhkan panas didalam Anda bisa menggunakan rambut jagung muda. Caranya sangat mudah yaitu dengan merebus segenggam rambut jagung dengan air, lantas imbuhkan sedikit jahe, serta gula batu, sesudah itu lakukan penyaringan. Setelah disaring maka minum airnya 1 hari sekali saja, minum ramuan ini sampai panas dalam Anda pulih.


Untuk panas dalam pada balita atau bayi dan anak kecil cukup gampang, silahkan anda ambil madu asli ditambah air lalu minumkan, atau 1 sendok air perasan kunir dicampur dengan madu tanpa ditambah dengan air jadi kucup air perasan kunir tersbut. Untuk membuat perasan air kunir sebaiknya diparut terlebih dahulu.

Semoga bermanfaat ya

Info: Khasiat Tanaman Obat
 

Tanaman Obat untuk Kurap dan Kadas


Penyakit Kurap disebabkan oleh infeksi jamur. Kurap ditandai dengan timbulnya lingkaran-lingkaran berwarna merah pada kulit yang dikelilingi oleh bintil-bintil di tepinya. Jika kulit dipinggir lingkaran tersebut ditekan, maka akan keluar nanah. Kurap biasanya menyerang kulit kepala, leher, dagu, atau tengkuk.

Kadas adalah semacam eksim kering, tetapi lebih gatal. Eksim adalah semacam reaksi alergi pada kulit oleh suatu zat yang hanya mengenai orang tertentu yang sensitif. Penularan eksim melalui sentuhan langsung atau tidak langsung, seperti melalui pakaian,selimut, sprei, dan handuk.

Ada beberapa tanaman obat untuk mengatasi kadas dan kurap ini;

* Lengkuas
Bahan:
- Lengkuas 1 ruas
- Bubuk Belerang

Cara membuatnya: Potong salah satu ujung lengkuas, dan bubhkan sedikit belerang, kemudian oleskan pada bagian panu atau kadas. Lakukan 1-2 kali sehari.

* Daun Tembakau
Bahan:
- Daun Tembakau secukupnya

Cara membuatnya: Tumbuk halus daun tembakau dan oleskan kads Anda. Lakukan 1-2 kali sehari.


* Daun Jinten
Bahan:
- Daun Jinten 5 lembar
- Bawang Putih 3 butir
- Minyak Kelapa secukupnya

Cara membuatnya: Tumbuk halus daun jinten dan bawang putih. Tambahkan sedikit minyak kelapa dan oleskan pada bagian panu. Lakukan 1-2 kali sehari.





Semoga bermanfaat.(berbagai sumber)



Tanaman Obat untuk Imsonia atau Susah Tidur


Bagi Anda yang susah tidur atau mengalami imsonia, ada baiknya juga mengetahui penyebab kenapa Anda susah tidur, seperti karena pola hidup yang kurang teratur, stres dan juga penyebab lainnya.

Gejala susah tidur juga bisa mengindikasikan anda terkena penyakit. Untuk menghindari hal ini. Biasakan untuk tidur pada jam yang ditentukan dan dilakukan secara rutin, ditempat ridur yang nyaman.

Ada beberapa ramuan herbal dari tanaman obat yang bisa Anda gunakan.


* Buah Pisang
Bahan:
- Buah Pisang Masak 1 buah
- Havermuth secukupnya
- Susu 1 Gelas

Cara membuatnya: Potong buah pisang dan tambahkan havermuth, kemudian rebus bersama segelas air susu sebentar. Setelah dingin baru di makan. Lakukan 2 kali sehari.



* Kaktus
Bahan:
- Kaktus 60 gram

Cara membuatnya: Kupas kulit kaktus dan potong kecil. Rebus dengan air 600cc sampai sisa setengahnya. Minum airnya selagi hangat.Lakukan 2 kali sehari.


Semoga dengan resep ini bisa bermanfaat untuk Anda.


Khasiat Rempah-rempah Sebagai Obat

Rempah-rempah biasanya dijadikan bahan penyedap masakan. Jahe, kapulaga, ataupun kayu manis menjadi bahan campuran yang biasa ada dalam masakan Indonesia. Tapi ternyata, rempah-rempah tersebut punya khasiat tersendiri.

Para ibu-ibu mungkin sudah terbiasa mendengar nama rempah-rempah berikut. Mereka sering ada di dalam tempat bumbu di dapur Anda, termasuk dalam hidangan Lebaran Anda.

Di balik kegunaannya sebagai penyedap masakan, ternyata rempah-rempah juga mengandung manfaat bagi kita, berikut Joybaure melansirnya.

Lada Hitam

Lada/merica hitam biasa ada di rak bumbu anda. Anda mungkin berpikir lada sebagai setengah lainnya dari garam. Jika Anda memiliki atau berisiko untuk tekanan darah tinggi dan perlu membatasi asupan sodium Anda. Untuk mendapatkan rasa terbaik, Anda bisa mengganti garam dengan merica.

Jinten

Jinten merupakan rempah-rempah yang dapat ditemukan dalam bentuk biji utuh atau ada yang ditumbuk. Jinten populer di India dan Timur Tengah untuk memasak. Seperti rempah-rempah lain, jinten menambahkan banyak rasa untuk masakan tanpa menambahkan natrium, kalori, dan lemak.

Jahe


Jahe menjadi bumbu yang telah terbukti memiliki efek anti-inflamasi dalam tubuh, yang dapat membantu mencegah arthritis. Beberapa studi juga telah menunjukkan jahe untuk menjadi solusi efektif untuk mual. Jahe segar umumnya digunakan dalam masakan Asia dan makanan yang dipanggang.

Bawang putih bubuk


Meskipun tidak memiliki rasa yang sama persis seperti bawang putih, bubuk bawang putih berasal dari siung bawang putih yang dikeringkan. Seperti rempah-rempah lainnya, bubuk bawang putih menjadi pengganti yang baik untuk garam saat menambahkan rasa pada makanan. Pastikan untuk tidak tertukar dengan garam bawang putih, yang tinggi sodium dan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

Mint



Mint adalah herbal yang punya banyak varietas (misalnya, peppermint, spearmint) dan paling baik digunakan dalam bentuk segar. Daun mint sering ditambahkan ke minuman, di Timur Tengah digunakan sebagai hiasan untuk makanan penutup. Menambahkan daun mint segar untuk es teh tawar atau air menjadi cara yang hebat untuk membuat minuman lezat menyegarkan tanpa kalori atau gula. Mint juga berguna menghangatkan perut.


Khasiat Ginseng untuk Kesehatan

Ginseng sering disebut sebagai “ramuan ajaib” karena memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang begitu banyak. Akar dari tanaman ini dipercaya bisa mengatasi sejumlah masalah kesehatan. Beberapa orang mengatakan, ginseng berkhasiat dalam menurunkan tekanan darah tinggi dan menaikkan tekanan darah yang rendah.

Keberadaan ginseng sebenarnya sudah ada sejak lama dan telah dimanfaatkan dalam pembuatan teh herbal di Cina. Di Indonesia sendiri, ginseng digunakan dalam pengobatan tradisional. Ginseng memiliki banyak kandungan bioaktif seperti, saponins, phytosterols, peptides, polysaccharides, asam lemak, polyacetylenes, vitamin, dan mineral.



Berikut ini adalah beberapa manfaat kesehatan yang dapat Anda peroleh dari tanaman yang sering digunakan sebagai ramuan tradisonal ini :

1. Mengurangi stres mental : Ginseng mampu meningkatkan kewaspadaan mental, disamping juga merubah mood dan menghilangkan rasa lelah. Manfaat lainnya adalah sebagai ramuan antidepresan dan anti-kecemasan. Ketika seseorang mengalami stres yang berlebihan, hormon adrenal (kortisol, adrenalin, dan noradrenalin) akan mengalir keluar dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Dalam situasi ini, ginseng dapat membantu Anda dalam menyeimbangkan tingkat adrenalin.

2. Merangsang sistem kekebalan dan saraf : Ginseng mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Sejumlah pakar obat herbal mengatakan ginseng dapat meningkatkan kualitas hidup. Sifat adaptogenik pada ginseng membantu merangsang orang tetap muda. Sedangkan pada orang tua, dapat memulihkan sel-sel yang rusak dalam tubuh. Ginseng juga dapat membantu Anda melawan flu dan penyakit infeksi lainnya.

3. Mengobati diabetes: Tingkat gula darah dapat turun secara drastis dengan mengkonsumsi ginseng. Namun, jika Anda sudah menggunakan obat antidiabetes, perlu mempertimbangkan kembali untuk menggunakan ginseng secara bersamaan. Pasalnya, mencampur ginseng dengan obat diabetes bisa membuat kadar gula darah terlalu rendah. Oleh karena itu, sangat diperlukan rekomendasi dari dokter.

4. Mencegah perkembangan kanker : Pertumbuhan jenis tertentu dari sel-sel kanker dapat dihambat oleh Ginseng. Chinese Medicine Journal melaporkan, ginsenosides memiliki efek anti-tumor serta dapat menginduksi kerusakan sel pada kanker prostat, sel kanker ovarium, sel paru-paru adenokarsinoma, dan sel-sel neuroblastoma. Selain itu, ginseng juga berfungsi dalam menghambat perkembangan siklus sel, sehingga dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker.

5. Menurunkan kadar kolesterol : Dalam beberapa penelitian, Ginseng ditemukan menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat). Para ilmuwan percaya bahwa ginsenocides yang terdapat dalam ginseng bertanggung jawab terhadap penurunan kadar kolesterol dalam tubuh.

6. Mengurangi Kelelahan : Peran adaptogenik dari berbagai strain Ginseng diyakini dapat memberikan perubahan fisiologis pada tubuh untuk beradaptasi dengan rasa lelah akibat terlalu banyak pekerjaan.

7. Meningkatkan daya tahan atlet : Kualitas ginseng dalam meningkatkan stamina telah membuatnya menjadi tonik stimulan populer di kalangan atlet. Selama berlatih, seorang atlet perlu secara konsisiten menjaga stamina agar tetap tinggi, dan ginseng dapat membantu untuk mewujudkannya.

Penggunaan ginseng tidak disarankan terutama pada ibu hamil dan menyusui, untuk mencegah terjadinya kontraindikasi. Selain itu, ginseng juga dapat mempengaruhi reaksi dari beberapa obat, seperti, pengencer darah seperti warfarin, heparin, aspirin, dan diuretik.

Oleh karena itu, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi ginseng jika Anda sedang minum obat untuk hipertensi atau penyakit kardiovaskular lainnya.

sumber:kompas

Tanaman Obat Tradisional Untuk Eksim

Eksim terjadi karena adanya peradangan pada kulit. Kulit terasa gatal,bagian kulit menjadi merah, kering dan bengkak. Eksim umunya terjadi pada bagian tangan dan kaki, tapi tidak menutup pada bagian tubuh lainnya.

Banyak hal yang menyebabkan terjadinya eksim, seperti rangsangan dai zat kimia seperti sabun atau deterjen. Selain itu faktor imun pada tubuh yang menurun atau kelelahan serta bisa juga suhu dan iklim di sekitar Anda.

Ada beberapa cara mencegah timbulnya penyakit eksim ini, yaitu dengan menjaga kelembaban kulit, hindari perubahan suhu yang mendadak, pilihlah sabun yang tepat, hindari keringat berlebih dan juga pilihlah makanan yang tepat dan tidak menyebabkab alergi.

Berikut obat tradisional untuk mengobati penyakit eksim ini:

* Pinang
Bahan:
- Pinang 2 buah
- Belerang 5 butir
- Minyak Kelapa 1 sendok makan
Cara membuatnya: Belerang dan Pinang ditumbuk halus. Tambahkan minyak kelapa. Panggang hingga mendidih. Dinginkan sampai hangat-hangat kuku. Oleskan pada bagian kulit yang terkena eksim. Cara ini bisa dilakukan 2-3 kali sehari secara teratur.

* Krokot
Bahan:
- Krokot
- Garam
Cara membuatnya: Cuci Bersih Krokot, kemudian ditumbuk halus. Aduk bahan tersebut dan oleskan pada bagian yang terkena eksim. Cara ini bisa dilakukan 3 kali sehari secara teratur.

* Kunyit
Bahan:
- Kunyit 5 ruas
- Kapur Sirih ¼ sendok the
- Jeruk Nipis 1 buah
Cara membuatnya: Semua bahan ditumbuk halus dan campurkan sedikit garam. Aduk bahan tersebut dan oleskan pada eksim. Cara ini bisa dilakukan 2 kali sehari secara teratur.

* Daun Petai Cina
Bahan:
- Daun Petai Cina Muda
- Kapur Sirih
- Garam
Cara membuatnya: Daun Petai Cina ditumbuk halus dan campurkan sedikit garam dan kapur sirih. Aduk bahan tersebut dan oleskan pada eksim. Cara ini bisa dilakukan 2 kali sehari secara teratur.

* Bayam Duri
Bahan:
- Bayam Duri 1 Potong
Cara membuatnya: Bayam Duri ditumbuk halus dan oleskan pada bagian eksim. Cara ini bisa dilakukan 2 kali sehari secara teratur.

Biji Bungur
Bahan:
- Biji Bungur 5 gram
- Minyak Kelapa ½ sendok teh
Cara membuatnya: Biji bungur yang telah matang, disangrai dan kemudian ditumbuk halus. Tambahkan minyak kelapa dan aduk rata, oleskan pada bagian kulit yang terkena eksim. Cara ini bisa dilakukan 2 kali sehari secara teratur.

Berbagai Sumber

Tanaman Obat Tradisional untuk Amandel

Penyakit amandel disebabkan oleh mikroorganisme seperti jamur, bakteri dan bahkan virus sehingga akan menibulkan gejala berupa penyakit alergi pada bagian tubuh kita.

Amandel atau tonsil adalah dua tonjolan daging kecil yang terletak pada kerongkongan di kanan dan kiri tekak, di belakang kedua ujung lipatan belakang mulut. Amandel berfungsi untuk membuat limfosit, yaitu sejenis sel darah putih yang bertugas membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh melalui mulut.

Peradangan pada amandel disebabkan oleh kuman dan virus yang masuk melalui mulut sehingga menyebabkan amandel jadi membengkak dan merah serta menimbulkan rasa gatal, sakit atau radang tenggorokan, sakit saat menelan, demam, sakit kepala, muntah, sakit perut, lemas, dan tidak bersemangat. Jika pembengkakan sudah terlalu besar, akan menyatu dan dapat menghalangi jalan pernapasan.

Jika hal ini sudah terjadi, Anda bisa mencoba ramuan tanaman obat tradisional dibawah ini:

* Sambiloto
Bahan:
- Sambiloto segar 30 gram
- Daun cocor bebek segar 10 lembar
Cara membuatnya: Cuci bersih bahan dan rebus dengan air 600cc hingga mendidih dan sisa setengahnya. Saring dan gunakan untuk berkumur-kumur. Lakukan 2 kali sehari.

* Jeruk Nipis
Bahan:
- Jeruk Nipis 1 buah
- Rimpang kunyit 1 ibu jari
- Madu
Cara membuatnya: Peras jeruk nipis dan parut rimpang kunyitnya dan peras. Campurkan keduanya dan tambahkan 2 sendok madu dan air setengah gelas. Aduk dan saring. Minum 2 kali sehari.

* Daun Sambung Nyawa
Bahan:
- Daun sambung nyawa 7 lembar
Cara membuatnya: Cuci bersih bahan dan rebus dengan air 400cc hingga mendidih dan sisa 200cc. Minum airnya selagi hangat 2 kali sehari.

* Mengkudu
Bahan:
- Mengkudu 2/3 buah
- Madu
Cara membuatnya: Cuci bersih Mengkudu, kemudian di jus dan tambahkan madu secukupnya. Lakukan 2 kali sehari


Berbagai sumber

Tanaman Obat Tradisional untuk Mimisan

Anda pernah mengalami mimisan? Ya, mimisan adalah terjadinya pendarahan di hidung secara tiba-tiba. Terjadinya mimisan karena pecahnya pembuluh darah pada selaput lendir hidung.

Kemungkinan penyebab terjadinya mimisan adalah karena kebiasaan mengorek hidung, peradangan dan juga terjadinya kekeringan pada selaput lendir. Selain hal diatas, mimisan juga terjadi karena tekanan darah tinggi, sakit tumor pada hidung, dan demam yang terlalu tinggi.

Untuk penanganan pertama, Duduklah dengan posisi kepala dan badan agak maju ke depan. Kemudian jepit hidung dengan jari. Pada saat menjepit hidung, bernafaslah melalui mulut. Dalam waktu 2-3 menit darah biasanya akan berhenti. Selain itu kompreslah hidung dengan cairan dingin atau es.

Agar mimisan tidak terjadi, ada baiknya mencoba ramuan obat tradisional dari tanaman berikut ini:

* Pegagan
Bahan:
- Pegagan segar 60 gram
Cara membuatnya: Cuci bersih pegagan dan rebus dengan air 400cc hingga mendidih dan sisa setengahnya. Minum air rebusannya selagi hangat, minum 2 kali sehari.

* Akar Alang-Alang
Bahan:
- Akar Alang-Alang 60 gram

Cara membuatnya: akar alang-alang direbus dengan air 400cc sampai tersisa 200cc. Airnya diminum selagi hangat, Lakukan 2 kali sehari secara teratur

* Kacang Tanah
Bahan:
- Kulit Ari Kacang Tanah 25 gram
Cara membuatnya: Cuci bersih bahan diatas, rebus dengan air 400cc hingga sisa 200cc, saring air rebusan dan minum selagi hangat. Lakukan 2 kali sehari.

* Kangkung
Bahan:
- Kangkung Segar 25 gram
- Gula
Cara membuatnya: Cuci bersih kangkung, kemudian di blender untuk dijadikan jus, tambahkan gula secukupnya, aduk dan minum secara teratur 2 kali sehari.

* Jagung
Bahan:
- Rambut Jagung 50 gram
Cara membuatnya: Cuci bersih rambut jagung, rebus dengan air 400cc hingga sisa 200cc, saring air rebusan dan minum selagi hangat. Lakukan 2 kali sehari.

* Akar Teratai
Bahan:
- Akar Teratai 200 gram
Cara membuatnya: Cuci bersih akar teratai, tumbuk halus dan teteskan airnya kedalam hidung sebanyak 2-3 tetes, dan minum sisanya

* Daun Sirih
Bahan:
- Daun sirih 1 lembar
Cara membuatnya: Cuci bersih daun sirih yang muda, kemudian remas hingga keluar minyak, gunakan untuk menyumbat hidung pada saat terjadi mimisan.

Berbagai sumber

Tanaman Obat Tradisional untuk Biang Keringat

Biang keringat sangat mengganggu sekali. Selain menimbulkan rasa gatal, biang keringat juga menyebabkan bintik merah pada kulit.

Bintik-bintik ini umunya berada pada daerah leher, dada dan punggung. Biang keringat disebabkan karena tersumbatnya kelenjer keringat.

Untuk mengobati biang keringat, simak ramuan obat tradisional dibawah ini:

* Krokot

Bahan:
- Krokot Segar 30 gram

Cara membuatnya: cuci bersih krokot dan rebus dengan air 600c samapai sisa 300cc. Minum airnya selagi hangat, lakukan 2 kali sehari secara teratur.


* Ketimun

Bahan:
- Ketimun 1-2 buah
- Bedak beras


Cara membuatnya: Blender buah ketimun sampai halus, kemudian tambahkan bedak beras dingin. Aduk campuran tersebut hingga rata. Gunakan atau oleskan ramuan ini pada bagian yang terkena biang keringat.


* Kacang Hijau

Bahan:
- Kacang Hijau 100 gram

Cara membuatnya: cuci bersih kacang hijau, kemudian tumbuk sampai halus. kemudian seduh dengan air mendidih, minum selagi hangat, lakukan 1-2 kali sehari.

Semoga bermanfaat untuk anda yang membutuhkannya. Selamat Mencoba (berbagai sumber)

Tanaman Obat Tradisional untuk Atasi Bau Mulut

Setelah membahas tanaman obat untuk bau badan, sekarang kita coba untuk membahas tanaman obat untuk mengatasi bau mulut. Bau mulut membuat kita juga tidak percaya diri, apalagi jika bicara di sebelah orang, pastinya orang tersebut akan menjauhi kita.

Bau mulut bisa disebabkan oleh gigi berlubang, penyakit hati, radang pada gusi dan juga adanya sisa makanan yang terdapat di sela gigi Anda.

Sebaiknya Anda harus mengetahui sumber dari bau mulut itu sendiri, jika berlubang bisa ditambal atau bisa diobati. Agar bau tidak sedap pada mulut ini tidak terjadi lagi, ada baiknya mencoba ramuan obat tradisional dibawah ini:


* Pinang

Bahan:
- Pinang 10 gram
- Kencur 10 gram
- Sirih Temu Ros 15 gram
- Adas 10 gram

Cara membuatnya: Semua bahan dipotong tipis-tipis, kemudian direbus dengan air 1000cc sampai mendidih. Minum air rebusan setiap malam sebelum tidur. Lakukan secara teratur.


* Daun Beluntas

Bahan:
- Daun Beluntas 15 gram
- Kapulaga 2 buti
- Adas 1 Sendok
- Garam secukupnya

Cara membuatnya:Rebus semua bahan dengan air sebanyak 500 cc hingga mendidih sampai tersisa 250cc. Air rebusan diminum selagi hangat, 2 kali sehari.



* Daun Sirih

Bahan:
- Daun Sirih 10 lembar

Cara membuatnya: rebus daun sirih dengan air secukupnya dan gunakan air untuk berkumur-kumur,lakukan 2 kali sehari secara teratur.



* Bunga Belimbing Wuluh

Bahan:
- Bunga Belimbing Wuluh 1 genggam

Cara membuatnya: Rebus Bunga belimbing wuluh dengan 400 cc air hingga sisa 200 cc. Saring, kemudian airnya digunakan untuk berkumur-kumur. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.



* Kapulaga

Bahan:
- Kapulaga 10 butir
- Daun Pegangan 30 gram

Cara membuatnya: Rebus Semua bahan dengan air secukupnya. Minum air rebusannya selagi hangat,lakukan 2 kali sehari secara teratur.



* Kencur

Bahan:
- Kencur 25 gram

Cara membuatnya: Kecur direbus dengan air 400cc sampai tersisa 200cc. Airnya diminum selagi hangat, kencurnya juga bisa dikunyah. Lakukan 2 kali sehari.


Dengan resep tanaman obat ini semoga bisa membuat Anda terhindar dari bau mulut. (berbagai sumber)

Tanaman Obat Tradisional untuk Bau Badan

Pernah merasa terganggu dengan bau badan seseorang? atau Anda sendiri yang mengalaminya? Tentunya hal ini sangat mengganggu aktivitas dan membuat kita kurang percaya diri. Apalagi saat berkumpul dengan tema atau di tengah kerumunan orang banyak.

Bau badan timbul disebabkan oleh bakteri dan jamur, yang kemudian dipicu oleh keringat sehingga menghasilkan bau yang tidak sedap atau dapat juga terjadi karena kurangnya kebersihan badan.

Untuk mengatasi masalah bau badan ini ada beberapa ramuan obat tradisional dari tanaman obat yang bisa digunakan:

* Daun Sirih

Bahan:
- Daun Sirih 20 lembar

Cara membuatnya: rebus daun sirih dengan air secukupnya dan gunakan air rebusannya untuk mandi 2 kali sehari secara teratur.


* Mentimun

Bahan:
- Mentimun 1 buah

Cara membuatnya: Kupas ketimun dan gosokkan pada bagian badan yang berbau. Gunakan setiap habis mandi



* Kencur

Bahan:
- Kencur 25 gram
- Daun Sirih 7 lembar
- Adas 10 gram
- Buah Pinang 1 butir

Cara membuatnya: rebus semua bahan dnengan 600 cc air sampai sisa 300cc. Air rebusannya disaring dan minum selagi hangat. Minum air ini secara teratur 2 kali sehari.


* Daun beluntas

Bahan:
- Daun beluntas segar 10-15 lembar

Cara membuatnya: Cuci bersih daun beluntas, dan gunakan sebagai lalapan segar.


* Daun Kemangi

Bahan:
- Daun Kemangi 1 ikat

Cara membuatnya: Cuci bersih daun beluntas, dan gunakan sebagai lalapan segar.


* Temulawak

Bahan:
- Temulawak kering 10 gram

Cara membuatnya: Cuci bersih temulawak dan rebus dengan 600cc air hingga tersisa 200 cc. Air rebusan ini diminum setiap pagi.


Semoga bermanfaat. (berbagai sumber)

Tanaman Obat Tradisional untuk Panu

Penyakit yang satu ini memang sangat menyebalkan karena membuat kita jadi kurang percaya diri, apalagi pada saat kita beraktivitas berenang. Ih, jadi malu dong :). Panu merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur, sehingga banyaj juga yang menyebutnya jamuran.

Panu timbul karena kurangnya kebersihan seseorang sehingga menyebabkan jamur pada bagian kulit tertentu, biasanya ada di bagian punggung. Panu pada kulit berwarna putih dan pucat atau keputih-putihan. Bagi sesorang yang terkena, penyakit ini menyebabkan rasa gatal apabila berkeringat.

Untuk mengatasi penyakit panu, berikut ada resep tradisional dari tanaman obat yang bisa dicoba:


* Daun Jinten

Bahan:
- Daun Jinten 5 lembar
- Bawang Putih 3 butir
- Minyak Kelapa

Cara membuatnya: Bawang Putih dan daun jinten ditumbuk sampai halus, dan tambahkan sedikit minyak kelapa, setelah itu diaduk rata. Gosokkan pada bagian terkena panu 2 kali sehari.


* Lengkuas

Bahan:
- Lengkuas segar 1 ibu jari
- Bubuk belerang

Cara membuatnya: Potong salah satu ujung lengkuas kemudian bubuhkan sedikit bubuk belerang kemudian oleskan pada bagain yang sakit. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.



* Daun Tembakau

Bahan:
- Daun Tembakau secukupnya

Cara membuatnya: Daun tembakau ditumbuk sampai halus, kemudian diole pada bagian kulit yang sakit. Hal ini bisa dilakukan secara teratur 2 kali sehari.



* Rimpang Lengkuas

Bahan:
- Rimpang Lengkuas 10 gram

Cara membuatnya: paru halus rimpang lengkuas, kemudian di peras. Air perasannya bisa di oleskan pada bagian kulit yang terkena panu. Atau bisa juga dengan cara menggosokkan rimpang lengkuas langsung pada bagian yang sakit secara perlahan.

Semoga bermanfaat (berbagai sumber)

Tanaman Obat Tradisional untuk Penyakit Campak

Campak adalah penyakit virus yang sangat menular. Virus penyakit campak bisa menular lewat pernafasan, misalnya batuk dan bersin. Pada umunya gejala campak ditandai dengan demam dan batuk, dan 3-4 hari kemudian menyusul dengan timbulnya bercak atau bintik merah pada kulit.

Apabila hal ini terjadi pada Anda atau anggota keluarga dirumah ada baiknya untuk mencoba resep obat tradisional dari tanaman obat dibwah ini:

* Bunga Mawar

Bahan:
- Bunga Mawar Segar 15 lembar

Cara membuatnya: rebus bunga mawar dengan 600 cc air sampai tersisa 500 cc. Minum air rebusan ini 2 kali sehari secara teratur selagi hangat.

* Alang –alang

Bahan:
- Alang –alang 50 gram
- Daun Ketumbar 60 gram
- Wortel 150 gram
- Tebu 150 gram
- Gula Batu

Cara membuatnya: Campurkan semua bahan dan rebus dengan 600 cc air sampai tersisa 200 cc. Minum air rebusan ini 2 kali sehari secara teratur.

* Daun Biduri

Bahan:

- Daun Biduri seperempat genggam
- Rimpang Kunyit 1 ibu jari
- Daun Asam muda seperempat genggam
- Madu 1 sendok
Cara membuatnya: Cuci daun iduri, kunyit dan daun asam muda kemudian di tumbuk sampai halus. Tambahakan 1 sendok madu dan secangkir air masak. Aduk rata dan kemudian disaring. Airnya diminum selagi hangat dan lakukan 2 kali sehari.

* Daun Pegagan

Bahan:
- Daun Pegagan 60 gram

Cara membuatnya: rebus daun pegagan dengan 600 cc air sampai tersisa 300 cc. Minum air rebusan ini 2 kali sehari secara teratur. Minum air rebusannya selagi hangat.

* Benalu

Bahan:
- 1-2 Batang Benalu
- Adas Pulasari secukupnya

Cara membuatnya: Campurkan kedua bahan dan ditumbuk hingga halus dan berbentuk bedak. Oleskan pada bagian tubuh untuk mempercepat sembuhnya campak

Semoga bisa membantu menyembuhkan penyakit campak Anda.(berbagai sumber)

Tanaman Obat Tradisional untuk Keputihan

Wanita umumnya suka yang berlabel putih, tapi si "Putih" yang satu ini memang tidak disukai oleh wanita, yaitu keputihan. Keputihan memang selalu menjadi momok yang sangat mengganggu bagi setiap wanita. Keputihan bisa dialami oleh wanita yang sudah menikah atau pun belum menikah.

Keputihan pada seorang wanita disebabkan oleh peradangan pada organ kewanitaan dan juga gangguan pada hormonal estrogen. Keputihan ini disertai rasa gatal pada organ kewanitaan dan berbau tidak sedap.
Untuk mengobati keputihan, ada beberapa obat tradisional atau tanaman obat yang tepat yang bisa Anda gunakan:

* Daun Sirih
Bahan:
- Daun Sirih 10 lembar
Cara membuatnya: Rebus daun sirih dengan 250 ml, kemudian gunakan air rebusannya untuk membasuh bagian kewanitaan Anda.

* Kulit Delima
Bahan:
- Kulit Delima Kering 30 gram
- Sambiloto 30 gram
Cara membuatnya: Semua bahan dicuci bersih, rebus dengan 600 ml air sampai tersisa 300 ml. Minum airnya selagi hangat secara teratur 2 kali sehari.

* Lidah Buaya
Bahan:
- Lidah Buaya secukupnya
- Sambiloto 30 gram
Cara membuatnya: Kupas kulit lidah buaya, kemudian di blender, setelah itu direbus dengan sambiloto dan tambahakan air secukupnya. Minum airnya secara teratur. Selain itu air rebusan juga bisa digunakan untuk membersihkan bagian kewanitaan.

* Sambiloto
Bahan:
- Sambiloto 15 gram
- Bunga Jengger Ayam Kering 15 gram
- Daun Iler Segar 10 lembar
Cara membuatnya: Semua bahan direbus dengan 600ml air sampai tersisa 200 ml. Saring, kemudian diminum sebelum makan, ampasnya bisa direbus sekali lagi untuk diminum pada sore hari.
Dengan menggunakan obat tradisional inil secara teratur bisa menghilangkan keputihan. Selamat mencoba (berbagai sumber)

Tanaman Obat untuk Penyakit Anemia


Kalau Anda sering merasa pusing, lemas dan mata kunang-kunang, bisa jadi itu adalah gejala dari penyakit anemia. Ya, Anemia disebabkan karena kekurangan sel darah merah, hal ini terjadi karena konsumsi makanan yang kurang begizi, menstruasi atau karena keadaan yang menyebabkan kehilangan darah dalam jumlah banyak seperti luka, atau bersalin.

Hal ini tentunya tidak bagus untuk daya tahan tubuh. Namun ada ramuan atau tanaman obat yang bisa membantu menyembuhkan penyakit anemia.


* Jahe Merah
Bahan:
- Jahe Merah kering 5 gram

Cara membuatnya: cuci bersih jahe merah, potong tipis-tipis, kemudian rebus dengan 5 gelas air sampai tersisa 3 gelas. Minum 3 kali sehari, 1 gelas tiap kali minum.


* Bayam merah
Bahan:
- Bayam merah 60 gram
- 1 Kuning telur ayam kampung

Cara membuatnya: cuci bersih Bayam merah, kemudian rebus dengan air secukupnya, sajikan dengan 1 kuning telur ayam kampung. Lakukan 2 kali sehari secara teratur.

* Jombang
Bahan:
- Jombang 20-30 gram
- jeruk nipis

Cara membuatnya: cuci bersih jombang, kemudian rebus dengan air secukupnya. Tumbuk dan kemudian diperas. tambahkan sedikit air perasan jeruk nipis. Minum sekali sehari sampai sembuh

* Buah Buni
Bahan:
- buah buni 50 biji
- 2 jari asam kawak
- 1 jari rimpang kunyit
- 1 sendok Madu

Cara membuatnya: cuci semua bahan, kemudian tumbuk sampai halus, masukkan setengah gelas air matang dan 1 sendok makan madu. Aduk rata, kemudian di peras dan saring. Minum 2 atau 3 kali sehari


Diambil dari berbagai sumber

Tanaman Obat Alami untuk Kolesterol Tingggi


Mendengar kata kolesterol, mungkin terbayang bagi kita adalah penyakit. Kolesterol itu sendiri sebenarnya termasuk keluarga lemak. Fungsi kolesterol adalah sebagai zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh disamping zat gizi lainnya seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral.

Namun apabila kolesterol itu berlebih dalam darah, tentunya akan menyebabkan penyumbatan sehingga bisa menyebabkan penyakit stroke, serangan jantung, dan lain sebagainya.

Dibawah ini ada beberapa tanaman obat untuk menurunkan kolesterol yang tinggi


* Seledri
Bahan:
- sebatang seledri

Cara membuatnya: cuci bersih seledri. Kemudian rebus dengan 1 gelas air hingga mendidih. Kemudian dinginkan dan minum airnya sekali dalam sehari.


* Sambiloto
Bahan:
- Sambiloto 20 gram

Cara membuatnya: cuci bersih Sambiloto. Kemudian rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas air. Kemudian saring dan minum airnya sampai habis setelah makan

* Bawang Merah
Bahan:
- Bawang Merah 20 gram

Cara membuatnya: cuci bersih bawang, kemudian iris tipis dan makan bersama nasi. lakukan 3 kali sehari.


* Belimbing Wuluh
Bahan:
- Daun belimbing wuluh secukupnya

Cara membuatnya: cuci bersih daun belimbing wuluh, kemudian rebus dengan 400cc hingga tersisa 200cc. Saring dan minum airnya 3 kali sehari setelah makan.


* Kunyit
Bahan:
- kunyit

Cara membuatnya: cuci bersih kunyit dan iris tipis, kemudian rebus dengan 400cc hingga tersisa 200cc. Saring dan minum airnya 3 kali sehari





berbagai sumber

Tanaman Obat Alami untuk Penyakit Cacingan

"Anak ibu cacingan?.." Tentu Tidak!..hehehe. Masih ingat gak ama iklan tv yang satu ini? Ya penyakit cacingan membuat tubuh penderita nya kurus dan perut membuncit.

Penyakit cacingan ini disebabkan oleh telur cacing yang masuk kedalam perut dan menetas menjadi anak cacing yang disebut larva. Takut juga ya membayangkannya. Nah di dalam perut si larva ini nanti akan makan sari makanan, sehingga kita menjadi kurus meskipun kita banyak makannya.

Cacingan biasanya terjadi pada anak-anak yang tidak telaten dengan kebersihan. Biasanya telur cacing bersembunyi dibalik kuku. Jadi potonglah kuku secara teratur dan tetap menjaga kebersihan.

Berikut tanaman obat yang bisa untuk menyembuhkan penyakit cacingan:

* Akar Delima
Bahan:
- 7 gram akar delima

Cara membuatnya: Akar delima cuci bersih dipotong kecil rebus dengan segelas air matang selama 15 menit. Kemudian saring dan minum airnya sampai habis

* Daun Sirih
Bahan:
- 5 buah tangkai daun sirih
- 25 gram temu hitam
- 10 gram biji ketumbar
- 25 gram bangle

Cara membuatnya: Semua bahan di cuci bersih. 5 buah tangkai daun sirih diris tipis. kemudian direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Biji Jeruju
Bahan:
- biji jeruju 4-6 butir

Cara membuatnya: Biji jeruju ditumbuk halus, kemudian sedih dengan setengah gelas air panas. Dinginkan sebentar terus minum sampai habis. lakukan sekali sehari.

* kelapa
Bahan:
- 1/4 butit kelapa
- 1 buah wortel

Cara membuatnya: Semua bahan dicuci bersih kemudian diparut, campur dengan segelas air matang. Peras, saring dan minum sebelum tidur

* Krokot
Bahan:
- Krokot Segar

Cara membuatnya: Krokot dicuci bersih. kemudian direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Minum air rebusannya selagi hangat. dan krokotnya dimakan. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Biji Pepaya (Obat Cacing Gelang)
Bahan:
- 2 sendok makan biji pepaya
- Madu

Cara membuatnya: biji pepaya dikeringkan, kemudian ditumbuk menjadi halus. Seduh dengan setengah gelas air dan tambahkan sedikit madu. Minum secara teratur 2 kali sehari.


* Daun Pepaya (Obat Cacing Kremi)
Bahan:
- 1 lembar daun pepaya
- 15 gram akar pohon bunga melati

Cara membuatnya: Semua bahan dicuci bersih. kemudian direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari

* Bawang Putih (Obat Cacing Kremi)
Bahan:
- bawang putih 3 butir
- 30 gram akar pepaya
- gula merah secukupnya

Cara membuatnya: Gula merah dipotong dan semua bahan dicuci bersih. kemudian direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari


Semoga membantu dan bermanfaat. diambil dari berbagai sumber