Tampilkan postingan dengan label kemiri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kemiri. Tampilkan semua postingan

Khasiat Kemiri




Kemiri termasuk bumbu dapur yang banyak dicari karena memberi manfaat bagi kehidupan selain untuk pelezat masakan. Kemiri adalah tumbuhan yang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber minyak dan rempah-rempah.

Masyarakat Indonesia sudah lama memanfaatkan minyak biji kemiri sebagai penumbuh dan penyubur rambut. Bila teratur mengoleskan minyak kemiri ke kulit kepala, rambut akan tumbuh sehat, tebal, dan berkilau.

Buah kemiri (Aleurites moluccana) juga diyakini berkhasiat mengobati buang air besar yang berdarah, diare, disentri, sakit perut, sembelit, demam, sariawan, dan sakit gigi.

Langkah pemakaian


Untuk buang air besar mengandung darah, gunakan 20 gram kulit batang kemiri direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan airnya diminum hangat-hangat.

Bila diserang disentri, gunakan 10 gram kulit batang kemiri direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan airnya diminum hangat-hangat. Sedangkan untuk diare, gunakan 20 gram kulit batang kemiri segar ditumbuk halus lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, saring dan airnya diminum 2 kali sehari. Setiap kali minum sebanyak 150 cc.

Bila mengalami rambut rontok, gunakan 60 gram daun lidah buaya, dikupas kulitnya, ditambah 30 gram daun mangkokan, ditambah 30 gram daun waru muda kemudian dihaluskan. Setelah itu, tambahkan 50 gram minyak kemiri hangat, aduk rata lalu dioleskan pada kulit kepala dan rambut hingga rata. Diamkan beberapa saat. Setelah itu, bilas hingga bersih.

Untuk memperkuat dan memperbaiki tumbuhnya rambut, gunakan 6 buah kemiri ditumbuk halus, tambahkan air secukupnya dan dimasak hingga mengeluarkan minyak. Gosokkan minyak tersebut ke kulit kepala dan rambut hingga merata. Lakukan 3 kali seminggu.

Bila menderita sakit gigi, gunakan 3 tetes getah daun kemiri dilumaskan ke bagian yang sakit. Lakukan sebanyak 3 kali seminggu. Jika anda mempunyai bisul, gunakan 10 lembar daun pukul 4, ditambah 15 lembar daun kangkung dihaluskan, tambahkan minyak kemiri dan minyak kelapa secukupnya. Aduk rata lalu dioleskan pada bisul. Lakukan 2 kali sehari.

Untuk mengatasi sembelit, gunakan 1 buah kemiri, ditambah 2 siung bawah merah, 30 gram daun urang aring, 10 gram kayu manis, 5 gram pulosari, ditambah 6 gram adas, setengah sendok teh garam, dihaluskan lalu direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Saring dan airnya diminum 2 kali sehari. Setiap kali minum 200 cc.

Bila mengalami demam, gunakan minyak kemiri secukupnya, lalu tambahkan 15 gram akar pulutan direbus dengan air secukupnya hingga mendidih. Kemudian minum ramuan saat masih hangat. Ada baiknya lakukan pengobatan ini secara teratur dan untuk penyakit berat disarankan untuk tetap berkonsultasi ke dokter. (berbagai sumber)


Semoga bermanfaat.

Aneka Tanaman Obat untuk Penyakit Anak


Sedih rasanya melihat buah hati kita terkena penyakit. Apakah itu batuk, demam, gatal-gatal ataupun penyakit lainnya. Berikut sejumlah tanaman obat dan bumbu dapur yang biasa digunakan untukberbagai penyakit anak-anak sekaligus kegunaannya :





Bawang Merah
Untuk menurunkan demam, parut bawang merah secukupnya, balurkan di tubuh
bayi/anak.Untuk borok, 3 siung bawang merah
dan 2 jari rimpang kunyit dicuci,diparut, lalu dicampur dengan 2 sendok
minyak kelapa baru.Hangatkan diatas api kecil
sambil diaduk.Setelah dingin, oleskan pada bagian tubuh yang sakit
sebanyak 2 kali sehari.Untuk masuk angin, 8 siung
bawang merah, dicuci, tumbuk halus, campurdengan air kapur sirih
secukupnya. Balurkan di punggung, leher, perut dan kaki.

Jahe
Untuk menghilangkan masuk angin, perut kembung dan kolik pada
anak.Caranya, 1/4 sendok teh bubuk jahe kering
dilarutkan dalam 1/2 cangkir air panas. Berikan 1-2 kali per hari sesuai
umurnya.

Kunyit (kunir)
Untuk diare, 1/2 jari kunyit dan 3 lembar daun jambu biji muda segar
dihaluskan, campur dengan 1/2 cangkir air, lalu
diperas. Setelah disaring, diminumkan pada anak . Untuk kulit berjamur
atau becak putih jamur/ruam popok karena
pemakaian diapers, parut kunyit lalu oleskan.

Daun jambu Biji (jambu klutuk, jambu batu)
Untuk diare, 3 lembar daun jambu biji muda dan segar dicuci bersih,
tumbuk halus, beri 1/2 cangkir air matang hangat,
diperas dan diambil airnya.Beri garam secukupnya sebelum diminumkan pada
anak.Air perasan diberikan pada anak
sekehendaknya.

Belimbing wuluh (belimbing asam, belimbing buluk)
Biasanya digunakan untuk obat batuk anak. Caranya, kukus (dalam panci
kecil tertutup selama beberapa jam) satu
genggam (sekitar 11-12 gram) bunga belimbing wuluh segar, 5 butiradas, 1
sendok makan gula batu dan 1/2 gelas air.
Saring dan minumkan 2-3 kali per hari dengan dosis sesuai usia anak.

Mengkudu (pace)
Untuk meringankan perut kembung pada bayi. Caranya, panaskan daun
mengkudu diatas api beberapasaat, lalu olesi
minyak kelapa segar / yang baru. Tempelkan pada perut anak sewaktu
hangat. Bisa diulang beberapa kali.

Kemiri
Berkhasiat menyuburkan rambut bayi. Caranya, minyak kemiri dioleskan
pada kepala bayi/anak sambil dipijat perlahan
setiap malam. Pagi hari rambut disampo dan dibilas dengan air hangat
hingga bersih. Minyak kemiri ini lebih baik yang
sudah jadi.

Air Kelapa Muda
Dapat digunakan untuk obat muntaber karena air kelapa muda banyak
mengandung mineral kalium, yang banyak keluar
ketika anak muntaber. Dosisnya tak ada takarannya, sekendak anak.

Brotowali (Putrawali, andawali)
Untuk pemakaian luar bermanfaat menyembuhkan luka-luka dan gatal-gatal
akibat kudis (scabies). Caranya, 2-3 jari
batang brotowali dipotong kecil-kecil, rebus dengan 6 gelas air. Setelah
mendidih, biarkan selama 1/2 jam. Saring air dan
gunakan untuk mengobati luka serta gatal-gatal.

Jeruk Nipis
Untuk mencairkan dahak dan obat batuk anak. Caranya, campur 1 sdm air
perasan jeruk nipis, 3 sdm madu murni, 5
sdm air matang, lalu ditim selama 30 menit. Takaran minum bayi antara
usia 6-1 tahun : 2 kali 1/2 sdt ; anak 1-3 tahun :
2 kali 1 sdt; anak 4-5 tahun : 2 kali 1 1/2 sdt. Cara lain, potong 1
buah jeruk nipis, peras airnya, taruh dalam gelas
/cangkir. Tambahkan kecap manis, aduk. Takaran minum untuk anak, 3 kali
1 sdt per hari.

Kentang
Untuk obat bisul. Caranya, parut kentang dan peras. Oleskan sari air dan
parutan kendtang segar dioleskan pada bisul 3-
4 kali per hari Bisa pula untuk ruam kulit yang disebabkan biang
keringat atau keringat buntet (miliaria), karena sifat
kentang yang mendinginkan.

Banglai (bangle, panglai, manglai, pandhiyang)
Untuk menenangkan bayi dan anak yang sering rewel pada malam
hari,balurkan parutan banglai segal di kening dan
badan anak.

Minyak zaitun
Untuk mengobati kerak kepala atau ketombe pada bayi (craddle
crap),sebanyak 1-2 kali per hari dioleskan pada kulit
kepala.

Lidah buaya
Untuk mengobati luka bakar pada bayi dan anak. Caranya dengan
mengoleskan daging daun lidah buaya pada seluruh
permukaan kulit yang menderita luka bakar.

Daun pepaya
Berkhasiat meningkatkan nafsu makan, menyembuhkan penyakit malaria,
panas,beri-beri dan kejang perut. Caranya,
daun pepaya muda ditumbuk, diperas, saring, lalu minum airnya.
Temulawak (koneng gede)
Untuk menambah nafsu makan. Caranya, 150 gram temulawan 50 gram kunyit
segar dikupas, iris tipis,rendam dalam
500 cc madu kapuk dalam toples tertutup selama 2 minggu.Setelah 2 minggu
ramuan siap untuk digunakan.Aturan
minum 1 sendok makan madu temulawak dilarutkan dalam 1/2 cangkir air
hangat, diminum pagi dan sore.

Kencur
Untuk meringankan batuk pada anak. Caranya, 5 gram kencur segar dicuci
bersih, parut, lalu tambahkan 2 sdm air putih
matang dan diaduk. Setelah disaring, tambahkan 1 sdm madu murni. Berikan
2-3 kali sehari.

Adas (fennel)
Teh adas dapat dipakai untuk meringankan bayi yang menderita kolik atau
yang kesakitan akibat erupsi (keluarnya) gigi.
Untuk obat masuk angin dan kolik, caranya 1sdt teh adas dilarutkan
dengan 1 cangkir air mendidih, aduk hingga larut.
Setelah agak dingin, larutan dapat diminumkan pada bayi/anak dengan
takaran sesuai umurnya. (cuek.wordpress.com)


Semoga bermanfaat buat kita semua. peace :)