Khasiat Buah Delima Untuk Obat


Buah delima (Punica Granatum) sudah tidak asing lagi di telinga kita. Tanaman ini seringkali di tanam di pekarangan rumah sebagai tanaman hias, apalagi jika sedang berbuah menambah keindahan tanaman ini.

Buah delima berbentuk bulat hampir sebesar buah jeruk, tetapi berwarna merah mengkilat. Tidak hanya itu saja, buah delima ada juga yang berwarna putih dan ungu. Selain warna buahnya yang menarik, buah delima juga memiliki khasiat yang sangat luar biasa.

Antara lain:

* Buahnya dapat membersihkan lambung.
* Kulit delima (dadat) dapat mengobati sakit perut karena cacingan, disentri, diare, wasir berdarah, muntah darah, batuk darah, pendarahan rahim, radang tenggorokan, radang telinga, keputihan, dan nyeri lambung.
* Bunga delima dapat mengobati radang gusi, pendarahan, dan bronkitis.
* Daging delima dapat dimanfaatkan sebagai penurun berat badan, sariawan, tekanan darah tinggi, sering kencing, rematik, dan perut kembung.
* Biji delima dapat dipakai sebagai obat penurun demam, batuk, keracunan dan cacingan.


Buah yang berasal dari timur tengah ini berkhasiat mengobati berbagai macam penyakit. Seluruh bagian tanaman ini bisa digunakan sebagai obat, mulai buah, biji, bunga, daun, kulit buah, kulit kayu, hingga kulit akar.

Delima sering ditanam di kebun-kebun sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan. Berupa perdu atau pohon kecil dengan tinggi 2--5 m.

Batang berkayu, ranting bersegi, percabangan banyak, lemah, berduri pada ketiak daunnya, cokelat ketika masih muda, dan hijau kotor setelah tua. Daun tunggal, bertangkai pendek, letaknya berkelompok.

Berikut cara pemakaian buah delima ini untuk pengobatan :

Cacingan

a. Cuci 7 gram akar delima yang telah dikeringkan, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dengan satu gelas air selama 15 menit. Setelah dingin, saring dan minum airnya sekaligus.

b. Rebus kulit keringnya dan serbuk biji pinang (masing-masing 15 gram) dengan tiga gelas air bersih. Didihkan perlahan-lahan selama satu jam. Setelah dingin, saring dan minum sekaligus sebelum makan pagi.

c. Campur jus buah delima dengan jus wortel, masing-masing setengah gelas. Aduk sampai merata, lalu minum sekaligus.

d. Masukkan satu sendok makan bubuk biji delima kering ke dalam segelas jus nanas yang belum terlalu masak. Aduk merata, minum sewaktu perut kosong.

Radang gusi

Cuci bunga (tujuh kuntum) dengan air bersih, lalu rebus dengan segelas air bersih sampai mendidih. Setelah dingin, saring dan gunakan untuk kumur-kumur.

Perdarahan

Rebus bunga delima (20 g) dengan tiga gelas air bersih sampai tersisa separuhnya. Minum air rebusan dua kali sehari, masing-masing tiga perempat gelas.

Luka

Campurkan serbuk kulit buah atau bunga secukupnya dengan minyak wijen. Aduk merata, lalu oleskan pada bagian yang luka.

Sariawan

Ambil dua buah delima segar yang sudah masak. Ambil isi berikut bijinya, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan satu gelas air sambil diaduk merata, lalu saring. Gunakan airnya untuk berkumur, lalu telan. Lakukan 2--3 kali sehari, sampai sembuh.

Sering kencing

Ambil isi buah yang segar dan masak satu buah dan segenggam kucai, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dengan tiga gelas air bersih sampai tersisa separuhnya, angkat dan dinginkan. Minum air rebusan dua kali sehari, masing-masing tiga perempat gelas.

Keputihan

Rebus kulit delima kering (30 g) dan herba sambiloto kering (15 g) dengan satu liter air bersih. Biarkan sampai air rebusannya tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring clan bagi untuk tiga kali minum, pagi, siang, dan malam hari. Air rebusan ini juga bisa digunakan untuk cuci vagina. Khusus wanita yang sudah menikah, gunakan dengan alat semprot yang masuk ke liang vagina.

Batuk sudah berlangsung lama

Ambil buah yang belum terlalu masak. Setiap malam sebelum tidur, kunyah biji tersebut. Buang bijinya.

Suara serak, tenggorokan kering

Ambil sebuah delima segar, belah, dan ambil isinya. Kunyah, lalu buang bijinya. Lakukan 2--3 kali sehari.

berbagai sumber

Khasiat Nangka Untuk Kesehatan


Tampaknya tak ada yang tidak mengenal nangka, buah musiman berdaging tebal berwarna kuning dengan rasanya yang manis nikmat. Rasanya yang enak menjadikan buah ini sebagai makanan yang sangat digemari. Apalagi Manfaat buah nangka sangat banyak dan beragam dari kandungan gizinya yang tinggi.

Buah nangka yang mudah rusak mendorong munculnya berbagai upaya untuk lebih mengawetkan makanan itu dalam berbagai bentuk olahan, seperti dijadikan keripik, dibuat selai, dijadikan dodol, dan berbagai bentuk olahan lainnya. Hal ini agar buah nangka yang kaya gizi dapat dikonsumsi setiap saat dan sepanjang waktu.

Kandungan Gizi

Buah nangka kaya dengan kandungan energi yang tinggi, yaitu sebanyak 106 kalori untuk setiap 100 gram. Begitu juga kandungan karbohidratnya yang mencapai 27,6 gram dan protein sebanyak 1,2 gram, menjadikan buah ini layak sebagai bahan pangan alternatif. Namun sebaiknya hati-hati dalam mengkonsumsi buah nangka dalam jumlah yang banyak. Hal ini karena buah kenyal ini dapat menimbulkan gas dalam perut.

Buah nangka juga kaya dengan mineral dan vitamin yang sangat baik untuk menjaga kesehatan maupun mencegah penyakit. Banyaknya kandungan vitamin A (sebanyak 51 RE) dan vitamin C (sebanyak 20 mg) sangat berguna dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan mata.

Begitu juga dengan kandungan kalsiumnya yang tinggi (20 mg) dan fosfor (19 mg), maupun mineral lainnya seperti zat besi (0,9 mg) yang sangat baik sebagai anti oksidan, anti kanker, untuk memperkuat tulang dan gigi, dan melancarkan pencernaan.

Manfaat buah nangka untuk kesehatan juga terlihat dari kandungan kaliumnya yang cukup besar yang sangat berguna untuk mengatasi hipertensi dan mencegah infeksi.

Manfaat Bagian Lain Nangka

Selain buahnya, bagian nangka lainnya juga banyak mengandung gizi yang sangat berguna bagi kesehatan. Diantaranya biji nangka, diketahui banyak mengandung karbohidrat, protein dan energi yang tak kalah besarnya dibandingkan buahnya. Begitu juga kandungan mineralnya, seperti kalsium, dan fosfor yang cukup banyak. Hal ini mendorong pengolahan biji nangka dalam berbagai bentuk olahan, khususnya untuk dibuat tepung makanan.

Manfaat buah nangka juga dapat diambil dari bagian pohon lainnya. Daun nangka banyak dimanfaatkan untuk pakan ternak.

Begitu juga dengan kayu pohon nangka yang kuat, mudah dibentuk, serta tahan terhadap rayap dan tidak mudah lapuk, menjadikannya sebagai kayu pilihan. Kayu pohon nangka banyak digunakan untuk membangun rumah maupun pembuatan berbagai peralatan dan perabot rumah tangga, seperti kusen, daun pintu, ataupun meja.

Sedangkan getahnya kadang dimanfaatkan untuk mainan dalam menangkap capung ataupun serangga oleh anak-anak. Buah nangka yang masih muda juga banyak dimanfaatkan untuk dijadikan sayuran, seperti sayur lodeh yang enak.

Deskripsi:
Nangka (Artocarpus heterophyllus) tergolong tumbuhan serbaguna. Batangnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan furniture, buahnya dimanfaatkan sebagai makanan olahan. Sedangkan daun dan bijinya bermanfaat bagi kesehatan.

Kandungan:
* buah
- albuminoid
- karbohidrat

* batang
- morin
- sianomaklurin (zat samak)
- flavon
- tanin.

Khasiat:
* daun
- antidiabetes

* biji
- obat batuk
sumber:suaramedia.com

Khasiat Daun dan Bunga Melati untuk Obat

Ternyata bunga melati selain Indah dipandang mata, juga memiliki khasiat utnuk mengobati berbagai penyakit. Bunga melati dapat dikembangbiakkan dengan cara stek, tunas-tunas baru akan tampak setelah berusia sekitar 6 minggu. Tumbuhan yang memiliki nama latin Jasminum Sambac atau juga seringkali disebut jasmine.

Selain digunakan sebagai hiasan pengantin atau sebagai campuran minum teh, melati juga bermanfaat untuk berbagai keperluan. Kandungan kimia dalam bunga dan daunnya seperti indol, benzyl, livalylacetaat.

Berikut resep tradisonal berbahan melati yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Sesak napas
Bahan: 20 lembar daun melati dan garam secukupnya Cara membuat: bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan disaring. Cara menggunakan: ditempel di seputar buah dada, setiap pagi sebelum mandi.
2. Bengkak akibat serangan lebah
Bahan: 1 genggam bunga melati Cara membuat: bahan tersebut diremas-remas sampai halus Cara menggunakan: ditempel pada bagian yang disengat lebah.
3. Menghentikan ASI yang keluar berlebihan
Bahan: 1 genggam daun melati Cara membuat: bahan tersebut dipipis halus Cara menggunakan: ditempel di seputar buah dada, setiap pagi sebelum mandi.
4. Sakit mata (mata merah atau belek)
Bahan: 1 genggam daun melati Cara membuat: bahan tersebut dipipis halus Cara menggunakan: ditempel pada dahi, apabila sudah kering diganti baru, ulangi sampai sembuh.
5. Demam dan sakit kepala
Bahan: 1 genggam daun melati, 10 bunga melati Cara membuat: bahan tersebut diremas-remas dengan tangan, kemudian direndam dengan air dalam rantang. Cara menggunakan: air rendaman ini digunakan untuk kompres dahi.
6. Demam berdarah
Rebus 7 lembar daun melati dan 1,25 gram belimbing dalam 250 ml air hingga menjadi 1 gelas air saja. Setelah dingin, saring dan minumkan pada penderita demam berdarah.
Lakukan 3 hari berturut-turut dengan dosis 8 gelas per hari.
7. Radang Ginjal
Ambil 15 gram daun kering melati poncosuda, rebus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum 2 kali sehari sampai air kencing yang keruh menjadi normal.
8. Bengkak akibat sengatan lebah
Ambil 1 genggam melati lalu remas – remas sampai halus, tempelkan pada bagian yang tersengat lebah.
9. Demam, Pilek, dan Diare.
Ambil bunga melati 4 gram, teh hijau 4 gram, kapulaga 3 gram, lalu cuci bersih semua bahan, rebus dengan air 1,5 gelas, hingga tersisa 1 gelas. Minum sehari sekali selama 3-7 hari.
10. Radang Usus
Ambil satu genggam daun melati poncosuda (nama lain melati hutan atau melati gambir), rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas, saring, minum 2 kali sehari.

Semoga bemanfaat dan yang paling penting adalah adanya kemauan untuk sembuh. Selamat mencoba

(berbagai sumber)

Khasiat Buah Salak

Manfaat buah salak bagi kesehatan buah salak memang sangat bermanfaat bagi kesehatan salah satu manfaat buah salak bagi kesehatan adalah untuk kesehatan mata, menurut dr. Hendrawan Nadesul, perawatan mata seyogyianya sudah dimulai sejak kecil. Bahkan sejak masih dalam kandungan. Bagaimana ibu sewaktu hamil mencegah infeksi toxoplasmosis agar bayi yang dikandung tidak cacat pertumbuhan retina bola matanya. Sudahkah kita menerapkan kebiasaan membaca dengan baik dan benar? Ingat pelajaran waktu sekolah dasar, kita diminta ibu/bapak guru membaca dengan jarak sepenggaris dari buku yang kita baca dengan penerangan 60 watt dari arah belakang atau samping.

Vitamin yang digunakan memelihara dan menjaga kesehatan mata adalah vitamin A. saat kita sekolah guru-guru kita selalu menganjurkan banyak makan wortel untuk memenuhi kebutuhan vitamin A. Sedangkan dr. Pericone menganjurkan untuk menghindari wortel dalam diet untuk bebas kerut karena menurut dia banyaknya makanan yang tinggi kandungan vitamin A (seperti karoten) dapat menimbulkan respon peradangan sebagai akibat kandungan gula yang tinggi. Nach bagi yang berkacamata saat sedang berusaha mengurangi kerut alias usaha awet muda ya sebaiknya mengganti wortel dengan jus salak.

Mengkonsumsi banyak wortel sebagai sumber vitamin A terbanyak, atau menambah ekstra minum vitamin A tidaklah menyembuhkan rabun jauh. Ketajaman mata tidak terkoreksi dengan pemberian vitamin A. vitamin A pada mata hanya menambah ketajaman dalam melihat terang dan gelap (rabun senja). Dr. Hendrawan juga mengatakan bahwa letak gangguan kelainan rabun jauh bukanlah di retina tetapi di garis sumbu mata yang memendek, sehingga obatnya adalah kacamata. Sebagaimana kasus pada kolegaku, pemakaian kacamata bisa dihilangkan karena minusnya masih sedikit (1/4), mungkin kalau sudah terlanjur banyak, kacamata adalah obatnya.

Penelitian terbaru yang disampaikan oleh Nurfi Afriansyah, MSc dari Pusat Litbang Gizi dan Makanan Departemen kesehatan RI sebagaimana ditulis dalam tabloid gaya hidup sehat menyatakan bahwa kandungan betakaroten dalam 100 gram salak kurang lebih 5,5kali lebih banyak dibanding mangga, 3kali dibandingkan jambu biji dan 5kali semangka merah. Sayang tidak disebutkan berapa kalinya wortel.

Nach kenapa tidak mengganti jus wortel tomat yang selama ini selalu dipesan di restauran atau dibuat dirumah dengan jus salak campur mangga yang sekarang lagi musim. Atau silahkan bereksperimen dengan campuran berbagai macam buah yang ada. Negeri kita tercinta menyediakan ragam buah yang menggoda untuk dicampur dengan salak. Saya membiasakan diri membuat jus dengan 5 jenis buah untuk memenuhi kebutuhan 5 porsi buah per hari.

Untuk mengurangi kekhawatiran tidak atau kesulitan BAB, jangan lupa untuk memakan atau membuat jus salak dengan kulit arinya. Tidak menguliti salak sampai bersih, karena kulit ari ini yang dipercaya bisa mengatasi kesulitan BAB jika memakan banyak buah salak atau minum banyak jus salak. Ayo kita berekpserimen dengan jus salak untuk merawat mata kita. Semoga badan kita sehat dan kesehatan mata kita juga terjaga semoga informasi tentang manfaat salak ini dapat membatu, demikianlah

Khasiat Buah Rambutan


Mengapa buah ini dinamai rambutan? Mungkin karena ciri utamanya berambut banyak. Kalau pas musimnya, buah ini mudah dijumpai di pinggir-pinggir jalan dengan harga ringan. Bahkan, diluar Jawa bisa jadi tak ada harganya. Biasanya, orang mengenalnya hanya sebagai buah atau di buat manisan. Namun, ternyata tumbuhan ini bisa juga untuk pengobatan.

Mengenal Rambutan

Rambutan (Nephelii lappacei) banyak ditanam sebagai pohon buah, terkadang ditemukan sebagai tumbuhan liar,terutama di luar Jawa. Tumbuhan tropis ini memerlukan iklim lembab dengan curah hujan tahunan paling sedikit 2000 mm. rambutan merupakan tanaman dataran rendah hingga ketinggian 300-600 dpl.

Biasanya tumbuhan ini tingginya antara 15-25 m, bercabang-cabang, dan daunnya berwarna hijau. Buah bentuknya bulat lonjong, panjang 3-5 cm dengan duri temple (rambut) lemas sampai kaku.

Kulit buah berwarna hijau, dan menjadi kuning atau merah kalau sudah masak. Dinding buah tebal. Biji berbentuk elips, terbungkus daging buah berwarna putih transparan yang dapat dimakan dan banyak mengandung air. Rasanya bervariasi dari masam sampai manis. Kulit biji tipis berkayu.

Umumnya rambutan berbunga pada akhir musim kemarau dan membentuk buah pada musim hujan, sekitar November sampai Februari. Rambutan juga mempunyai banyak jenis di antaranya Ropiah, Si Macan, Si Nyonya, Lebak Bulus dan Binjei. Perbanyakan melalui biji, tempelan tunas, dan mencangkok.

Kandungan dan Manfaat

Buah ini mengandung karbohidrat, protein, lemak, fosfor, besi, kalsium dan vitamin C. Kulit buah mengandung tanin dan saponin. Biji mengandung lemak dan polifenol. Daun mengandung tannin dan saponin. Kulit batang mengandung tannin, saponin, flavonida, pectic substance, dan zat besi.

Bagian tumbuhan ini yang dapat digunakan sebagai obat adalah kulit buah digunakan untuk mengatasi disentri dan demam, kulit kayu digunakan untuk mengatasi sariawan, daun digunakan untuk mengatasi diare dan menghitamkan rambut, akar digunakan untuk mengatasi demam, dan biji digunakan untuk mengatasi kencing manis (diabetes mellitus).

Cara dan Contoh Pemakaian.

Untuk obat yang diminum, tidak ada dosis rekomendasi. Untuk pemakaian luar, daun digiling samapi halus, lalu ditambah sedikit air. Kemudian air perasannya dapat digunakan untuk perawatan rambut. Adapun contoh pemakaiannya adalah sebagai berikut :

Disentri

Kulit buah rambutan (10 buah) dicuci, lalu dippotong-potong seperlunya. Lalu ditambahkan 3 gelas minum air bersih, selanjutnya rebus sampai airnya tersisa setengah. Setelah dingin, disaring dan diminum 2 kali sehari, masing-masing tiga perempat gelas.

Demam

Kulit rambutan yang telah dikeringkan (15 gr) dicuci. Kemudian ditambah 3 gelas air bersih, lalu direbus sampai mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, disaring dan diminum 3 kali sehari, masing-masing sepertiga bagian.

Perawatan Rambut

Daun rambutan secukupnya dicuci , lalu ditumbuk sampai halus. Sedikit air ditambahkan, sambil diaduk rata sampai menjadi adonan seperti bubur. Lalu, diperas dan didisaring dengan sepotong kain. Air yang terkumpul digunakan untuk membasahi kulit kepala. Hal ini dilakukan setiap hari sampai terlihat hasilnya.

Kencing Manis

Biji rambutan (5 biji) digoreng sangran (sangria), lalu digiling sampai menjadi serbuk. Kemudian, diseduh dengan satu cangkir air panas. Setelah dingin airnya diminum sekaligus. Lakukan 1-2 kali sehari.

Sariawan

Kulit kayu rambutan (3 ruas jari) dicuci, lalu direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Kemudian dipakai untuk berkumur selagi hangat.

Tak disangka, ternyata si rambut merah ini punya khasiat obat juga. Tak ada salahnya dicoba. Bagi yang punya perkarangan yang luas, kenapa tak mencoba menanamnya? Selain mudah dan murah, juga cepat berbuah. Satu lagi, bisa dijadikan koleksi tanaman obat keluarga.

sumber:safuan.wordpress.com

Khasiat Bawang Daun untuk Obat


Tanaman semusim yang sering dipakai untuk tambahan membuat masakan atau sup ini masuk kedalam divisi spermatophyte. Pohon yang tingginya sekitar 60-70 cm ini disebut orang Jawa biasanya dengan nama bawang daun. Sedangkan orang Jawa Barat menyebutnya sebagi bawang bakung.

Daunnya bulat panjang dengan rongga seperti helai pita dibagian dalam, kadang berumbi kecil. Batangnya semu, beralur tidak bercabang dan warnanya hijau muda. Berdaun tunggal, berupa roset akar, tepi rata, ujung runcing, panjang sekitar 30 cm, lebar 5 cm dan daging daunnya tipis berwarna hijau tua.

Bunganya bunga majemuk, berkelamin dua , tangkai silindris, panjang sekitar 2 cm, kelopak bentuk corong dan ujungnya bertoreh. Akarnya serabut, membentuk umbi kecil. Varietas bawang daun yang banyak ditanam adalah non hibrida yaitu Linda asal Taiwan, Long White asal Tokyo dan Long White Koshigaya asal Jepang.

Kandungan dan sifat
Daun dan umbi bawang daun mengandung saponin, tanin serta daunnya juga mengandung minyak atsiri. Berkhasiat diuretic, diaforetik dan antiradang. Kegunaan Bawang Daun antara lain sebagai berikut.

Perut kembung
Cuci sekitar 15 gr bawang daun segar, potong-potong seperlunya. Rebus dengan 2 gelas air selama 15 menit sampai air tinggal 1 gelas. Dinginkan, saring lalu diminum.

Sesak napas karena flu
Masukkan rajangan daun bawang mentah ke dalam wadah dan campur dengan air panas. Kemudian hiruplah uapnya. Lakukan hal ini beberapa kali sampai hidung terasa lega.

Bengkak dan bisul
Ambil beberapa helai bawang daun, campur dengan sedikit air remas-remas sampai lembut. Tempelkan remasan itu pada bisul atau bagian tubuh yang bengkak.

Gigitan serangga
Potong-potong bawang daun, gunakan sebagai obat luar yang ditempelkan pada bagian tubuh yang disengat lebah, gigitan serangga atau gatal berbintik-bintik merah.

Batuk, flu
Buatlah jus dari 4 helai bawang daun ukuran besar ditambah 1 liter air panas. Saring, lalu minumlah.

Nyeri sendi
Seduhlah kulit luar bawang daun yang sudah dibersihkan secukupnya. Buatlah semacam teh hangat yang akan memperbaiki sirkulasi darah, khususnya untuk kasus nyeri sendi. (yz)

sumber:resep.web.id

Kemukus dan Kencur Untuk Pilek pada Bayi


Apabila bayi dan anak anda menderita flu dan pilek, obati saja dengan kemukus dan kencur. Mungkin sebagian orang merasa asing dengan tanaman kemukus ini. Tapi sebenarnya sangat mudah didapat.Baiklah saya jelaskan sedikit ya?


Kemukus ( “ Piper cubeba L.F “ ) Nama Indonesia : Kemukus, English: Cubeb pepper, ( “ Melayu: Kemukus” ) adalah tanaman yang tergolong dalam genus Piper, yang ditanam untuk diambil buah dan minyak atsirinya. Tanaman ini berasal dan banyak ditanam di Jawa dan Sumatera, sehingga disebut juga sebagai lada jawa atau cabe jawa ("Java pepper").

Buah kemukus kering digunakan sebagai bumbu rempah dalam masakan, terutama masakan Indonesia.

Kencur bagi sebagian orang pasti sudah mengenalnya. Anda bisa mendapatkan kedua jenis bahan tersebut dengan mudah di pasar tradisional.

Lalu bagaimana cara membuat ramuan untuk mengobati pilek dan flu pada bayi dan anak-anak tersebut?

Oke, cara membuatnya sebagai berikut. Ambillah 10 biji kemukus dan sepotong kencur kira-kira sebesar ibu jari telunjuk. Lalu tumbuklah kedua bahan ini sampai halus, kemudian berilah sedikit air, dan aduk hingga merata.

Cara pemakaiannya yaitu tinggal mengoleskan air ramuan yang telah anda buat tersebut pada lubang hidung si bayi, sedangkan ampasnya ditempelkan secukupnya di ubun-ubunnya.

Semoga membantu!

sumber: obatherbalalami.com