Tampilkan postingan dengan label sakit kepala. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sakit kepala. Tampilkan semua postingan

Ramuan Tradisional Alami untuk Sakit Kepala


Tanaman Obat - Pusing atau sakit kepala terkadang datang secara tiba-tiba tanpa bisa kita hindari, hampir semua orang di dunia ini pernah mengalami penyakit ini. banyak sekali penyebab dari sakit kepal, baik yang berpengaruh dari fisik tubuh kita maupun dari pikiran kita, diantaranya adalah kecapekan, terlalu banyak kerja dan pikiran hal lainnya.

Umunya orang yang sakit kepala biasanya mengkonsumsi obat kimia, namun jika terlalu sering tidak bagus untuk kesehatan, ada baiknya anda mencoba ramuan tradisional dari tanaman obat dan tanpa efek samping. Berikut tanaman obat untuk atasi sakit kepala:



- Daun Jeruk nipis 1/2 gengam dan Jeruk Nipis 1 butir. Daun Jeruk Nipis digerus halus, kemudian masukkan ke dalam gelas dan dibubuhi perasan air jeruk nipis, Kemudian Gosokan ramuan tersebut ke Bahu, Tengkuk dan pelipis. Lakukan 2 kali sehari.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWsx0CGplajzSPqgi358WJLueEd3tiGr1-mPf7_ti6S59ys3ZevZeqaTpBZuKBZuK7QjZPtvJ2OObYMSVmlnss9ZSmNgIv9LlT54iFU3-G40uSlnpmwhxXBaeIZKUsBxHTWFVDiXDc6Zi4/s1600/jeruk-nipis.jpg


- Ambil daun dan batang kangkung sebanyak ½ genggam, cuci sampai bersih kemudian asapkan sebentar. Makan sebagai lalapan bersama dengan nasi 2-3 kali sehari sebanyak yang diperlukan.

- Ambil daun cocor bebek 10 lembar, cuci sampai bersih lalu digiling sampai halus, selanjutnya bubuhi dengan garam secukupnya. Lalu gunakan ramuan tersebut untuk menggosok pelipis dan dahi sebanyak 1-2 kali sehari sebanyak yang diperlukan.

- Minumlah wedang teh kental 1 cangkir, diberi air jeruk nipis 1 sendok makan dan sedikit garam (tanpa gula tetapi boleh dengan madu)

- Ambil kacang hijau satu cangkir, cuci sampai bersih. Lalu rebus dengan volume air 3 gelas sampai mendidih, biarkan selama kurang lebih 15 menit, atau sampai suam-suam kuku, airnya diminum dan kacangnya dimakan 2 kali sehari

Info: Tanaman Obat

Khasiat Daun dan Bunga Melati untuk Obat

Ternyata bunga melati selain Indah dipandang mata, juga memiliki khasiat utnuk mengobati berbagai penyakit. Bunga melati dapat dikembangbiakkan dengan cara stek, tunas-tunas baru akan tampak setelah berusia sekitar 6 minggu. Tumbuhan yang memiliki nama latin Jasminum Sambac atau juga seringkali disebut jasmine.

Selain digunakan sebagai hiasan pengantin atau sebagai campuran minum teh, melati juga bermanfaat untuk berbagai keperluan. Kandungan kimia dalam bunga dan daunnya seperti indol, benzyl, livalylacetaat.

Berikut resep tradisonal berbahan melati yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Sesak napas
Bahan: 20 lembar daun melati dan garam secukupnya Cara membuat: bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan disaring. Cara menggunakan: ditempel di seputar buah dada, setiap pagi sebelum mandi.
2. Bengkak akibat serangan lebah
Bahan: 1 genggam bunga melati Cara membuat: bahan tersebut diremas-remas sampai halus Cara menggunakan: ditempel pada bagian yang disengat lebah.
3. Menghentikan ASI yang keluar berlebihan
Bahan: 1 genggam daun melati Cara membuat: bahan tersebut dipipis halus Cara menggunakan: ditempel di seputar buah dada, setiap pagi sebelum mandi.
4. Sakit mata (mata merah atau belek)
Bahan: 1 genggam daun melati Cara membuat: bahan tersebut dipipis halus Cara menggunakan: ditempel pada dahi, apabila sudah kering diganti baru, ulangi sampai sembuh.
5. Demam dan sakit kepala
Bahan: 1 genggam daun melati, 10 bunga melati Cara membuat: bahan tersebut diremas-remas dengan tangan, kemudian direndam dengan air dalam rantang. Cara menggunakan: air rendaman ini digunakan untuk kompres dahi.
6. Demam berdarah
Rebus 7 lembar daun melati dan 1,25 gram belimbing dalam 250 ml air hingga menjadi 1 gelas air saja. Setelah dingin, saring dan minumkan pada penderita demam berdarah.
Lakukan 3 hari berturut-turut dengan dosis 8 gelas per hari.
7. Radang Ginjal
Ambil 15 gram daun kering melati poncosuda, rebus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum 2 kali sehari sampai air kencing yang keruh menjadi normal.
8. Bengkak akibat sengatan lebah
Ambil 1 genggam melati lalu remas – remas sampai halus, tempelkan pada bagian yang tersengat lebah.
9. Demam, Pilek, dan Diare.
Ambil bunga melati 4 gram, teh hijau 4 gram, kapulaga 3 gram, lalu cuci bersih semua bahan, rebus dengan air 1,5 gelas, hingga tersisa 1 gelas. Minum sehari sekali selama 3-7 hari.
10. Radang Usus
Ambil satu genggam daun melati poncosuda (nama lain melati hutan atau melati gambir), rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas, saring, minum 2 kali sehari.

Semoga bemanfaat dan yang paling penting adalah adanya kemauan untuk sembuh. Selamat mencoba

(berbagai sumber)