Tampilkan postingan dengan label obat sembelit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label obat sembelit. Tampilkan semua postingan

Khasiat Tanaman Obat Temulawak

Siapa yang sering minum jamu pasti mengenal tanaman obat yang satu ini, yaitu Temulawak. Tanaman ini merupakan bagian dari kelompok umbi-umbian yang biasa tumbuh liar di pegunungan dan juga banyak di budidayakan sebagai salah satu bahan membuat jamu.





Khasiat temulawak ini sangat bagus untuk pengobatan, yuk kita simak cara meramu temulawak untuk mengobati berbagai penyakit:

- Untuk Obat Sakit Pinggang
Bahan:
- 1 rimpang temulawak
- 1 rimpang kunyit
- segenggam daun kumis kucing
Cara Membuatnya: Rebus semua bahan dengan 1 liter air, saring dan minum segelas setiap hari

Untuk Obat Sakit Kepala dan masuk angin
Bahan:
- temulawak secukupnya.
Cara membuatnya: Cuci bersih temulawak, potong tipis-tipis, jemur dan dikeringkan, setelah itu ditumbuk halus sampai jadi tepung. Kemudian rebus 4 sendok tepung temulawak dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tersisa 3 gelas air, saring dan kemudian minum selagi hangat.

Obat Sakit Maag
Bahan:
- 1 rimpang temulawak.
Cara membuatnya: Cuci bersih temulawak, potong tipis-tipis. Rebus dengan 5 gelas air hingga mendidih, saring dan minum segelas sehari.

- Obat Sembelit
Bahan :
- 1 rimpang temulawak
- biji sawi.
Cara membuatnya : tumbuk temulawak dan biji sawi sampai halus, kemudian diseduh dengan air panas secukupnya, saring dan minum selagi hangat.

Diambil dari berbagai sumber hanya untuk anda. Baca juga khasiat daun kemangi.

6 Resep Alami Atasi Sembelit

Konstipasi atau sembelit hampir pernah dialami oleh setiap orang. Banyak yang menyangka kalau sembelit hanya terjadi pada orang yang buang air besar (BAB) tidak teratur alias tidak setiap hari. Padahal, sebenarnya tidak ada aturan pasti berapa kali orang harus BAB dalam setiap minggu atau setiap hari.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan sembelit. Diet makanan yang kurang serat, minum, olahraga, serta ketergantungan pada obat pencahar, stroke, dan masalah pada usus besar, semua bisa jadi sebab.

Beberapa jenis obat-obatan juga bisa menjadi faktor penyebab terjadinya sembelit. Termasuk obat golongan narkotika, antasid yang mengandung aluminium dan kalsium, obat hipertensi, antidepresan, suplemen zat besi, antiparkinson, dan antisesak.

Penggunaan obat pencahar secara terus menerus untuk mengatasi sembelit sangat tidak dianjurkan. Selain membuat Anda menjadi tergantung dengan obat tersebut, efek yang terjadi dalam tubuh juga tidak baik. Sebab, usus tidak dirangsang untuk bekerja sendiri.

Nah, bila Anda mengalami sembelit, cobalah untuk minum air putih dalam jumlah banyak, 2-4 gelas. Anda juga bisa mengonsumsi pepaya. Sebab, pepaya mengandung papain yang dapat melunakkan feses. Kalau cara tersebut tidak berhasil, Anda juga masih bisa mencoba beberapa ramuan yang ditemukan ahli tanaman obat di bawah ini :

1. Daun wungu (Graptophyllum pictum (L). Griff)
Daun wungu (atau pada beberapa literatur disebut dengan daun ungu) mengandung alkaloid non toksik, glikosod, steroid, saponin, tanin dan lendir. Saponin inilah yang mempunyai efek sebagai pencahar ringan (mild laxative).

Cara memanfaatkannya : Daun wungu segar tujuh lembar, rebus dengan dua gelas air hingga jadi satu gelas. Saring kemudian minum.

2. Kejibeling (Strobilanthes crispus Bl)
Kejibeling mengandung berbagai bahan kimia seperti kalium, asam silikat, natrium, kalsium, serta beberapa senyawa lain. Di samping itu, kejibeling mempunyai efek pencahar dan diuretik, sehingga baik untuk penderita sembelit.

Cara memanfaatkannya : Setengah genggam daun keji beling segar dicuci hingga bersih. Kemudian rebus dengan dua gelas air sampai tersisa satu gelas. Saring dan minum.

3. Ketepeng Cina (Cassia alata L.)
Daun ketepeng cina mengandung zat samak serta bersifat sebagai laksatif. Selain itu, tanaman ini juga memiliki rasa pedas, hangat, insektisidal, obat cacing, obat kelainan kulit yang disebabkan oleh parasit kulit. Efek farmakologi terutama didapat dari daunnya.

Cara memanfaatkannya : Daun ketepeng cina muda dan segar sebanyak tujuh lembar dididihkan dengan dua gelas air hingga tersisa satu gelas. Angkat, saring, dan minum.

4. Lidah buaya (Aloe vera)
Selain bermanfaat untuk rambut dan mengobati luka, lidah buaya juga berfungsi sebagai pencahar. Getah daun lidah buaya merupakan perantara pembersih yang cukup kuat. Namun, kandungan pencahar yang cukup kuat pada lidah buaya, anthraquinone, terkadang dapat menimbulkan diare dan kram usus. Itu sebabnya, harus digunakan dengan hati-hati. Ada baiknya melakukan konsultasi dengan ahli herbal atau naturopati.

Selain itu, lidah buaya kaya dengan kandungan kimia seperti aloin, barbaloin, isobarbaloin, aloe-emodin, dan aloesin.

Cara memanfaatkannya : Separuh batang lidah buaya dicuci hingga bersih. Kemudian buang kulitnya. Isinya lantas dicincang, seduh dengan setengah cangkir air panas. Tambahkan satu sendok makan madu. Selagi hangat dimakan dua kali sehari. Catatan: Ramuan tersebut tidak diperuntukkan bagi wanita hamil, haid, dan penderita diare.

5. Mengkudu (Morinda citrifolia L.)
Buah mengkudu disebut sebagai buah ajaib. Sebab, banyak khasiat yang bisa didapat dari mengkudu atau buah pace ini. Buah mengkudu mengandung alkaloid triterpenoid. Selain itu. mengkudu juga mengandung morindon yang merupakan zat warna merah dan berkhasiat sebagai pencahar.

Cara memanfaatkannya : Dua buah mengkudu masak dicuci dan parut. Tambahkan sedikit garam. Aduk hingga rata. Lalu peras dengan kain. Minum dua kali sehari.

6. Temulawak (Curcuma xanthorriza)
Tanaman yang termasuk dalam keluarga Zingiberaceae ini mempunyai sifat agak pahit, antisembelit, antiradang, tonikum, diuretik, dan bakteriostatik. Efek tersebut didapat dari penggunaan rimpang, baik segar maupun dikeringkan.

Cara memanfaatkannya : Rimpang temulawak digiling halus bersama biji sesawi. Beri sedikit air. Peras, kemudian airnya diminum.

Atau, rimpang temulawak diiris ditambah dengan asam jawa dan gula jawa. Setelah itu tuangkan air mendidih, saring. Airnya kemudian diminum.

Catatan: Jika Anda mengalami sembelit secara terus menerus, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter.(kompas.com)

Tanaman Obat Untuk Atasi Sembelit

Pernah mengalami sembelit? Pastinya rasanya tidak nyaman dan perut terasa melilit. Sembelit sendiri jika dibiarkan berlarut bisa menyebabkan penyakit yang lebih parah lagi seperti kanker usus.

Sembelit umumnya dipicu karena kekurangan cairan pada tubuh atau dehidrasi, depresi dan juga aktivitas yang padat sehingga memicu stress. Gaya hidup dan pola makan yang tidak teratur juga penyebab sembelit. Makanan yang kurang serat sehingga menyebabkan feses menjadi keras serta susah buang air besar.

Untuk mengatasi sembelit, berikut ada beberapa ramuan tradisional dari tanaman obat yang bisa Anda gunakan:


* Lidah Buaya
Bahan:
- Lidah buaya 100 gram
- Madu 1 sdm
Cara membuatnya: Cuci Bersih dan iris kecil lidah buaya. Kemudian direbus dengan 200ml air sampai mendidih. Tambahkan madu. Minum selagi hangat dan lidah buaya bisa dimakan. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

* Temulawak
Bahan:
- Bubuk temulawak 10 gram
Cara membuatnya: Seduh bubuk temulawak dengan 200 ml air hangat dan minum secara teratu 2 kali sehari.

* Pepaya
Bahan:
- Pepaya 150 gram
Cara membuatnya: Cukup dimakan sebanyak 150 gram secara teratur 2 kali sehari.

* Bayam
Bahan:
- Bayam 1 ikat
- Madu
Cara membuatnya: Cuci Bersih Bayam dan bersihkan bagian akarnya, kemudian di blender atau giling hingga halus. Tambahkan Madu dan 150ml air. Saring dan peras. Kemudian minum 3 kali sehari sebanyak 150ml sekali minum.

* Nanas
Bahan:
- Nanas 200 gram
- Pepaya 300 gram
Cara membuatnya: Cuci Bersih papaya dan nanas, kemudian di blender hingga halus dan masukkan 200 ml air. Minum setiap hari.

Semoga bermanfaat. (Berbagai sumber)