Tampilkan postingan dengan label masuk angin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masuk angin. Tampilkan semua postingan

Tanaman Obat Alami untuk Masuk Angin

Dikala cuaca di Indonesia yang tidak menentu ini, tubuh kita gampang sekali terkena penyakit, terutama masuk angin yang bisa disebabkan oleh cuaca yang berubah, kadang hujan, kadang panas.

Masuk angin membuat kita merasa tidak nyaman, sering bersendawa, keringat dingin, perut kembung, kepala terasa pusing dan mual.Masuk angin bisa menjadi tanda kita akan terkena gangguan penyakit lainnya misalnya gangguan pencernaan, malaria atau influenza.

Untuk mencegah sebelum menjadi penyakit yang lebih parah, ada baiknya kita mencegah dan mengobati masuk angin dengan tanaman obat dan ramuan herbal tradisional di bawah ini:

* Daun Pepaya
Bahan:
- 2 daun pepaya

Cara membuatnya: Cuci bersih daun pepaya, kemudian direbus dengan 400cc air, hingga tersisa 200 cc. Minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Temulawak
Bahan:
- 25 gram temu lawak
- 15 gram jahe
- 20 gram kencur

Cara membuatnya: Semua bahan direbus dengan 500cc air, hingga tersisa 250 cc. Minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Kencur
Bahan:
- 15 gram jahe
- 25 gram kencur
- 3 butir kapulaga

Cara membuatnya: Semua bahan direbus dengan 400cc air, hingga tersisa 200 cc. Minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Lempuyang
Bahan:
- 5 gram pala
- 1 sendok teh lada
- 25 gram lempuyang
- 25 gram bangle

Cara membuatnya: Tumbuk halus pala dan lada. Lempayang dan bangle di iris kecil. Lengkuas dan jahe di potong kecil-kecil. Semua bahan direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Saring dan minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Lengkuas
Bahan:
- 6 butir kapulaga
- 10 butir cengkeh
- 30 gram lengkuas
- 20 gram jahe
- 2 batang serai
- gula merah secukupnya

Cara membuatnya: Lengkuas dan jahe di potong kecil-kecil. Semua bahan direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Saring dan minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Cengkeh
Bahan:
- 6 butir kapulaga
- 10 butir cengkeh
- 30 gram lengkuas
- 20 gram jahe
- 2 batang serai
- gula merah secukupnya

Cara membuatnya: Lengkuas dan jahe di potong kecil-kecil. Semua bahan direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Saring dan minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

Daun Mint
Bahan:
- 10 gram daun mint
- 10 gram kulit jeruk purut
- 25 gram temulawak
- 5 buah cabai jawa

Cara membuatnya: Semua bahan direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Saring dan minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Ubi Merah
Bahan:
- Siapkan 15 gram jahe merah atau jahe biasa
- 5 butir cengkeh
- 10 butir kapulaga
- 10 butir merica
- 200 gram ubi merah yang dikupas dan dipotong kecil-kecil
- 1 butir biji pala yang dimemarkan
- 1 ibu jari kayu manis
- gula merah secukupnya

Cara membuatnya: Semua bahan direbus dengan air secukupnya. Setelah itu airnya diminum selagi hangat dan ubinya bisa Anda makan. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

Semoga bermanfaat dan cepat sembuh. (berbagai sumber)

Khasiat Cengkeh untuk Berbagai Penyakit

Tanaman obat yang satu ini memang banyak di Indonesia. Selain digunakan sebagai bumbu masakan, tanaman cengkeh ternyata banyak manfaatnya untuk berbagai pengobatan. Mau tahu apa saja manfaat dan khasiat cengkeh untuk mengobati berbagai penyakit?

Mengatasi radang lambung, 5 butir cengkeh, 5 gram kayu manis, 5 gram biji pala, dan 5 butir kapulaga, 15 gram kulit jeruk mandarin, 150 gram lobak, labu parang secukupnya, direbus dengan 1000 cc air panas kemudian diminum. Obat batuk, 10 butir cengkeh, 10 lembar daun sirih, 5 lembar daun tapak liman, 3 butir kapulaga, 2 jari kayu manis, dan gula aren secukupnya direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring lalu diminum 2 kali sehari, setiap kali minum sebanyak 200 cc.

Mengatasi sinusitis, cengkeh secukupnya dikeringkan, digiling sampai menjadi bubuk, lalu ditiupkan ke hidung dengan menggunakan sedotan dengan ukuran secukupnya. Sebagai obat mual, 10 butir cengkeh, 20 gram asam jawa, dan gula aren secukupnya direbus dengan 400 cc air sampai tersisa 200 cc. Kemudian ramuan disaring dan diminum selagi hangat untuk dua kali sehari, setiap kali minum sebanyak 100 cc.

Mengatasi sakit gigi, gigi yang berlubang disumbat dengan kapas yang telah diteteskan dengan minyak cengkeh. Atau, 10 butir cengkeh disangrai sampai halus, lalu digiling halus, dimasukkan pada lubang gigi secukupnya, lalu ditutup dengan kapas. Lakukan dua kali sehari.

Menghilangkan bau mulut, 10 butir cengkeh dicuci lalu diseduh dengan 200 cc air panas, diamkan selama lima menit. Kemudian, disaring dan airnya dipakai untuk kumur-kumur, lakukan setiap hari secara rutin.

Mengatasi kembung, 10 butir cengkeh diseduh dengan air panas lalu diminum sebagai teh. Atau, 5 sampai 10 butir cengkeh dimasukkan pada buah pir yang dilubangi dan dibungkus dengna kertas aluminium foil lalu dibakar hingga matang. Setelah matang, cengkehnya dibuang dan pirnya dimakan.

Obat masuk angin, 10 tetes minyak cengkeh diseduh dengan 50 cc air panas, tambahkan madu secukupnya, diaduk sampai merata lalu diminum selagi hangat. Lakukan 2 sampai 3 kali sehari. Obat sakit kepala, 5 butir cengkeh, 5 gram kayu manis, 5 gram biji pala, dan 5 butir merica dihaluskan hingga menjadi bubuk lalu diseduh dengan 100 cc air panas, kemudian diminum.

(berbagai sumber)