Tampilkan postingan dengan label Keputihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keputihan. Tampilkan semua postingan

Tanaman Obat Tradisional untuk Keputihan

Wanita umumnya suka yang berlabel putih, tapi si "Putih" yang satu ini memang tidak disukai oleh wanita, yaitu keputihan. Keputihan memang selalu menjadi momok yang sangat mengganggu bagi setiap wanita. Keputihan bisa dialami oleh wanita yang sudah menikah atau pun belum menikah.

Keputihan pada seorang wanita disebabkan oleh peradangan pada organ kewanitaan dan juga gangguan pada hormonal estrogen. Keputihan ini disertai rasa gatal pada organ kewanitaan dan berbau tidak sedap.
Untuk mengobati keputihan, ada beberapa obat tradisional atau tanaman obat yang tepat yang bisa Anda gunakan:

* Daun Sirih
Bahan:
- Daun Sirih 10 lembar
Cara membuatnya: Rebus daun sirih dengan 250 ml, kemudian gunakan air rebusannya untuk membasuh bagian kewanitaan Anda.

* Kulit Delima
Bahan:
- Kulit Delima Kering 30 gram
- Sambiloto 30 gram
Cara membuatnya: Semua bahan dicuci bersih, rebus dengan 600 ml air sampai tersisa 300 ml. Minum airnya selagi hangat secara teratur 2 kali sehari.

* Lidah Buaya
Bahan:
- Lidah Buaya secukupnya
- Sambiloto 30 gram
Cara membuatnya: Kupas kulit lidah buaya, kemudian di blender, setelah itu direbus dengan sambiloto dan tambahakan air secukupnya. Minum airnya secara teratur. Selain itu air rebusan juga bisa digunakan untuk membersihkan bagian kewanitaan.

* Sambiloto
Bahan:
- Sambiloto 15 gram
- Bunga Jengger Ayam Kering 15 gram
- Daun Iler Segar 10 lembar
Cara membuatnya: Semua bahan direbus dengan 600ml air sampai tersisa 200 ml. Saring, kemudian diminum sebelum makan, ampasnya bisa direbus sekali lagi untuk diminum pada sore hari.
Dengan menggunakan obat tradisional inil secara teratur bisa menghilangkan keputihan. Selamat mencoba (berbagai sumber)

Obat Tradisional Keputihan

Rumah obat tradisional pada postingan kali ini akan menulis obat tradisionanl untuk mengatasi keputihan.
Pada kondisi yang normal, vagina terkadang mengeluarkan cairan yang berasal dari rahim. Umumnya cairan yang keluar sedikit, jernih, dan tidak berbau. Jika cairan yang keluar dari vagina berlebihan, keadaan tersebut disebut keputihan. 

Selama kehamilan, menjelang menstruasi, pada saat ovulasi,  dan akibat rangsangan seksual, vagina cenderung lebih banyak mengeluarkan cairan. Gejala tersebut masih termasuk normal. Namun jika cairan yang keluar berlebihan, menimbulkan rasa gatal, dan bau tak sedap maka perlu diwaspadai.

Beberapa penyebab yang menimbulkan keputihan yaitu adanya infeksi mikroorganisme, seperti jamur, parasit, peradangan alat kelamin, gangguan keseimbangan hormon, stres, dan kelelahan kronis. Bisa juga merupakan gejala penyakit dalam organ kandungan.

Obat tradisional keputihan yang sering dipakai adalah daun sirih karena dikenal  sebagai antiseptik dan antijamur yang dipakai untuk pemakain luar saja. Resep lengkapnya adalah sebagai berikut,


Bahan :
Daun pepaya muda : ...... 1 lembar
Akar alang-alang     : ...... ½ genggam
Cengkih                  : ....... 20 biji
Cara meramu :
Cuci semua bahan kemudian rebus dengan 8 gelas air hingga tersisa sekitar 6 gelas.Angkat dan saring.
Aturan pakai :
Minum ramuan obat tradisional untuk keputihan 3 kali sehari, masing-masing ¾ gelas.

Bahan :
Daun sirih          : ........ 15 lembar
Daun jambu biji   : ......... 5 lembar
Cara meramu:
Cuci semua bahan kemudian rebus dengan 10 gelas air. Setelah mendidih angkat dan saring.
Aturan pakai :
Setiap selesai buang air kecil, bilas vagina dengan ramuan obat herbal untuk keputihan di atas.

Demikian tulisan tentang obat alami untuk keputihan ini, semoga memberikan manfaat.