Tampilkan postingan dengan label khasiat tanaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label khasiat tanaman. Tampilkan semua postingan

Tanaman Obat Tradisional Untuk Eksim

Eksim terjadi karena adanya peradangan pada kulit. Kulit terasa gatal,bagian kulit menjadi merah, kering dan bengkak. Eksim umunya terjadi pada bagian tangan dan kaki, tapi tidak menutup pada bagian tubuh lainnya.

Banyak hal yang menyebabkan terjadinya eksim, seperti rangsangan dai zat kimia seperti sabun atau deterjen. Selain itu faktor imun pada tubuh yang menurun atau kelelahan serta bisa juga suhu dan iklim di sekitar Anda.

Ada beberapa cara mencegah timbulnya penyakit eksim ini, yaitu dengan menjaga kelembaban kulit, hindari perubahan suhu yang mendadak, pilihlah sabun yang tepat, hindari keringat berlebih dan juga pilihlah makanan yang tepat dan tidak menyebabkab alergi.

Berikut obat tradisional untuk mengobati penyakit eksim ini:

* Pinang
Bahan:
- Pinang 2 buah
- Belerang 5 butir
- Minyak Kelapa 1 sendok makan
Cara membuatnya: Belerang dan Pinang ditumbuk halus. Tambahkan minyak kelapa. Panggang hingga mendidih. Dinginkan sampai hangat-hangat kuku. Oleskan pada bagian kulit yang terkena eksim. Cara ini bisa dilakukan 2-3 kali sehari secara teratur.

* Krokot
Bahan:
- Krokot
- Garam
Cara membuatnya: Cuci Bersih Krokot, kemudian ditumbuk halus. Aduk bahan tersebut dan oleskan pada bagian yang terkena eksim. Cara ini bisa dilakukan 3 kali sehari secara teratur.

* Kunyit
Bahan:
- Kunyit 5 ruas
- Kapur Sirih ¼ sendok the
- Jeruk Nipis 1 buah
Cara membuatnya: Semua bahan ditumbuk halus dan campurkan sedikit garam. Aduk bahan tersebut dan oleskan pada eksim. Cara ini bisa dilakukan 2 kali sehari secara teratur.

* Daun Petai Cina
Bahan:
- Daun Petai Cina Muda
- Kapur Sirih
- Garam
Cara membuatnya: Daun Petai Cina ditumbuk halus dan campurkan sedikit garam dan kapur sirih. Aduk bahan tersebut dan oleskan pada eksim. Cara ini bisa dilakukan 2 kali sehari secara teratur.

* Bayam Duri
Bahan:
- Bayam Duri 1 Potong
Cara membuatnya: Bayam Duri ditumbuk halus dan oleskan pada bagian eksim. Cara ini bisa dilakukan 2 kali sehari secara teratur.

Biji Bungur
Bahan:
- Biji Bungur 5 gram
- Minyak Kelapa ½ sendok teh
Cara membuatnya: Biji bungur yang telah matang, disangrai dan kemudian ditumbuk halus. Tambahkan minyak kelapa dan aduk rata, oleskan pada bagian kulit yang terkena eksim. Cara ini bisa dilakukan 2 kali sehari secara teratur.

Berbagai Sumber

Tanaman Obat Tradisional untuk Panu

Penyakit yang satu ini memang sangat menyebalkan karena membuat kita jadi kurang percaya diri, apalagi pada saat kita beraktivitas berenang. Ih, jadi malu dong :). Panu merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur, sehingga banyaj juga yang menyebutnya jamuran.

Panu timbul karena kurangnya kebersihan seseorang sehingga menyebabkan jamur pada bagian kulit tertentu, biasanya ada di bagian punggung. Panu pada kulit berwarna putih dan pucat atau keputih-putihan. Bagi sesorang yang terkena, penyakit ini menyebabkan rasa gatal apabila berkeringat.

Untuk mengatasi penyakit panu, berikut ada resep tradisional dari tanaman obat yang bisa dicoba:


* Daun Jinten

Bahan:
- Daun Jinten 5 lembar
- Bawang Putih 3 butir
- Minyak Kelapa

Cara membuatnya: Bawang Putih dan daun jinten ditumbuk sampai halus, dan tambahkan sedikit minyak kelapa, setelah itu diaduk rata. Gosokkan pada bagian terkena panu 2 kali sehari.


* Lengkuas

Bahan:
- Lengkuas segar 1 ibu jari
- Bubuk belerang

Cara membuatnya: Potong salah satu ujung lengkuas kemudian bubuhkan sedikit bubuk belerang kemudian oleskan pada bagain yang sakit. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.



* Daun Tembakau

Bahan:
- Daun Tembakau secukupnya

Cara membuatnya: Daun tembakau ditumbuk sampai halus, kemudian diole pada bagian kulit yang sakit. Hal ini bisa dilakukan secara teratur 2 kali sehari.



* Rimpang Lengkuas

Bahan:
- Rimpang Lengkuas 10 gram

Cara membuatnya: paru halus rimpang lengkuas, kemudian di peras. Air perasannya bisa di oleskan pada bagian kulit yang terkena panu. Atau bisa juga dengan cara menggosokkan rimpang lengkuas langsung pada bagian yang sakit secara perlahan.

Semoga bermanfaat (berbagai sumber)

Tanaman Obat Alami untuk Pegel Linu

Aktivitas dan kegiatan sehari-hari terkadang membuat badan terasa pegel dan linu, tentunya hal ini membuat Anda merasa tidak nyaman beraktivitas. Pegel linu umumnya terjadi pada daerah pundak, leher, dan bagian lengan.

Rasa pegel ini terjadi karena aktivitas kerja yang terlalu berlebihan, duduk dengan posisi yang tidak benar dan bisa juga kuran olahraga. Akibatnya Otot terasa meregang.

Ada beberapa tanaman obat yang bisa digunakan untuk meredakan dan menghilangkan pegel linu:

* Jahe Merah
Bahan:
- Jahe merah 30 gram
- Kayu Manis 1 Jari
- Cengkeh 10 butir
- Kunyit 20 gram

Cara membuatnya: Semua bahan dicuci bersih, rebus dengan 500 ml air sampai tersisa 200 ml. Dinginkan, saring dan minum selagi hangat.


* Cengkeh
Bahan:
- Cengkeh 10 butir
- Biji Merica 15 butir
- Daun Belimbing Wuluh Muda 30 gram
- Cuka

Cara Membuatnya: Campurkan semua bahan dan digiling sampai halus dan tambahkan sedikit cuka. Kemudian balurkan pada bagian yang terasa pegel.


* Temulawak
Bahan:
- Temulawak 30 gram
- Bunga Mawar Kering 10 gram
- Kencur 30 gram
- Madu
- Jeruk Nipis

Cara Membuatnya: temulawak, Bunga mawar dan kencur dicuci sampai bersih. Rebus dengan 600 ml air hingga mendidih dan tersisa 300 ml. Dinginkan, saring dan tambahkan madu dan sedikit jeruk nipis agar terasa manis. Minumlah ramuan ini 2 kali sehari.


* Serai
Bahan:
- Serai 60 gram
- Akar Serai secukupnya

Cara Membuatnya: Semua bahan dicuci bersih, kemudian rebus sampai mendidih dengan air secukupnya. Kemudian gunakan air ini untuk mandi.


* Akar Pohon Turi
Bahan:
- Akar Pohon Turi bunga merah secukupnya

Cara Membuatnya: Giling halus akar pohon turi kemudian, kemudian balurkan pada bagian yang sakit.


Diambil dari berbagai sumber

Tanaman Obat Alami untuk Kolesterol Tingggi


Mendengar kata kolesterol, mungkin terbayang bagi kita adalah penyakit. Kolesterol itu sendiri sebenarnya termasuk keluarga lemak. Fungsi kolesterol adalah sebagai zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh disamping zat gizi lainnya seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral.

Namun apabila kolesterol itu berlebih dalam darah, tentunya akan menyebabkan penyumbatan sehingga bisa menyebabkan penyakit stroke, serangan jantung, dan lain sebagainya.

Dibawah ini ada beberapa tanaman obat untuk menurunkan kolesterol yang tinggi


* Seledri
Bahan:
- sebatang seledri

Cara membuatnya: cuci bersih seledri. Kemudian rebus dengan 1 gelas air hingga mendidih. Kemudian dinginkan dan minum airnya sekali dalam sehari.


* Sambiloto
Bahan:
- Sambiloto 20 gram

Cara membuatnya: cuci bersih Sambiloto. Kemudian rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas air. Kemudian saring dan minum airnya sampai habis setelah makan

* Bawang Merah
Bahan:
- Bawang Merah 20 gram

Cara membuatnya: cuci bersih bawang, kemudian iris tipis dan makan bersama nasi. lakukan 3 kali sehari.


* Belimbing Wuluh
Bahan:
- Daun belimbing wuluh secukupnya

Cara membuatnya: cuci bersih daun belimbing wuluh, kemudian rebus dengan 400cc hingga tersisa 200cc. Saring dan minum airnya 3 kali sehari setelah makan.


* Kunyit
Bahan:
- kunyit

Cara membuatnya: cuci bersih kunyit dan iris tipis, kemudian rebus dengan 400cc hingga tersisa 200cc. Saring dan minum airnya 3 kali sehari





berbagai sumber

Tanaman Obat Alami untuk Masuk Angin

Dikala cuaca di Indonesia yang tidak menentu ini, tubuh kita gampang sekali terkena penyakit, terutama masuk angin yang bisa disebabkan oleh cuaca yang berubah, kadang hujan, kadang panas.

Masuk angin membuat kita merasa tidak nyaman, sering bersendawa, keringat dingin, perut kembung, kepala terasa pusing dan mual.Masuk angin bisa menjadi tanda kita akan terkena gangguan penyakit lainnya misalnya gangguan pencernaan, malaria atau influenza.

Untuk mencegah sebelum menjadi penyakit yang lebih parah, ada baiknya kita mencegah dan mengobati masuk angin dengan tanaman obat dan ramuan herbal tradisional di bawah ini:

* Daun Pepaya
Bahan:
- 2 daun pepaya

Cara membuatnya: Cuci bersih daun pepaya, kemudian direbus dengan 400cc air, hingga tersisa 200 cc. Minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Temulawak
Bahan:
- 25 gram temu lawak
- 15 gram jahe
- 20 gram kencur

Cara membuatnya: Semua bahan direbus dengan 500cc air, hingga tersisa 250 cc. Minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Kencur
Bahan:
- 15 gram jahe
- 25 gram kencur
- 3 butir kapulaga

Cara membuatnya: Semua bahan direbus dengan 400cc air, hingga tersisa 200 cc. Minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Lempuyang
Bahan:
- 5 gram pala
- 1 sendok teh lada
- 25 gram lempuyang
- 25 gram bangle

Cara membuatnya: Tumbuk halus pala dan lada. Lempayang dan bangle di iris kecil. Lengkuas dan jahe di potong kecil-kecil. Semua bahan direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Saring dan minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Lengkuas
Bahan:
- 6 butir kapulaga
- 10 butir cengkeh
- 30 gram lengkuas
- 20 gram jahe
- 2 batang serai
- gula merah secukupnya

Cara membuatnya: Lengkuas dan jahe di potong kecil-kecil. Semua bahan direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Saring dan minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Cengkeh
Bahan:
- 6 butir kapulaga
- 10 butir cengkeh
- 30 gram lengkuas
- 20 gram jahe
- 2 batang serai
- gula merah secukupnya

Cara membuatnya: Lengkuas dan jahe di potong kecil-kecil. Semua bahan direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Saring dan minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

Daun Mint
Bahan:
- 10 gram daun mint
- 10 gram kulit jeruk purut
- 25 gram temulawak
- 5 buah cabai jawa

Cara membuatnya: Semua bahan direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Saring dan minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Ubi Merah
Bahan:
- Siapkan 15 gram jahe merah atau jahe biasa
- 5 butir cengkeh
- 10 butir kapulaga
- 10 butir merica
- 200 gram ubi merah yang dikupas dan dipotong kecil-kecil
- 1 butir biji pala yang dimemarkan
- 1 ibu jari kayu manis
- gula merah secukupnya

Cara membuatnya: Semua bahan direbus dengan air secukupnya. Setelah itu airnya diminum selagi hangat dan ubinya bisa Anda makan. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

Semoga bermanfaat dan cepat sembuh. (berbagai sumber)