Sejuta Khasiat Buah Kelapa (1)


Pohon kelapa sangat banyak tumbuh di Indonesia, baik di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah, dengan kondisi ini negara kita tidak pernah kekurangan stok buah kelapa, bahkan sakin terlalu banyaknya kita sampai harus meng-ekspor, hasil dari olahan dari buah kelapa ini. Nah tahukah anda bahwa buah kelapa juga punya khasiat dalam mengatasi berbagai penyakit, nah disini akan saya beritahu khasiat buah kelapa, didapat dari berbagai sumber

1. Keracunan
Bahan: 1 butir kelapa hijau;
Cara membuat: dilubangi ujungnya;
Cara menggunakan: Airnya diminum sampai habis.

2. Sakit panas dalam
Bahan: 1 butir buah kelapa hijau dan 1 butir telor ayam kampung mentah;
Cara membuat: buah kelapa dilubangi ujungnya, telur ayam kampung yang masih mentah dipecah dan dibuang kulitnya, kemudian dimasukan ke dalam buah kelapa tersebut;
Cara menggunakan: diminum pada siang hari.

3. Sakit panas
Bahan: 1 gelas air kelapa muda dan 1 sendok madu;
Cara membuat: kedua bahan tersebut dicampur dan diaduk sampai rata;
Cara menggunakan:
Untuk dewasa: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
Untuk balita: 2 kali sehari, 1/2 cangkir the;

4. Demam berdarah
Bahan: 1 butir buah kelapa dan 1 butir jeruk nipis;
Cara membuat: buah kelapa dilubangi ujungnya, jeruk nipis diperas
untuk diambil airnya, kemudian air jeruk nipis dimasukan ke dalam buah kelapa dan diaduk sampai merata;
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

5. Kencing batu
Bahan: 1 butir buah kelapa hijau dan 1 butir telur ayam kampung mentah;
Cara membuat: buah kelapa dilubangi ujungnya, telur ayam kampung yang masih mentah dipecah dan dibuang kulitnya, kemudian dimasukan ke dalam buah kelapa tersebut.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

6. Mengurangi sakit waktu haid
Bahan: 1 gelas air kelapa hijau dan 1 potong gula aren;
Cara membuat: Kedua bahan tersebut dicampur dan diaduk sampai merata;
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1 gelas, pagi dan sore, selama 3 hari berturut-turut.

7. Influenza
Bahan: 1/4 butir buah kelapa dan 1 rimpang kencur sebesar ibu jari;
Cara membuat: buah kelapa dan kencur diparut, kemudian kedua bahan tersebut dicampur merata, ditambah 1 gelas air masak dan diperas untuk diambil airnya;
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari.

8. Morbili
Bahan: 2 helai daun kelapa kering, 1/2 genggam daun korokot, 1/2 rimpang dringo bengle, 1/2 genggam daun petai cina, adas pulawaras secukupnya;
Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus;
Cara mengunakan: digunakan sebagai bedak untuk seluruh tubuh si penderita.

lanjutan: sejuta khasiat buah kelapa (2)

berbagai sumber

Sejuta Khasiat Buah Kelapa (2)

Pohon kelapa sangat banyak tumbuh di Indonesia, baik di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah, dengan kondisi ini negara kita tidak pernah kekurangan stok buah kelapa, bahkan sakin terlalu banyaknya kita sampai harus meng-ekspor, hasil dari olahan dari buah kelapa ini. Nah tahukah anda bahwa buah kelapa juga punya khasiat dalam mengatasi berbagai penyakit, nah disini akan saya beritahu khasiat buah kelapa, didapat dari berbagai sumber

9. Mengusir cacing kremi
Bahan: 1/4 butir buah kelapa dan 1 buah wortel;
Cara membuat: buah kelapa dan wortel diparut, kemudian kedua bahan tersebut dicampur, ditambah 1 gelas air, diperas dan disaring;
Cara menggunakan: diminum malam hari menjelang tidur.

10. Sakit gigi berlubang
Bahan: tempurung (batok)
Cara membuat: tempurung kelapa dibakar dan minyak yang keluar di pinggir api diambil dengan kapas dan digulung sebesar lubang gigi;
Cara menggunakan : dimasukan ke dalam lubang gigi yang sakit.

11. Ubanan
Bahan: 1/2 butir buah kelapa tua , air buah kelapa itu sendiri;
Cara membuat: buah kelapa diparut dan diperas dengan air kelapa itu sendiri untuk diambil santannya; kemudian air santan tersebut diberi garam secukupnya dan diaduk sampai merata, kemudian
diembunkan semalam di luar rumah;
Cara menggunakan: Sebagian dari santan tersebut dipergunakan untuk mengurut bagian yang beruban dan dibiarkan 10 -15 menit, sebagian santan lagi dipergunakan untuk keramas secara teratur 3 hari sekali.

12. Ketombe
Bahan: 1/2 butir buah kelapa tua dan 1/4 buah nanas, 1 butir jeruk nipis, 11/2 gelas air kelapa itu sendiri;
Cara membuat: buah kelapa dan nenas diparut untuk diambil airnya, kemudian semua bahan tersebut dicampur sampai merata dan disaring;
Cara menggunakan: dipergunakan untuk keramas 5 hari sekali.

13. Luka Bakar
Bahan: Air Kelapa, Kunyit,Air kapur Sirih
Cara membuat: Jika air kelapa muda dicampur dengan sejumput bubuk kunyit dan air kapur sirih dalam ukuran sama merupakan obat luka bakar dan meniadakan rasa panas pada telapak kaki dan tangan.

14. Kaki Pecah-pecah, Obat Luka dan Eksim
Bahan: Air Kelapa, Segenggam Beras
Cara membuatnya: Rendamlah segenggam beras dalam air kelapa muda bersama tempurungnya sampai beras terasa asam karena peragian, kemudian beras digiling menjadi bubuk halus. Tepung beras tersebut digunakan dengan dioleskan setiap hari selama 3-4 hari pada bagian tubuh yang sakit

15. Jerawat
Bahan: Air Kelapa, 25 gram pasta kunyit, 3 sendok teh bubuk cendana merah
Cara membuat: erawat membandel dapat diobati dengan campuran 25 gram pasta kunyit dengan segelas air kelapa, lalu dibiarkan selama semalam suntuk, kemudian tambahkan 3 sendok teh bubuk cendana merah. Aduk-aduklah semua bahan tersebut sampai rata, kemudian disimpan lagi tanpa terganggu selama 3 hari. Saringlah ramuan tadi dengan tiga lapis kain kasa. Simpan sari tadi dalam botol, dan oleskan pada muka dua kali sehari hingga jerawat lenyap.

artikel sebelumnya: sejuta khasiat buah kelapa (1)

Cara Atasi Ketombe dengan Tanaman Obat


Ketombe merupakan suatu pertumbuhan berlebihan kulit kepala tanpa peradangan. Gejala ketombe secara umum adalah adanya sisik-sisik putih pada kulit kepala, gatal, dan bisa juga disertai kerontokan rambut. Gejala kelainan yang muncul dapat bervariasi antar individu.

Disini ada beberapa Racikan bahan alami atau tanaman obat yang berguna untuk mengatasi ketombe:

1.Minyak kelapa
Tuang 1 sendok teh minyak kelapa di rambut, kemudian lakukan pemijatan lembut secara merata. Diamkan 15', kemudian bilas dengan sampho lembut, bila sampho yang keras akan melucuti kandungan minyak alami rambut kita. Lakukan perawatan satu minggu sekali.

2. Mayonese
Ratakan the pure mayonese pada rambut dan kulit kepala dengan kedua tangan. Bungkus rambut dengan handuk selama 15-20'. Keramas dengan sampho lembut hingga bersih.

3. Cuka apel
Asam pada cuka apel bisa menghilangkan minyak dan lemak. Jika masalah ketombe karena kulit kepala yang berminyak, gunakan cuka apel setiap kali selesai keramas. Campur 1/2 cangkir cuka ke dalam 1/4 cangkir air. Tidak perlu membilas, karena cuka tidak akan merusak rambut kita.

4. Teh chamomile
Teh ini membuat kulit kepala tetap lembab dan sehat. Seduh 3 kantung teh dengan air yang mendidih. Biarkan teh terendam salama 5' kemudian angkat kantung teh. Kemudian keramas dengan air teh yang masih hangat untuk membilas rambut.

5. Lidah buaya
Ambil 1 gumpal gel lidah buaya. Gosok pada kulit kepala hingga rata. Diamkan 10', kemudian bersihkan kepala.


6. Nanas
Bahan:
100 cc Air perasan jeruk purut
200 cc Air nanas
100 cc Santan kelapa

Cara pembuatan:
1. Campurkan semua bahan jadi 1.
2. Masukkan dalam wadah tertutup.
3. Gunakan sebagai shampo 3-4 kali seminggu.

Untuk resep dari buah mengkudu, simak resep Prof. H. M. Hembing Wijayakusuma dalam bukunya, Ramuan Lengkap Herbal Taklukkan Penyakit:

7. Mengkudu
Bahan 2-3 buah Mengkudu matang

Cara pembuatan:
1. Bersihkan buah mengkudu, lalu parut. Tambahkan sedikit air, aduk rata, lalu oleskan pada kulit kepala sambil pijat perlahan.
2. Oleskan lagi hingga merata, biarkan mengering, lalu bilas dengan air hingga bersih.
3. Lakukan 3 kali seminggu hingga gatal dan ketombe menghilang.

Sebenarnya, banyak produk instan yang mudah memakainya ada di pasaran, namun bila salah satu dari bahan di atas ada dan kita punya waktu dan kemauan kuat, tidak ada salahnya untuk dicoba bukan! Apapun ramuan anti ketombe yang ada akan tidak berarti apa-apa jika kita melakukannya tidak secara sungguh-gungguh. Tunggu apalagi, jangan biarkan si putih yang menjengkelkan itu bersarang di kepala.

diambil dari berbagai sumber

Khasiat Cabe Rawit




Setelah membahas khasiat daun anyang, kita lanjut ke cabe rawit. Cabai rawit memang pedas. Namun, pendamping tempe goreng ini memiliki banyak khasiat pengobatan. Bukan cuma rematik, radang beku atau frostbite yang sering terjadi di daerah ketinggian atau bersalju itu pun bisa diatasi.

enurut Dr Budi Sugiarto Widjaja, TCM, dari Klinik Beijing, Jakarta, cabai rawit merah berkhasiat sebagai tonik dan stimulan kuat untuk jantung dan aliran darah, juga obat rematik. Gilingan cabai rawit dapat menghancurkan bekuan darah (antikoagulan) dan mengatasi gangguan rematik dan radang beku. Cabai rawit bisa meningkatkan nafsu makan (stomakik), perangsang kulit, peluruh kentut (karminatif), serta peluruh keringat (diaforetik), air liur, dan air kencing (diuretik).

Saat disantap, rasa pedas di lidah dapat menimbulkan rangsangan ke otak untuk mengeluarkan endorfin (opiate endogen). Hasilnya, rasa sakit hilang dan timbul perasaan lebih sehat. Pada sistem reproduksi, sifatnya yang panas dapat mengurangi rasa tegang dan sakit akibat sirkulasi darah yang buruk.

Masalahnya, tidak setiap orang boleh mengonsumsi cabai rawit secara berlebihan. Pengidap sakit tenggorokan, sakit mata, dan penderita gangguan saluran pencernaan, kata Dr Setiawan, tidak dianjurkan mengonsumsi cabai rawit.

Dr Setiawan menambahkan, cabai rawit indikasinya digunakan untuk menambah nafsu makan, menormalkan kembali kaki dan tangan yang lemas, melegakan rasa hidung tersumbat pada sinusitis, mengurangi batuk berdahak, dan meredakan migrain.

Empat Resep Ramuan La Jiao
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan khasiat cabai rawit. Bisa dengan cara merebusnya atau dibuat bubuk dan pil. Untuk pemakaian luar, cukup dengan merebusnya, lalu uapnya dipakai memanaskan bagian tubuh yang sakit.

Cara lain, kata Dr Setiawan, dengan menggiling cabai rawit hingga halus, kemudian membalurkannya di bagian yang sakit. Cara terakhir ini bisa digunakan untuk gangguan rematik dan frostbite (jari nyeri karena kedinginan). Daunnya bisa digiling untuk dibalurkan di daerah yang sakit guna mengatasi sakit perut dan bisul.

Berikut empat resep yang ditawarkan Dr Setiawan:
1. Rematik
Bahan: 15 cabai rawit, 1/2 sendok teh kapur sirih, 1 jeruk nipis
Pemakaian: Cabai rawit digiling hingga halus, jeruk nipis dibelah dua, ambil airnya. Campur gilingan cabai, kapur sirih, dan perasan jeruk nipis, aduk hingga rata. Balurkan ramuan tersebut pada bagian tubuh yang sakit. Lakukan hingga penyakit sembuh.

2. Sakit perut
Bahan: 15 gr daun muda cabai rawit, 1/2 sendok teh kapur sirih
Pemakaian: Cuci bersih daun cabai, giling hingga halus. Tambahkan kapur sirih, aduk hingga rata. Balurkan ramuan pada bagian perut yang sakit. Lakukan pengobatan 1-2 kali saja.

3. Kaki dan tangan lemas (lumpuh)
Bahan: 2 bonggol akar cabai rawit, 15 pasang cakar ayam, 60 gr kacang tanah, 6 butir hungcao
Pemakaian: Bersihkan semua bahan, lalu potong-potong seperlunya. Tambahkan air dan arak sama banyaknya hingga bahan-bahan terendam kira-kira 1 cm di atasnya. Ramuan tersebut dimasak dengan cara ditim. Setelah dingin, saring airnya, minum sehari dua kali, masing-masing setengah dari ramuan tersebut.

4. Frostbite
Bahan: 5 cabai rawit segar
Pemakaian: Buang biji cabai rawit, giling hingga halus. Balurkan ke bagian yang sakit.

kompas.com

Obat Tradisional Wasir (Ambeien)

Pada postingan kali ini saya akan menulis tentang obat tradisional wasir (ambeien).
Penyakit wasir terdapat pada poros usus yang ditandai dengan rasa gatal dibagian anus (dubur), buang air besar sering disertai darah yang menetes (sebelum atau sesudah tinja keluar).

Penyebab utamanya antara lain bekerja terlalu banyak duduk, adanya tindihan rahim pada waktu hamil, terlalu kuat mengejan waktu melahirkan, tinjanya terkalu keras hingga terlalu kuat mengejan.Semua penyebab tersebut mengakibatkan pembuluh darah dalam poros urus bergelembung yang menyebabkan terjadinya pendarahan.



Jika berlangsung terus menerus dalam jangka lama bisa menimbulkan kanker poros usus.Karenanya penyakit wasier memerlukan perawatan yang baik seperti harus buang air besar setiap hari, hindari makan makanan pedas atau makanan yang susah dicerna.
Berikut adalah resep yang dapat dipilih, ambil sesuai ketersediaan bahannya.


Resep 1 Obat Tradisional Wasir (ambeien)
Bahan :
Daun ungu.....................................7 lembar (kering -+ 15gr)
Pegagan .......................................1/2 genggam (kering -+ 9gr )
Kunyit sebesar telur ayam ............. 1 biji (kering -+ 11 gr)
Cara Meramu:
Cuci semua bahan, iris tipis kunyit.Rebus bersama bahan lain dengan 4 gelas air hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Arutan Pakai:
Minum ramuan dengan dosis 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas. Lakukan selama satu bulan penuh.

Resep 2 Obat Herbal Wasir
Bahan :
Daun ungu  .......................................7 lembar (kering -+ 15 gr)
Temulawak sebesar telur ayam ..........1 biji (kering -+11 gr)
Kunyit sebesar telur ayam...................1 biji (-+ 11 gr)
Cara Meramu:
Cuci semua bahan, iris tipis temulawak dan kunyit.Rebus semua bahan dengan air 5 gelas hingga tersisa 4 gelas.Angkat dan saring.
Aturan Pakai:
Minum ramuan dengan dosis 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.Lakukan selama 1 bulan penuh.

Catatan:
Penulis rumah obat tradisional pernah menggunakan resep obat alami wasir ini. Hasilnya memang bagus, minum ramuan baru seminggu sudah terlihat hasilnya.Untuk penuntasan penyembuhan ramuan tetap saya berikan selama 1 bulan.

Demikian artikel tentang obat tradisional wasir (ambeien) ini, semoga bermanfaat.


Obat Tradisional Hepatitis (Lever)

Pada tulisan kali ini admin akan membahas tentang obat tradisional hepatitis (lever).
Penyakit hepatitis umumnya disebabkan oleh virus yang langsung menyerang hati dan selanjutnya tinggal dan berkembang biak di organ tersebut.

Gejala hepatitis pada bayi dan anak-anak hampir tidak kelihatan.Kadang hanya kelihatan letih, meriang sedikit, muntah-muntah dan kulit langsung kelihatan kuning.

Gejala hepatitis pada orang dewasa umumnya terlihat cepat lelah, mual, muntah dan meriang.Kadang disertai penurunan napsu makan, kepala pening, perut bagian atas nyeri seperti tertekan, air seni menjadi kuning pekat.Sebaliknya, kotoran BAB berwarna kuning pucat atau putih keabu-abuan.Selanjutnya mata yang berwana putih menjadi kuning.Lama kelamaan kulit juga berubah jadi kuning.Dalam pemeriksaan darah dilaboratorium akan terjadi peningkatan SGPT dan SGOT.Jika radang hati ini dibiarkan berkelanjutan akan terjadi sirosis (pengerasan hati) dan dalam jangka panjang sirosis bisa menjadi kanker hati.

Pantangan:
Sebaiknya penderita tidak memakan makanan berlemak termasuk santan dan gorengan.Makanan lain yang harus di hindari yaitu: Jeroan khususnya usus, kacang tanah, jambu mete dan Makanan pedas.Sebaliknya makanan manis seperti gula aren sangat baik untuk penderita hepatitis.Perbanyak makan buah-buahan dan sayuran kecuali nangka dan durian.

Sampai saat ini baik secara medis maupun tradisional belum ditemukan obat untuk membunuh virus hepatitis.Pengobatan yang dilakuan hanya menjurus pada penguatan lever (hati) dan menurunkan SGOT dan SGPT menjadi normal.

Obat tradisional hepatitis (lever) yang sering dipakai adalah ramuan yang mengandung temulawak, meniran, sambiloto, pegagan.

Resep 1 Pengobatan Alami  Hepatitis (Lever)
Bahan:
Temulawak sebesar telur itik................1 biji (kering -+ 15 gr)
Meniran berikut akarnya..................... 3 batang
Adas manis........................................ 1/2 sendok teh
Kulit pulosari.......................................1/4 jari tangan
Cara Meramu:
Cuci temulawak lalu kupas dan iris tipis. Rebus semua bahan dalam 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas. Angkat dan saring.
Aturan Pakai:
Minum ramuan obat herbal hepatitis  dengan dosis sebagai berikut:
- Anak umur 6-8 tahun, 3 kali sehari masing-masing 1/4 gelas.
- Anak umur 9-12 tahun, 3 kali sehari masing- masing 1/3 gelas.
- Umur 13 tahun keatas, 3 kali sehari @ 1/2 gelas.

Resep 2 Obat Herbal Hepatitis
Bahan:
Akar alang-alang...........................5 jengkal
Daun sanbiloto...............................17 lembar
Meniran..........................................2 batang
Temulawak sebesar telur ayam........1 biji (kering 11 gr)
Cara meramu:
Kupas temulawak, cuci lalu iris tipis.Rebus semua bahan dengan 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Aturan Pakai:
minum ramuan dengan dosis sebagai berikut:
- Anak umur 6-8 tahun, 3 kali sehari @ 1/4 gelas
- Anak umur 9-13 tahun, 3 kali sehari @ 1/3 gelas.
- Umur 13 tahun keatas, 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Catatan:
Pilih resep 1 atau 2 dan lakukan secara teratur selama 2 minggu berturut-turut sesudah makan.Selanjutnya istirahat 2 hari.Setelah itu minum kembali ramuan obat hepatitis tradisional sampai SGPT dan SGOT menjadi normal kembali.

Resep 3 Obat Tradisional Hepatitis (Khusus Balita)
Bahan:
Daun pegagan bersama tangkainya .......... 7 lembar
Temulawak ............................................. 1/2 jari tangan
Gula aren dihaluskan ............................... 1 sendok makan
Cara Meramu:
Kupas temulawak, cuci dan iris tipis.Rebus bersama pegagan dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas.Beberapa menit sebelum diangkat, masukan gula merah.Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan obat tradisional hepatitis (khusus balita )dengan dosis sebagai berikut:
- Anak umur 1-2 tahun, 3 kali sehari, masing-masing 1 sendok makan.
- Anak umur 3-5 tahun, 3 kali sehari, masing-masing 2 sendok makan.

Demikian artikel resep obat hepatits tradisional ini.Semoga bermanfaat.


Obat Tradisional Perut Kembung

Setiap pasangan orang tua yang telah  mempunyai bayi, sepertinya sudah pernah mengalami kejadian dimana bayi  yang disayanginya mengalami perut kembung.

Gejala bayi kena perut kembung yang saya maksud seperti: perut bayi sering terdengar bunyi gemuruh (kriu..k gruwuk...ukk susah menggambarkannya he..he..), kalau perutnya ditepuk-tepuk terdengar lain dari biasanya seperti bunyi pung-pung, kadang bayi susah BAB misal biasanya si bayi buang air besar sehari 3-4 kali, ini cuma sekali bahkan seharian belum BAB.

Nah untuk mengatasinya gunakan obat tadisional perut kembung sebagai berikut.


Resep Obat Tradisional Perut Kembung pada bayi
Bahan:  1 lembar daun pace (mengkudu)
Cara Meramu:
Cuci bersih daun mengkudu, angin-anginkan sebentar.Setelah kering dari air, olesi permukaan daun mengkudu dengan minyak kelapa kemudian panaskan daun mengkudu diatas api sampai agak layu dan di gulung dikucek sebentar di telapak tangan.
Cara Pemakaian.
Tempelkan daun pace di perut bayi, bisa memakai 1 atau 2 daun pace tergantung besar kecilnya ukuran daun pace.Supaya posisi daun pace tidak bergeser, bayi pakai gurita atau kalau pakai kaos dalam maka ujung kaos dalamnya dimasukan ke dalam celana.
Lakukan secara teratur 2-3 kali sehari.Obat perut kembung tradisional ini bisa diberikan pada bayi umur 5 minggu sampai umur 2 tahun.

Catatan:
Saya sudah sering menggunakan obat perut kembung tradisional ini pada bayi anak saya yang pertama dan anak kedua.saya biasa memakainya pada pagi hari setelah mandi, saat siang hari daun mengkudu itu sudah kering maka di ganti daun mengkudu yang baru.Dan setelah mandi sore daun mengkudu di ganti yang baru juga.

Biasanya setelah pemakaian daun mengkudu 2-3 kali, bayi akan sering buang angin.Jika sudah begitu si bayi minum ASInya jadi normal, BAB-ya kembali normal dan keceriaan serta kelucuannya datang kembali. 
Demikian tulisan obat tradisional perut kembung pada bayi ini, semoga bermanfaat.