Daun Sukun Sebagai Obat Tradisional Sakit Jantung


Suatu hari di bulan oktober. Seorang wanita -sebut saja  linawati-  tergolek tak berdaya di salah satu kamar RS Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat. “Hanya mukzijat yang bisa menyembukan saya,” katanya pasrah kepada kerabat yang datang menjenguknya. Baginya kelainan jantung dan malfungsi ginjal yang diderita saat itu akan mengantar ke gerbang maut.

Rasa nyeri di dada dan kadang di lengan memang sudah lama dirasakan. Jantung berdebar cepat disertai napas sehabis bekerja berat, ia tak peduli, lantaran “cukup minum air hangat sambil mengurangi aktivitas, rasa sakit biasanya segera hilang “ jelasnya.

Namun, dari hari ke hari, rasa sakit makin menjadi. Bobot badan terus turun, dari sekitar 55 kg menjadi 47 – 48 kg. Ia pun sering merasa gelisah, badan cepat lelah, lesu dan wajah pucat. Ujung-ujung jari sering terasa dingin dan tampak kebiruan. Puncaknya, ia tergolek lemas di ranjang rumah sakit setelah muntah-muntah dan sesak napas.


Dokter yang memeriksa akhirnya memvonis, klep jantung bermasalah. Posisi katup jantung tak rapat, jelasnya sesusai memeriksa secara intensif. Akibatnya, jantung tak mampu bekerja optimal . Aliran darah dari dan ke paru-paru serta bagian tubuh lain tak lancar dan menumpuk di beberapa tempat.
Penumpukan darah juga menyebabkan fungsi ginjal terganggu. Tak heran jika wanita berusia 70 tahun itu sakit pinggang. Buang air kecil pun lama-lama terasa menyiksa.


Pakar penyakit ginjal, dr. Pudji Raharjo mengungkapkan kepada TRUBUS , gangguan jantung dan darah tinggi salah satu penyebab terganggunya fungsi ginjal. Pasien gagal jantung, aliran darah di dalam jantung terganggu sehingga tidak dapat dibersihkan dengan baik. Dampaknya, ginjal yang berfungsi mengeluarkan racun dan zat-zat berlebih di dalam darah harus bekerja ekstra. Lama kelamaan kinerja ginjal menurun sehingga tidak mampu menjalankan fungsinya dengan baik. Oleh karena itu tim dokter yang menangani Linawati mengharuskan ia dirawat inap. “Jika tak ditangani serius, Anda bisa cuci darah, “ papar Linawati menirukan ucapan dokter.

Dari gejala yang dirasakan penderita, dr.Setiawan Dalimartha, pakar obat tradisional menduga, sumber masalah pada pembuluh nadi koroner. “Pada usia diatas 40 tahun, orang berisiko mengalami penyempitan pembuluh nadi koroner akibat pola makan tidak teratur. “ Akibatnya, aliran darah tidak lancar dan menumpuk di seluruh tubuh hingga terjadi pembengkakan. Pembengkakan pada pembuluh jantung akhirnya mendorong katup jantung hingga posisinya tidak rapat.


Vonis dokter itu benar-benar menghantui pikiran. Betapa tidak, penyakit jantung dan ginjal yang sering menjadi pembunuh kini dialaminya. Selain itu, “Gaji saya tidak cukup untuk membiayai pengobatan, “ paparnya. Oleh karena itu meski belum sembuh total, ia meminta dirawat jalan saja.

Lima hari opname, wanita kelahiran sukabumi itu diizinkan pulang. Namun dokter mewanti-wanti agar ia mengurangi aktivitas dan beristirahat total. Ia terpaksa mengundurkan diri dari pekerjaan.
Selama 2 minggu mengkonsumsi obat dokter, belum ada perubahan berarti.  Ny. Kusnadi yang datang menjenguk membawakan daun sukun dan menyarankan minum air rebusannya. “Minumnya 2 jam setelah menelan obat dokter, “ jelasnya.

Menurutnya  obat tradisional yang berkhasiat untuk mengobati klep jantung bocor adalah Daun Sukun.

Karena ingin sembuh, Linawati mencoba saran tersebut. Apalgi menurut rekannya, banyak yang merasakan khasiat daun sukun. Sejak itulah ia rajin memburu daun sukun. Bahkan halaman rumahnya hampir tak pernah sepi dari hamparan daun sukun yang dijemur.

Wanita yang masih lajang ini memilih daun sukun tua  yang masih menempel di pohon. Sebab, “Kadar zat kimia berkhasiatnya sudah maksimal, “ Lanjutnya.

Linawati menggunakan daun sukun untuk mengobati klep jantung bocornya dengan menggunakan resep berikut;
Bahan : Daun sukun ...... 1 lembar
Cara meramu:
Daun sukun tua dicuci bersih lalu dijemur utuh hingga kering, kemudian disobek-sobek menjadi potongan lebih kecil lalu  direbus dengan 5 gelas air. Ketika air tinggal separuhnya, tambah air lagi hingga mencapai volume 5 gelas. Setelah mendidih, ramuan diangkat dan disaring.
Aturan pakai :
Air rebusan berwarna merah seperti air teh itulah yang diminum setiap hari.  Air rebusan hari itu harus habis hari itu juga. Tidak bisa disisakan untuk esok hari

Sebulan setelah mengkonsumsi rebusan daun sukun, badan menjadi lebih segar dan urine makin lancar. Dadanya pun mulai terasa plong, tak ada lagi keluhan sakit. Oleh karena itu konsumsi ramuan itu dilanjutkan. Setelah mengkonsumsi  godokan daun sukun, ia sudah merasakan kesembuhan total. Hasil pemeriksaan menunjukan jantung  dan ginjalnya tak lagi bermasalah, malah, ia diijinkan beraktivitas seperti semuala.  Oleh karena itu ia kembali aktif bekerja sebagai pustakawati  di sekolahnya.

Khasiat Daun Sukun Sebagai Obat Tradisional Masih Misteri
Sukun merupakan tanaman terkenal di seluruh dunia. Bahkan sejarah penyebaran sukun ke wilayah asia pasifik sempat menjadi berita. Ia dianggap sebagai biang keladi pemberontakan berdarah di kapal Bounty milik Inggris dalam pelayaran membawa bibit sukun ke Indonesia pada 1978. Ia banyak dikembangkan untuk pangan alternatif. Namun manfaat daun sukun untuk pengobatan hingga kini belum banyak diungkap.

Klinik Obat Tradisional RS Bethesda Yogyakarta memang pernah berhasil menyembuhkan pasien hepatitis dengan rebusan daun sukun. Menurut R.Broto Sudibyo, kepala Bidang Pelayanan Pada Sentra Pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional (Sentra P3T) Yogyakarta, tanaman sukun mengandung semacam zantorisil  yang bisa menetralisir SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) dan SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase).

Pakar obat herbal tradisional, dr.Setiawan Dalimartha juga menuturkan secara empiris daun sukun (Artocarprus communis syn. A. alitis) banyak dipakai sebagai obat luar untuk mengobati bengkak limpa. Caranya, daun sukun  tua diremas-remas dengan air lalu dikompreskan di bagian perut. Hanya saja, untuk penyakit jantung dan ginjal, ia belum menemukan informasinya.

Menurutnya, daun sukun mengandung zat-zat berkhasiat obat. Namun ia tak paham efeknya terhadap penyakit jantung dan ginjal. “ Jika pasien merasa lega setelah mengkonsumsi rebusan daun sukun, bisa jadi daun sukun memiliki efek melebarkan pembuluh atau meluruhkan lemak yang menyumbat pembuluh, “ duganya. Daun sukun juga memiliki efek diuretik. Oleh karena itu orang yang mengkonsumsi rebusan daun sukun akan merasakan kencing lebih lancar.

Dalam buku Koleksi Tumbuhan  Obat Kebun Raya Bogor, anggota famili Moraceae yang berjuluk bredfruitini malah tak tercantum. Satu-satunya literatur yang mengungkap efek diuretik dan kardiotik sukun hanya buku Indian Medical Plants. Itu pun  hanya buahnya saja. Namun, beberapa sumber menyebutkan bahwa seluruh bagian tanaman ini memang mengandung tannin, riboflavin, hydrocyanic acid dan acetylcholine. Apakah itu yang berperan sebagai obat? Perlu diteliti lebih lanjut.

Obat tradisional jantung bocor bisa dibaca di sini.
Demikian informasi yang dapat dibagi oleh "rumah obat tradisional" tentang manfaat daun sukun ini, semoga bermanfaat. Dan bagi Anda yang memerlukan obat tradisional, obat herbal alami bisa lihat di sini.


Terima kasih untuk TRUBUS 385/12/2001
Gambar diambil dari: kosmo.­vivanews.­com

Obat Tradisional Sakit Jantung

Daun sembung, kemukus, tebu hitam, daun sembung memiliki khasiat sebagai Obat tradisional sakit jantung. Pilihan resep yang bisa digunakan bisa di lihat di tulisan berikut ini.

Jantung berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh dengan dua pompa (bilik), 1 bagian kanan dan yang lainnya di sebelah kiri. Bilik bagian kanan memompa darah yang mengandung karbon dioksida ke arah paru-paru dan melepasnya di sana. Kemudian darah di paru-paru yang sudah menerima oksigen di angkut ke jantung sebelah kiri lalu di pompakan ke seluruh tubuh. Oleh karena darah mempunyai bawaan macam-macam untuk kehidupan maka jantung perlu dijaga kesehatannya. Jika fungsi  jantung sudah tidak seimbang kerjanya akan terjadi timbulnya penyakit.

Penyakit jantung erat kaitannya dengan pola makan, misalnya terlalu banyak makan makanan yang banyak mengandung lemak sehingga kadar kolesterol dalam darah akan naik. Disamping itu, masalah kejiwaan juga sering menjadi penyebab.

Tanda-tanda penyakit jantung  antara lain : jantung berdebar-debar, rasa sakit seperti ditusuk-tusuk di dada. Rasa sakit ini disebabkan oleh pembuluh nadi tajuk jantung (coronary artery) tidak sanggup lagi mencukupi persediaan darah ke otot jantujng untuk bahan agar jantung dapat bekerja secara maksimal.
Penderita secara kejiwaan selalu ada was-was atau selalu dihantui perasaan takut berlebihan. Disamping gejala tersebut ada gejala lain yang muncul seperti jantung selalu berdebar jika ada kegiatan yang berat sedikit saja, nafas terasa sesak. Jika sudah kronis, ada kalanya terjadi pembengkakan disekitar mata kakai, muka,  dan tangan. Jika muka penderita menjadi pucat mendadak (kebiruan) maka penderita harus segera istirahat (duduk atau tiduran). Dada dan kaki supaya dikompres dengan air hangat.


Penderita jantung harus memiliki hati yang tegar, tidak mudah cemas, dan stres. Sebaiknya penderita menghindari makanan yang banyak mengandung lemak,  minuman beralkohol, tidak merokok dan mengurangi makan  garam. Penderita disarankan banyak makan buah dan sayuran, kecuali  nangka, durian, dan campedak.

Menurut hemat penulis rumah obat tradisional  ada satu ciri khas yang dimiliki oleh penderita gangguan jantung yaitu dengan melihat warna punggung jari tangannya. Perhatikan punggung jari antara ruas pertama dan ruas kedua dari kuku arah punggung tangan. Jika seseorang adalah penderita gangguan jantung maka biasaya warna punggung  jari ruas pertama  warnanya lebih gelap mengkilat dari pada warna punggung  jari ruas kedua. Cara ini membutuhkan latihan dengan membandingkan warna punggung jari  tangan orang yang sehat dengan penderita gangguan jantung.Nah anda pembaca semuanya bisa meperhatikan lebih seksama warna punggung jarinya masing-masing^^

Obat tradisional untuk gangguan jantung yang bisa dipilih bisa dilihat di bawah ini, pilih resep sesuai dengan ketersediaan bahannya.

Bahan :
Akar tebu hitam ........................................... ¼ genggam
Tebu hitam .................................................... 1 ruas
Kemukus ....................................................... 11 biji
Gula batu sebesar telur ayam ........................ 1 biji
Cara Meramu :
Cuci  akar tebu kemudian potong kecil-kecil.Rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga tersisa sekitar 1 ½ gelas.Setelah dingin , saring.
Aturan Pakai:
Minum ramuan setelah makan dengan dosis 3 kali sehari masing-masing ½ gelas.

Bahan:
Daun sembung agak muda ............ 5 lembar
Kemukus ........................................ 11 biji
Daun sengket ................................. 7 lembar
Cara meramu :
Cuci semua bahan kemudian rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa sekitar 1 ½ gelas. Angkat dan saring.
Aturan Pakai :
Minum ramuan 3 kali sehari sesudah makan masing-masing ½ gelas.

Bahan :
Bunga jeruk bali atau jeruk nipis ..... 11 kuntum
Daun sembung muda ...................... 1 lembar
Kemukus ......................................... 11 biji
Cara meramu :
Cuci semua bahan kemudian rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tersisa sekitar 1 ½ gelas. Setelah dingin, saring.
Aturan pakai :
Minum ramuan 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing ½ gelas.

Bahan :
Daun sembung muda ....... 5 lembar
Daun sengket ................... 7 lembar
Cara meramu :
Cicu semua bahan dan rebus dengan 3 gelas air hungga tersisa sekitar separuhnya, angkat dan saring.
Aturan pakai :
Minum ramuan 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas

Resep diatas juga bisa digunakan untuk mengobati gangguan jantung lainnya, yakni sebagai obat tradisional jantung koroner dan angina.
Pengobatan jantung koroner dan angina dengan menggunakan resep obat tradisional  perlu ketekunan dan keuletan karena harus minum ramuan secara teratur. Untuk mempercepat kesembuhan sebaiknya mentaati pantangan, seperti  hindari atau kalau bisa berhenti dari kebiasaan merokok, minum minuman beralkohol, minum kopi dan teh jangan terlalu kental, makanan pedas dan berlemak perlu dikurangi, pikiran harus tenang, jauhi stres,  dan emosi terkendali mendukung proses kesembuhan.

Demikian postingan rumah obat tradisional kali ini semoga bermanfaat untuk Anda semua.


Terimakasih untuk : TRUBUS 382/11/2001




Tanaman Obat Alami untuk Masuk Angin

Dikala cuaca di Indonesia yang tidak menentu ini, tubuh kita gampang sekali terkena penyakit, terutama masuk angin yang bisa disebabkan oleh cuaca yang berubah, kadang hujan, kadang panas.

Masuk angin membuat kita merasa tidak nyaman, sering bersendawa, keringat dingin, perut kembung, kepala terasa pusing dan mual.Masuk angin bisa menjadi tanda kita akan terkena gangguan penyakit lainnya misalnya gangguan pencernaan, malaria atau influenza.

Untuk mencegah sebelum menjadi penyakit yang lebih parah, ada baiknya kita mencegah dan mengobati masuk angin dengan tanaman obat dan ramuan herbal tradisional di bawah ini:

* Daun Pepaya
Bahan:
- 2 daun pepaya

Cara membuatnya: Cuci bersih daun pepaya, kemudian direbus dengan 400cc air, hingga tersisa 200 cc. Minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Temulawak
Bahan:
- 25 gram temu lawak
- 15 gram jahe
- 20 gram kencur

Cara membuatnya: Semua bahan direbus dengan 500cc air, hingga tersisa 250 cc. Minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Kencur
Bahan:
- 15 gram jahe
- 25 gram kencur
- 3 butir kapulaga

Cara membuatnya: Semua bahan direbus dengan 400cc air, hingga tersisa 200 cc. Minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Lempuyang
Bahan:
- 5 gram pala
- 1 sendok teh lada
- 25 gram lempuyang
- 25 gram bangle

Cara membuatnya: Tumbuk halus pala dan lada. Lempayang dan bangle di iris kecil. Lengkuas dan jahe di potong kecil-kecil. Semua bahan direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Saring dan minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Lengkuas
Bahan:
- 6 butir kapulaga
- 10 butir cengkeh
- 30 gram lengkuas
- 20 gram jahe
- 2 batang serai
- gula merah secukupnya

Cara membuatnya: Lengkuas dan jahe di potong kecil-kecil. Semua bahan direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Saring dan minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Cengkeh
Bahan:
- 6 butir kapulaga
- 10 butir cengkeh
- 30 gram lengkuas
- 20 gram jahe
- 2 batang serai
- gula merah secukupnya

Cara membuatnya: Lengkuas dan jahe di potong kecil-kecil. Semua bahan direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Saring dan minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

Daun Mint
Bahan:
- 10 gram daun mint
- 10 gram kulit jeruk purut
- 25 gram temulawak
- 5 buah cabai jawa

Cara membuatnya: Semua bahan direbus dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Saring dan minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Ubi Merah
Bahan:
- Siapkan 15 gram jahe merah atau jahe biasa
- 5 butir cengkeh
- 10 butir kapulaga
- 10 butir merica
- 200 gram ubi merah yang dikupas dan dipotong kecil-kecil
- 1 butir biji pala yang dimemarkan
- 1 ibu jari kayu manis
- gula merah secukupnya

Cara membuatnya: Semua bahan direbus dengan air secukupnya. Setelah itu airnya diminum selagi hangat dan ubinya bisa Anda makan. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

Semoga bermanfaat dan cepat sembuh. (berbagai sumber)

Tanaman obat Alami untuk Penyakit Malaria

Penyakit malaria tergolong penyakit yang cukup membuat kita harus waspada, penyakit yang disebabkan oleh nyamuk anopheles ini bisa menular melalui gigitan nyamuk ini.

Gejala malaria adalah suhu badan naik drastis (bisa sampai 40 derajat celcius). Demam ini sering berulang, wajah penderita terliaht pucat, dan sering merasa mual atau muntah.

Pertolongan pertama untuk malaria adalah menggunakan selimut yang tebal pada saat menggigil atau bisa juga berendam dengan air hangat, dan kompres. Selain dengan obat kimia, ada juga beberapa tanaman obat untuk mengatasi penyakit malaria ini:

- Pepaya
Ambil 2/3 genggam daun pepaya agak muda. Cuci bersih dan tumbuk sampai halus, bisa juga di blender. Tambahkan air hangat sebanyak 3/4 cangkir. tambahkan garam. Peras, kemudian saring airnya dan minum 3 kali sehari.

- Anuma
60 gram daun anuma segar yang sudah dicuci bersih. Rebus dengan 400 ml air selama 10-15 menit. Kemudian airnya disaring dan diminum setelah dingin. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore hari.

- Sambiloto
Ambil setengan genggam daun sambiloto. cuci dan rebus dengan tiga gelas air. biarkan mendidih sehingga tersisa seperempat bagian. Dinginkan, saringg dan minum 3 kali sehari sebanyak 3/4 gelas minum.

- Pulai
Ambil 3 jari kulit pulai, cuci dan potong menjadi beberapa bagian. Rebus dengan 5 gelas air minum. Biarkan mendidih sampai setengahnya. Dinginkan, saringg dan minum 3 kali sehari sebanyak 3/4 gelas minum. tambahkan sedikit gula karena pahit.

- Johar
Ambil segenggam daun johar segar yang sudah dicuci bersih. Rebus dalam 3 gleas air, biarkan mendidih sampai air rebusannya tersisa 3/4nya. Minum airnya 3 kali sehari sebanyak 3/4 gelas minum.

- Brotowali
3/4 jari batang brotowali segar yang sudah dicuci bersih. Rebus dengan 4,5 gelas minum air. Biarkan mendidih sampai tinggal setengah airnya. Kemudian air disaring dan tambahkan gula. Minum airnya 3 kali sehari sebanyak 3/4 gelas minum.

- Meniran
Setengah genggam daun meniran, cuci bersih. rebus dengan 3 gelas air, biarkan mendidih sampai air rebusannya tersisa 3/4nya. Saring dan biarkan dingin. Minum airnya 3 kali sehari sebanyak 3/4 gelas minum dan tambahkan sedikit madu.

Tanaman obat bisa menjadi solusi untuk mengobati berbagai penyakit, silahkan dicoba.(berbagai sumber)

Tanaman Obat Alami untuk Diare

Udah mulai masuk musim hujan nih, saat nya Anda harus bersiap-siap menghadapi musim ini, musim hujan memang identik dengan berbagai penyakit, dan kita harus bisa menjaga stamina. Salah satu penyakit yang patut diwaspadai adalah penyakit diare, diare disebabkan oleh infeksi pada perut atau usus. Ada baiknya kita menjaga setiap makanan yang kita konsumsi. Pastikan memakan makanan yang higienis.

Gejala diare bisa berupa uang air besar beberapa kali sehari disertai dengan encernya feses, perut mulas, atau muntah-muntah, sehingga penderita dapat kehilangan cairan.

Ada cara atau resep tradisonal dari tanaman obat untuk mengatasi diare:

- Daun Urang-aring
Ambil daun Urang-aring kira2 30 gram, kemudian direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. minum 2 x sehari dan diminum selagi hangat.

- Daun cincau
Ambil 4 genggam daun cincau, remas daun cincau dengan air masak, kemudian disaring, dinginkan beberapa saat hingga menkadi agar-agar. tambahkan sedikit santan kelapa dan gula kelapa, kemudian dimakan. Daun cincau juga bisa untuk mengobati panas dalam.

- Daun jambu Biji
Ambil daun jambu biji kira2 30 gram, kemudian direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. minum 2 x sehari dan diminum selagi hangat.

- Kulit delima
Ambil daun Kulit delima kering kira2 30 gram dan 10 gram daun teh , kemudian direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. minum 2 x sehari dan diminum selagi hangat.

- Kayu Bungur
Cuci 2 jari kayu bungur, tumbuk sampai halus, kemudian seduh dengan ½ cangkir air, aduk sampai rata lalu saring. Minum sampai habis


Semoga dengan tanaman obat alami diare Anda bisa sembuh.

berbagai sumber

Tanaman Obat untuk Sariawan


Sariawan memang sangat menyakitkan, padahal lukanya cuman sedikit tapi perihnya bikin mata berair..hehe..
Namun di bawah ini ada obat sariawan dari tanaman obat yang patut dicoba.

- Obati sariawan dengan air kelapa, cukup air kelapanya diminum aau kalau bisa air kelapa hijau.

- Madu juga bisa digunakan untuk sariawan. cukup dioleskan pda bagian yang luka. Biasanya madu tergolong ampuh untuk mengatasi sariawan

- Getah daun jarak, oleskan getah nya pada bagian yang luka, sehingga sariawan bisa cepat kering dan tidak terasa sakit lagi.

- Ramuan daun jambu biji juga bisa untuk mengobati sariawan. Caranya ambil 1 genggam daun jambu biji yang segar atau pucuknya, dan 1 jari kulit batangnya. Kemudian direbus dalam 1 liter air. Saring dan kenudian minum 2 kali sehari.

- Daun sirih bisa juga untuk sariawan, cukup dengan mengunyah daun sirih yang sudah dicuci. Bisa dilakukan setiap hari sampai sariawan hilang.

Semoga bermanfaat dan ampuh obat sariawan tradisional nan alami di atas.(berbagai sumber)

Tanaman Obat Alami untuk Wasir atau Ambeien

Ambeien atau wasir merupakan penyakit yang terjadi karena adanya infeksi atau pembengkakan pada usus besar. Ambeien disebabkan karena kebiasaan minum air putih yang sedikit. Kurangnya minum air putih menyebabkan pembuangan air besar menjadi keras sehingga usus menjadi luka. Lambat laun usus tersebut kemudian akan menjadi bengkak karena sering mengalami luka.

Gejala dari penyakit ambeien ada beberapa indikasi tergantung dari tingkat keparahannya. Awalnya adalah keluhan-keluhan saat buang air besar seperti rasa panas, gatal, dan pedih juga nyeri di daerah sekitar anus. Gejala lain adanya benjolan lunak di dubur dan jumlahnya bisa lebih dari satu dan setelah buang air besar terdapat tetesan darah segar di daerah dubur. Jika anda merasakan gejala-gejala ini maka segeralah melakukan penanganan dengan tanaman obat tradisional ampuh atasi ambeien ini.

Tape Singkong
Makanlah tape singkong yang benar-benar masak (sangat lembek) secara rutin 3 kali sehari. Lakukan kebiasaan ini walaupun gejala ambeien sudah menghilang. Beberapa literatur menyebutkan bahwa tape dari bahan lain seperti tape ketan putih atau tape ketan hitam juga bisa mengobati ambeien,bahkan ambeien yang sudah parah sekalipun. Konon ragi yang terkandung pada tape bisa menyehatkan pencernaan dan saluran pembuangan.

Jambu Biji
Cuci bersih beberapa lembar pucuk daun jambu batu muda dan 1 buah pisang batu yang tidak dikupas. Haluskan dan peras hingga mengeluarkan air. Minum air perasan tersebut setiap hari secara rutin sampai penyakit ambeien sembuh.

Pisang Ambon
Caranya 1 buah pisang ambon di blender dan ditambah dengan susu murni sebanyak satu gelas. Minum selama 3 gelas sehari secara teratur selama seminggu

Kangkung
Cuci kangkung dengan air hangat dan di blender halus, kemudian saring airnya. Setelah itu campur dengan satu butir telor ayam kampung dan garam dapur secukupnya. Aduk hingga rata. Minum sehari sekali sebelum tidur.

Pegagan
Bersihkan dan potong-potong 5 tanaman pegagan berikut akarnya. Tambahkan 1 cangkir air panas dan didihkan sekitar 5 menit. Biarkan dingin lalu minum sedikit demi sedikit 1 cangkir sehari.

Semoga dengan resep tradisional ini bisa membantu Anda menyembuhkan ambeien. (berbagai sumber)