Jenis-jenis dan Manfaat Madu bagi kesehatan

Jenis-jenis dan Manfaat Madu bagi kesehatan

Jenis-jenis dan Manfaat Madu bagi kesehatan - Madu adalah makanan yang mengandung aneka zat gizi seperti karbohidrat, protein, asam amino, vitamin, mineral, dekstrin, pigmen tumbuhan dan komponen Aromatik. Khasiat dan manfaat madu telah dikenal sejak zaman Mesir Kuno. Bahkan Ratu Cleopatra telah memanfaatkannya untuk merawat kesehatan dan kecantikannya.

Tradisi orang Jepang adalah meminum madu setiap malam agar bangun tidur dalam keadaan segar dan sehat. Selain itu masih ada pandangan yang salah atau keliru tentang kualitas madu. Ada yang menganggap bahwa madu asli yang baik adalah yang menimbulkan letusan ketika tutupnya dibuka atau yang tidak dikerumuni semut. Justru madu tersebut telah rusak terfermentasi oleh enzim dan mengarah kepada terjadinya gas dan alkohol itulah sebabnya semut tidak mau mendekatinya.

Pada saat ini masyarakat lebih mengenal madu Arab, madu Kalimantan atau madu Sumbawa. Padahal mutu dan kualitas madu sangat tergantung pada asal nektar bunga yang dihisap oleh lebah. Sehingga penamaan yang lazim dikenal saat ini adalah bukan hanya lagi dari asal tempat diproduksi, tetapi dari asal nektar seperti Madu Bunga Randu, Madu Bunga Kopi, Madu Bunga Klengkeng, Madu Bunga Rambutan, Madu Aneka jenis bunga, Madu Bunga Durian, Madu Bunga Kelapa, dsb. Masing-masing madu dari aneka jenis tumbuhan ini memiliki aroma yang khas dan khasiat yang berbeda-beda.

Kandungan Madu

Dari hasil penelitian ahli Gizi dan pangan ,madu mengandung karbohidrat yang paling tinggi diantara produk ternak lainnya susu, telur, daging, keju dan mentega sekitar (82,3% lebih tinggi).

Dari hasil penelitian terbaru ternyata zat-zat atau senyawa yang ada di dalam madu sangat komplek yaitu mencapai 181 jenis.

Setiap 100 gram madu murni bernilai 294 kalori atau perbandingan 1000 gram madu murni setara dengan 50 butir telur ayam atau 5.675 liter susu atau 1680 gram daging.

Salah satu keunikan madu adalah karena madu mengandung zat antibiotik. Hal itu hasil penelitian Peter C Molan (1992), peneliti dari Departement of Biological Sciences, University of Waikoto , Selandia Baru. Menurutnya Madu terbukti mengandung zat antibiotik yang aktif melawan serangan berbagai kuman patogen penyebab penyakit.

Selain itu juga peneliti dari Departement of Biochemistry, Faculty of Medicine, University of Malaya di Malaysia, Kamaruddin (1997) juga menyebutkan bahwa di dalam madu terkandung zat anti mikrobial, yang dapat menghambat penyakit.

Beberapa penyakit infeksi oleh berbagai patogen yang dapat dicegah dan disembuhkan dengan minum madu secara teratur diantaranya: Infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), batuk, demam, penyakit luka tukak lambung, infeksi saluran pencernaan dan penyakit kulit.

Madu memiliki komponen kimia yang memiliki efek koligemik yakni asetilkolin. Asetilkolin berfungsi untuk melancarkan peredaran darah dan mengurangi tekanan darah. Gula yang terdapat dalam madu akan terserap langsung oleh darah sehingga menghasilkan energi secara cepat bila dibandingkan dengan gula biasa.

Disamping kandungan gulanya yang tinggi (fruktosa 41,0%; glukosa 35%; sukrosa 1,9%) madu juga mengandung komponen lain seperti tepung sari dan berbagai enzim pencernaan. Madu juga mengandung berbagai vitamin seperti vitamin A, B1, B2, mineral seperti kalsium, natrium, kalium, magnesium, besi, juga garam yodium bahkan radium. Selain itu madu juga mengandung antibiotik dan berbagai asam organik seperti asam malat, tartarat, sitrat, laklat dan oksalat. Karena itu madu sangat tinggi sekali khasiatnya.

Khasiat dan Manfaat Madu

Manfaat Madu bagi kesehatan secara umum
  • Sebagai anti oksidan,
  • Melembabkan wajah,
  • Mengobati jerawat,
  • Menghilangkan flek-flek hitam,
  • Dioleskan dibibir sebagai pelembab /pencegah bibir kering,
  • Dipergunakan untuk ramuan pembalseman untuk mengawetkan Mummi Raja-raja Mesir Kuno,
  • Memperlancar pernapasan dan memperkuat detak jantung.

Madu dapat dikonsumsi oleh segala tingkatan, dari mulai Janin hingga Orang tua.
  • Janin :
    Manfaat madu bagi janin adalah memperkuat yang lemah dalam kandungan (rahim).
  • Manfaat madu Ibu Hamil :
    Menjaga stamina dan kesehatan selama mengandung bayi dan membantu asupan gizi yang tinggi bagi pertumbuhan janin yang sehat selama dalam kandungan.
  • Madu untuk Bayi :
    Membantu perkembangan otak bayi, karena setiap harinya otak terus berkembang sampai dengan usia 5 tahun. Untuk itu ia membutuhkan gizi yang tinggi. Pertumbuhan dan perkembangan otak sangat terkait dengan kecerdasan pikiran (IQ) dan kecerdasan mental (EQ).
  • Manfaat madu untuk Anak-anak : Membantu agar nafsu makan meningkat (adanya unsur vitamin B yang lengkap dalam madu), sehingga anak tumbuh sehat, lincah dan riang serta tahan penyakit.
  • Remaja :
    Manfaat dan Khasiat madu pada remaja membuat tumbuh sangat cepat, gizi yang baik dan teratur akan membuat pertumbuhan tubuh menjadi sempurna.
  • Manfaat madu bagi orang dewasa :
    Tingkat kelelahan dan pekerjaan yang menumpuk mengakibatkan stres, sehingga tubuh menjadi lemah dan mudah terserang penyakit. Dalam hal ini para pekerja pabrik yang bekerja keras seharian penuh tanpa zat gizi yang memadai, rawan terjangkiti penyakit seperti tipus, radang, serta infeksi bakteri lainnya. Maka madu adalah asupan tambahan terbaik.
  • Manfaat Madu untuk Lanjut Usia :
    Madu adalah makanan terbaik yang sangat diperlukan bagi manula, karena madu adalah sumber energi dan gizi yang dapat diserap langsung oleh tubuh, dimana pada usia tersebut organ pencernaan kita sudah mulai berkurang fungsinya.

Jenis-jenis madu dan khasiatnya :
  1. Madu Bunga Kapuk Randu,
    Madu bunga kapuk randu berkhasiat Meningkatkan nafsu makan, meningkatkan daya tahan tubuh, mengobati sariawan, mengobati luka bakar (dioles pada bagian yang luka) dan memperlancar fungsi otak.
  2. Madu Karet,
    Manfaat madu karet adalah berkhasiat Meningkatkan daya tahan tubuh, mengobati keputihan, mengobati gatal-gatal, mengobati alergi, memperlancar fungsi otak dan mengobati luka bakar (dioles pada bagian yang luka).
  3. Madu Bunga Kopi,
    Manfaat madu bunga kopi Meningkatkan daya tahan tubuh, membuat  tidur nyenyak, memperlancar fungsi otak dan mengobati luka bakar (dioles pada bagian yang luka).
  4. Madu Bunga Klengkeng,
    Madu bunga klengkeng berkhasiat Meningkatkan daya tahan tubuh, memperlancar urin berkemih, memperkuat fungsi ginjal, mengobati sakit pinggang, mempercepat penyembuhan luka operasi, memperlancar fungsi otak dan mengobati luka bakar (dioles pada bagian yang luka).
  5. Madu Bunga Durian,
    Manfaat madu bunga durian Meningkatkan daya tahan tubuh, menghilangkan rasa mual, membuat enak tidur, memperlancar fungsi otak dan mengobati luka bakar (dioles pada bagian yang luka).
  6. Madu Bunga Rambutan,
    Madu bunga rambutan berkhasiat Meningkatkan daya tahan tubuh, memperlancar urin, memperkuat fungsi ginjal, mengobati sakit pinggang, memperlancar fungsi otak, mengobati sakit maag dan mengobati luka bakar (dioles pada bagian yang luka).
  7. Madu Bunga Apel / Jambu Air,
    Madu bunga apel atau jambu air berkhasiat Meningkatkan daya tahan tubuh, menghilangkan rasa mual,  memperkuat kandungan bagi ibu hamil,  memperlancar fungsi otak, membuat enak tidur dan mengobati luka bakar (dioles pada bagian yang luka).
  8. Madu Bunga Mangga,
    Manfaat madu mangga Meningkatkan daya tahan tubuh, menghilangkan rasa mual, memperkuat kandungan bagi ibu hamil, memperlancar fungsi otak dan mengobati luka bakar (dioles pada bagian yang luka).
  9. Madu Bunga Kaliandra,
    Madu bunga Kaliandra berkhasiat Meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan hormon, memperlancar  pencernaan, mengobati darah tinggi, membuat enak tidur dan mengobati luka bakar (dioles pada bagian yang luka).
  10. Madu Lokal/Madu Multiflora/Madu Hutan,
    Madu Hutan berkhasiat Meningkatkan daya tahan tubuh, mengobati darah tinggi, darah rendah, membuat enak tidur, mengobatireumatik, memperlancar fungsi otak dan mengobati luka bakar (dioles pada bagian yang luka).
  11. Madu Bunga Mahoni/Jambu Mente,
    Madu Bungan Mahoni berkhasiat Meningkatkan daya tahan tubuh, mengobati sakit malaria, mengobati keputihan bagi wanita, memperlancar fungsi otak, mengobati luka bakar (dioles pada bagian yang luka) dan  mengobati asam urat.
  12. Madu Pollen (Madu + Tepungsari Bunga),
    Madu Pollen berkhasiat Meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan  hormon, menyuburkan peranakan, mengobati keputihan bagi wanita, menghaluskan muka dan menghilangkan jerawat (dioles pada bagian muka) serta menjadikan kulit muka tidak berkeriput, menghilangkan rasa letih yang berkepanjangan, memperlancar fungsi otak, mengobati penyakit darah tinggi dan jantung.
  13. Madu Super (Madu + Tepungsari Bunga + Royal Jelly),
    Madu Super berkhasiat Meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan hormon, menyuburkan peranakan bagi wanita, sangat cocok dikonsumsi bagi pria dewasa, mengobati penyakit darah tinggi dan jantung, mengobati sel tubuh yang rusak, mempercepat penyembuhan operasi, mengendurkan bagian syaraf yang tegang, menghilangkan rasa letih yang berkepanjangan dan memperlancar fungsi otak.
  14. Royal Jelly,
    Royal Jelly berkhasiat Meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan produksi hormon, menyuburkan peranakan, mengobati darah tinggi, darah rendah, memperlancar urin, memperkuat fungsi ginjal, mengobati sakit pinggang, mempercepat penyembuhan luka operasi, mengendurkan bagian syaraf yang tegang, mengobati organ tubuh yang rusak, menghilangkan rasa letih yang berkepanjangan, memperlancar fungsi otak dan dapat dikonsumsi penderita diabetes.
  15. Tepungsari Bunga (Bee Pollen),
    Tepungsari bunga atau bee pollen berkhasiat Meningkatkan daya tahan tubuh, memperlambat proses penuaan dan menghaluskan kulit muka, menurunkan kolesterol, memperlancar fungsi pencernaan, mengobati asma dan dapat dikonsumsi penderita diabetes.

Jenis-jenis Madu lainnya : Kualitas madu umumnya ditentukan dari asal bunga seperti Mix Flower (Aneka bunga hutan), Madu Bunga Klengkeng, Madu bunga Kopi, Madu Bunga Rambutan, Madu bunga Kapuk dsb.



Tanda-tanda Penyakit Alzheimer yang harus diketahui

Tanda-tanda Penyakit Alzheimer yang harus diketahui

Sering kali kita mendengar penyakit Alzheimer, Apa sebenarnya pengertian Alzheimer itu? Apa tanda-tanda penyakit Alzheimer? Mengutip dari Wikipedia.org Alzheimer merupakan sejenis sindrom dengan apoptosis sel-sel otak pada saat yang hampir bersamaan, sehingga otak tampak mengerut dan mengecil. Alzheimer juga dikatakan sebagai penyakit yang sinonim dengan orang tua.

Nama penyakit ini berasal dari nama dr. Alois Alzheimer. Dokter tersebut menemukan penyakit ini pada tahun 1906 pada jaringan otak seorang wanita yang telah meninggal akibat gangguan mental yang belum pernah ditemui sebelumnya.

Risiko untuk mengidap Alzheimer, meningkat seiring dengan pertambahan usia. Bermula pada usia 65 tahun, seseorang mempunyai risiko lima persen mengidap penyakit ini dan akan meningkat dua kali lipat setiap lima tahun, kata seorang dokter. Menurutnya, sekalipun penyakit ini dikaitkan dengan orang tua, namun sejarah membuktikan bahwa penyakit pertama yang dikenal pasti menghidap penyakit ini ialah wanita dalam usia awal 50-an.

Penyakit Alzheimer paling sering ditemukan pada orang tua berusia sekitar 65 tahun ke atas. Di negara maju seperti Amerika Serikat saat ini ditemukan lebih dari 4 juta orang usia lanjut penderita penyakit Alzheimer. Angka ini diperkirakan akan meningkat sampai hampir 4 kali pada tahun 2050. Hal tersebut berkaitan dengan lebih tingginya harapan hidup pada masyarakat di negara maju, sehingga populasi penduduk lanjut usia juga bertambah. Sedangkan di Indonesia diperkirakan terdapat sedikitnya 1 juta penderita Alzheimer di tahun 2013.

Tanda dan gejala penyakit Alzheimer ini salah satunya adalah pikunan. Walaupun belum ditemukan penyebab utamanya, alzheimer dapat menunjukkan gejala sejak usia muda.

Berikut ini tanda-tanda penyakit alzheimer yang penting diketahui agar bisa membantu mendiagnosis secara lebih cepat :

1. Kehilangan memori

Setiap orang mungkin saja melupakan suatu percakapan secara rinci, tapi orang dengan alzheimer akan melupakan apa yang baru saja terjadi atau apa yang baru diucapkannya. Hilangnya ingatan ini tidak konsisten. Orang dengan alzheimer mungkin saja lupa nama anjingnya satu hari dan mengingatnya kembali esok harinya.

2. Agitasi dan perubahan suasana hati

Orang dengan alzheimer akan tampak cemas dan gelisah, bisa saja ia bergerak terus menerus dan cepat, marah di tempat tertentu atau menjadi terpaku pada detail tertentu. Agitasi merupakan hasil dari rasa takut, bingung, kelelahan dan kewalahan untuk mencoba memahami dunia yang sudah tidak masuk akal menurutnya. Selain itu perubahan suasana hati yang cepat terjadi dan tidak beralasan bisa terjadi.

3. Gangguan dalam membuat keputusan dan menggunakan uang

Penderita alzheimer akan mulai membuat keputusan yang tampak konyol, tidak bertanggung jawab atau bahkan tidak pantas. Kondisi ini bisa terjadi pada penggunaan pakaian yang salah atau berperilaku seperti masa lalu. Selain itu akan mengalami kesulitan dalam pemikiran abstrak misalnya menggunakan uang, membayar tagihan atau mengelola anggaran.

4. Kesulitan melakukan tugas-tugas ringan dan berkomunikasi

Penderita akan menghabiskan waktu lebih lama untuk menyelesaikan tugas ringan, yang mungkin dulu bisa dilakukannya berkali-kali. Terkadang penderita kesulitan untuk berkomunikasi, sehingga berhenti ditengah-tengah pembicaraan dan tidak tahu bagaimana melanjutkannya.

5. Sering lupa

Seringkali lupa dimana ia meletakkan barang seperti kunci mobil atau remote tv, dan secara rutin barang-barang ini ditemukan di tempat yang tidak biasa atau aneh. Selain itu juga mengalami disorientasi waktu dan tempat, seperti lupa tanggal atau bahkan tempat tinggalnya sendiri. Serta kadang lupa apakah dirinya sudah makan atau belum.

6. Sering mengulangi ucapan atau tindakannya

Sering terjadi pengulangan kata-kata, pernyataan, pertanyaan atau kegiatan merupakan ciri khas dari alzheimer. Terkadang perilaku ini dipicu oleh kecemasan, kebosanan atau takut pada lingkungan, sehingga berupaya untuk mendapatkan kenyamanan, keamanan atau keakraban.

7. Menarik diri

Alzheimer bisa menajdi penyakit kesepian dan mengisolasi yang dapat mengakibatkan kurangnya minat terhadap kegiatan di sekitar keluarga atau teman-temannya. Hal ini kemungkinan karena penderita merasa malu terhadap perubahan yang terjadi, sehingga cenderung menghindari situasi sosial. Kondisi ini memungkinkannya untuk kehilangan motivasi yang dapat mengarah pada depresi.

8. Tidak dapat mengenali anggota keluarga dan teman

Orang dengan alzheimer lambat laun hanya akan mengenali nama satu orang saja dan melupakan orang lain, bahkan dirinya sendiri. Nama yang diingat biasanya berhubungan dengan memori masa lalunya.

9. Kehilangan kemampuan motorik dan sentuhannya

Kondisi ini akan mempengaruhi keterampilan motorik halusnya dan gejala sensoriknya, sehingga mengganggu kemampuan seseorang seperti memakai baju, memencet tombol atau menggunakan sendok garpu dan sering mengalami mati rasa.

10. Tidak memperhatikan kebersihan dan perawatan tubuh

Seiring berjalannya penyakit tersebut, maka seseorang akan sering lupa menyikat gigi, mandi, ganti pakaian, menggunakan toilet atau bahkan mungkin tidak ingat mengapa seseorang perlu mandi.

11. Delusi dan paranoia

Pada beberapa orang mungkin akan mengalami kecurigaan yang tampak irasional, misalnya mengalami halusinasi untuk melihat, mendengar, mencium atau merasakan sesuatu yang tidak ada. Kecurigaan yang berlebihan ini bisa membuat seseorang menjadi agresif secara fisik atau verbal.

12. Bersifat kekanak-kanakan

Para ahli mengungkapkan ada kecenderungan orang dengan alzheimer akan menjadi ketergantungan pada individu tertentu dan akan terus menerus mengikuti orang tersebut seperti layaknya bayangan. Selain itu beberapa tingkah lakunya akan seperti anak-kecil yang tidak bisa sendiri atau minta selalu ditemani bahkan untuk ke kamar mandi.

Penyebab dan gejala Anemia yang harus diwaspadai

Penyebab dan gejala Anemia yang harus diwaspadai


Penyebab anemia banyak yang tidak diketahui oleh banyak orang. Jarang sekali orang menyadari jika dirinya terkena anemia. Anemia banyak terjadi pada wanita. Hal itu dikarenakan setiap bulannya, wanita akan mengeluarkan darah kotor yang bisa menyebabkan kadar hemoglobin atau sel darah merah di dalam tubuhnya menjadi menurun.

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa, jarang sekali ada orang yang mau mengecek kadar hb nya di paramedis. Yang sering mengecek kada hb di dalam tubuh adalah ibu hamil. Namun ibu hamil saat ditanya, apakah saat gadis sering melakukan tes hb maka jawabannya banyak yang tidak. Wanita rentan sekali terkena anemia. Jangan menganggap remeh anemia karena anemia bisa menyebabkan dampak yang serius bagi kesehatan.

Pengertian Anemia

Banyak yang sering mendengar kata anemia, namun tahukah anda apa itu penyakit anemia?. Penyakit anemia adalah penyakit kekurangan sel darah merah arau hemoglobin yang disebabkan oleh kurangnya kadar hb di dalam tubuh atau bisa juga dikarenakan rusaknya sel darah merah di dalam tubuh. Sel darah merah yang berfungsi sebagai pembawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh menjadi terganggu karena kurangnya jumlah sel darah merah tersebut.

Bahaya Anemia

Akibat dari kinerja sel darah merah yang terganggu itu, seseorang yang menderita anemia akan mengalami kekurangan oksigen di dalam tubuhnya. Padahal oksiegn tersebut bermanfaat untuk menghasilkan energi. Tidak mengherankan jika banyak gejala anemia yang menunjukkan cepat lelah, lesu, lemas, pucat ( karena sel darah merah kurang ), gelisah bahkan juga sesak nafas.

Penyebab Anemia

Selama ini penyebab anemia tidak diketahui banyak orang. Bahkan gejala anemia pun banyak yang tidak disadari oleh banyak orang.
Berikut ini berbagai macam penyebab anemia di dalam diri seseorang :

    1. Kurangnya Zat Besi

Kekurangan zat besi adalah penyebab utama seseorang terkena anemia. Anemia disebabkan oleh kurangnya sel darah merah di dalam tubuh.Zat besi adalah zat yang bisa memproduksi sel darah merah, oleh sebab itulah kekurangan zat besi bisa mengakibatkan produktivitas sel darah merah menjadi menurun. Banyak yang tidak tahu jika tubuhnya kekurangan zat besi, akibatnya dia akan mudah sekali terkena anemia.

    2. Tubuh Tidak Bisa Menyerap Zat Besi

Banyak orang menganggap jika dirinya tidak kekurangan zat besi dikarenakan dirinya selalu mengkonsumsi suplemen penambah darah dan juga mengkonsumsi berbagai macam makanan yang mengandung zat besi. Namun setelah dicek, ternyata kadar hb atau sel darah merahnya sangat rendah. Orang tersebut bingung, mengapa kadar hbnya masih rendah padahal asupan zat besi selalu dia penuhi.

Salah satu jawaban yang bisa menjawab pertanyaan tersebut adalah tubuh tidak bisa menyerap zat besi. Tubuh malah mengikat zat besi sehingga menyebabkan zat besi tidak dapat terserap di dalam tubuh. Oleh sebab itu mengkonsumsi zat besi tidak boleh bersamaan dengan makanan dan minuman yang mengikat zat besi. Berikut ini berbagai macam golongan makanan dan minuman yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan zat besi :
  • Polifenol. Golongan ini ada di berbagai macam sayuran, bumbu seperti bawang merah, cabai, paprika dan minuman seperti kopi dan juga teh. Saat anda mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak zat besi, sangat tidak dianjurkan setelahnya memakan makanan dan minuman dalam golongan tersebut. Berilah jeda selama satu jam setelah memakan makanan yang mengandung zat besi. Jeda tersebut berfungsi untuk membuat tubuh bisa menyerap zat besi secara sempurna.
  • Asam fitrat. Golongan ini ada pada gandum utuh, kacang-kacangan, nasi dan berbagai macam olahan kacang-kacangan. Mengkonsumsi sumber zat besi misalnya sayur bayam tidak boleh dicampurkan dengan bahan masakan dalam golongan tersebut.
  • Asam oksalat. Makanan dan minuman dalam golongan asam oksalat akan mudah sekali mengikat zat besi, akibatnya makanan dan minuman zat besi yang dikonsumsi justru akan diikat melalui makanan ini. Golongan asam oksalat ini adalah wortel, teh hitam, kopi, cokelat dan juga ubi manis.

    3. Pembentukan Sel Darah Merah Berkurang

Di dalam tubuh ada kalanya pembentukan sel darah merah berkurang sehingga jumlah eritrosit di dalam tubuh menjadi sedikit. Kondisi ini bisa terjadi pada seseorang yang mengalami anemia jenis aplastik.

    4. Umur Eritrosit Pendek

Umur eritrosit yang pendek dikarenakan adanya penghancuran sel darah merah yang berlebihan, penghancuran sel darah merah itu ada di dalam sumsum tulang belakang manusia. Jika sudah dihancurkan, eritrosit pun jumlahnya akan berkurang sehingga anemia akan muncul.

    5. Pendarahan

Pendarahan yang terjadi bisa menyebabkan seseorang bisa terkena anemia. Pendarahan itu sering menyerang wanita. Wanita yang memiliki hormon tidak normal bisa terkena pendarahan. Pendarahan itu bisa muncul saat wanita stress atau hormon estrogennya meningkat. Tidak hanya itu saja, pendarahan juga bisa terjadi saat seseorang mengalami kecelakaan. Kecelakaan yang mengeluarkan banyak darah bisa menyebabkan seseorang terkena anemia.

    6. Kelainan Antibodi

Salah satu hal yang bisa menyebabkan seseorang terkena anemia adalah kelainan antibodi. Atibodi yang seharusnya bisa melindungi sel darah merah justru akan menghancurkan sel darah merah di dalam tubuh. Akibat banyaknya sel darah merah yang dihancurkan oleh antibodi tersebut membuat orang itu akan mengalami anemia. Kelainan antibodi yang menyebabkan anemia ini kasusnya sebanyak 20 persen di Indonesia.

    7. Menstruasi

Wanita normal selama sebulan sekali akan mengalami dan kedatangan tamu setiap bulannya. Hal itu adalah hal wajar. Ada wanita yang pola menstruasinya teratur namun ada pula wanita yang memiliki pola menstruasi yang tidak teratur. Selain itu volume darah kotor yang dikeluarkan antara wanita satu dengan wanita yang lainnya pun berbeda. Hal-hal yang berkaitan dengan menstruasi adalah :
  • Ada wanita yang mengeluarkan banyak darah kotor namun ada pula yang hanya mengeluarkan darah kotor sedikit.
  • Darah kotor yang keluar setiap bulannya bisa menyebabkan seorang wanita mengalami penurunan zat besi, semakin banyak volume darah yang dikeluarkan, semakin banyak pula zat besi yang dikeluarkan.
  • Oleh sebab itu penting bagi wanita saat menstruasi memakan makanan yang kaya akan zat besi, tidak hanya itu saja suplemen zat besi pun juga diperlukan untuk mengganti zat besi yang hilang.
  • Saat menstruasi sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi kopi dan teh, hal itu dikarenakan kandungan kafein di dalam teh dan kopi tersebut bisa membuat penyerapan zat besi tidak bisa sempurna dikarenakan sifat kafein adalah mengikat zat besi.

    8. Melahirkan

Saat melahirkan seorang wanita akan kekurangan banyak darah di dalam tubuhnya. Wanita yang sehabis melahirkan akan mengalami anemia dikarenakan darahnya banyak berkurang untuk melahirkan. Oleh sebab itulah wanita yang sehabis melahirkan akan diberikan suplemen tambah darah untuk mengganti zat besi dan sel darah merah yang dikeluarkan saat melahirkan.

    9. Operasi

Tindakan medis berupa operasi bisa membuat seseorang terkena anemia. Saat seseorang melakukan operasi dia akan mengeluarkan banyak darah sehingga zat besi akan ikut keluar saat tindakan operasi tersebut.

    10. Mimisan

Anak yang mengalami gangguan sistem imun akan sering mengalami mimisan. Mimisan pada anak adalah hal wajar selama tidak disertai dengan pusing, kejang dan juga pingsan. Mimisan yang berkelanjutan bisa menyebabkan anemia pada anak.

   11.  Pecahnya Pembuluh Darah

Pembuluh darah yang pecah disebabkan oleh penyakit kronis seperti penyakit jantung dan juga stroke. Penyakit tersebut akan mengalami penyumbatan dan pengerasan pembuluh darah. Seseorang yang terkena penyakit stroke dan jantung tidak boleh jatuh atau terbentur sesuatu. Jika sampai terbentur sesuatu, pembuluh darah yang mengalami penyumbatan dan pengerasan bisa pecah. Tak heran penderita stroke dan jantung sehabis jatuh atau terbentur akan mengalami pendarahan. Saat terjadi pendarahan itulah pembuluh darah sudah pecah. Pecahnya pembuluh darah bisa menyebabkan kekurangan zat besi karena zat besi ikut keluar bersama darah yang keluar.

   12. Ambeien

Ambeien adalah salah satu penyakit yang bisa mengeluarkan darah saat digunakan untuk BAB. Darah yang dikeluarkan tersebut bisa menyebabkan penderita ambeien terkena anemia. Apalagi jika ambeien tersebut tidak segera diobati, pendarahan akan semakin banyak dan membuat terkena anemia.

    13. Kekurangan Nutrisi

Selain zat besi ada berbagai macam nutrisi yang bisa berguna untuk memproduksi sel darah merah di dalam tubuh. Orang yang tidak bisa mencukupi berbagai nutrisi tersebut bisa membuatnya terkena anemia. Berikut ini berbagai macam nutrisi yang harus dicukupi agar terhindar dari anemia :
  •     Vitamin B12. (baca : Makanan yang mengandung B12)
  •     Asam folat. (baca : Makanan yang mengandung asam folat tinggi)
  •     Vitamin C (baca : Makanan yang mengandung vitamin C).

    14. Penyakit Tertentu

Ada jenis penyakit tertentu yang bisa menyebabkan penghancuran atau kerusakan sel darah merah di dalamnya. Berikut ini berbagai macam penyakit yang bisa membuat kehancuran atau kerusakan sel darah merah di dalam tubuh :
  •     Pembesaran organ limpa.
  •     Penyakit sel sabit.
  •     Penyakit kelainan hb C.
  •     Penyakit kelainan hb S-C.
  •     Penyakit kelainan hb E.
  •     Talasemia.
  •     Sferositosis herediter.
  •     Elliptositosis herediter.
  •     Ulkus peptikum.

    15. Polip Di Saluran Pencernaan

Adanya luka di pencernaan bisa menyebabkan anemia, hal itu dikarenakan luka di pencernaan tersebut bisa membuat asupan zat besi tidak bisa terserap secara sempurna.

    16. Kelainan Sumsum Tulang Belakang

Di bagian tulang belakang seseorang terdapat sumsum, kelainan sumsum pada tulang belakang tersebut bisa membuat seseorang terkena anemia. Penyebabnya adalah sumsum tulang belakang tidak bisa memproduksi sel darah merah secara normal. Kelainan sumsum itu bisa terjadi pada anemia aplastik. Anemia aplastik disebabkan oleh hal-hal di bawah ini :
  1.     Terkena bahan kimia.
  2.     Antibiotik.
  3.     Virus.

   17. Kurangnya Protein Hewani

Protein hewani bisa membuat produksi sel darah merah menjadi meningkat. Protein juga bisa menyerap zat besi di dalam tubuh. Kekurangan protein bisa membuat seseorang terkena anemia karena rendahnya jumlah protein yang masuk di dalam tubuh.

    18. Diet Ketat

Wanita suka memperhatikan penampilan dan suka mengabaikan kesehatannya. Banyak wanita yang melakukan diet rendah protein dan tinggi serat. Diet itu bisa menyebabkan wanita mengalami anemia dikarenakan kurangnya jumlah protein yang masuk di dalam tubuh. Tidak hanya itu saja, ada jenis sayuran diet yang bisa menghambat penyerapan zat besi.

    19. Obat Tertentu

Mengkonsumsi obat tertentu juga bisa menyebabkan seseorang mudah terkena anemia. Berikut ini berbagai jenis obat yang bisa menghambat penyerapan zat besi dan juga mengurangi zat besi di dalam tubuh :
  • Obat maag. Obat maag dikenal dengan nama antasida. Antasida bisa menganggu penyerapan zat besi di dalam tubuh. Hal tiu diokarenakan obat maag bisa mengurang produksi asam lambung di dalam lambung. Agar makanan bisa diserap, kandungan zat besi yang dimakan oleh tubuh harus dipaparkan oleh asam lambung. Akibatnya zat besi pun tidak bisa terserap.
  • Ibuprofen dan aspirin. Kedua jenis pbat tersebut bisa membuat pendarahan dalam pencernaan. Kedua obat ini disebut dengan obat anti inflamasi non steroid. Efek obat ini adalah menimbulkan timbulnya luka di dalam lambung. Jika lambung terluka terus menerus, akan menyebabkan anemia.

    20. Donor Darah

Orang yang habis mendonorkan darahnya bisa membuat orang tersebut terkena anemia. Anemia itu dikarenakan sel darah merahnya telah didonorkan ,melalui transfusi. Oleh sebab itu orang yang habis mendoronorkan darahnya di PMI akan mendapatkan berbagai macam makanan dan minuman yang mengandung banyak zat besi.

    21. Infeksi

Ada jenis infeksi yang menyebabkan seseorang terkena anemia. Infeksi tersebut adalah infeksi cacing tambang. Cacing tambang ada di dalam usus manusia. Manusia banyak yang tidak sadar saat terkena infeksi ini, penyebabnya adalah gejala dari infeksi ini tidak bisa diketahui secaar pasti. Berikut ini penyebab infeksi cacing tambang bisa menyebabkan anemia :
  • Cacing tambang bisa menyerap sel darah merah dan juga mencerna sel darah merah yang didapatnya dari dinding usus halus.
  • Cacing tambang juga menyebabkan seseorang kehilangan nafsu makannya. Jika nafsu makan menurun, nutrisi dan zat besi yang masuk ke dalam tubuh sedikit.
  • Kekurangan nutrisi dan zat besi bisa menyebabkan seseorang terkena anemia. Tidak hanya itu saja, berat badan pun bisa menurun drastis dan juga mudah terkena gejala-gejala anemia.

    22. Alkoholrisme

Suka mengkonsumsi alkohol adalah salah satu hal yang bisa menyebabkan seseorang terkena anemia. Hal itu dikarenakan alkohol bisa meracuni sumsum tulang belakang sehingga produksi sel darah merah akan menjadi berkurang atau terganggu.

    23. Penyakit Ginjal

Penyebab anemia yang lainnya adalah penyakit ginjal, orang yang terkena penyakit ginjal bisa menyebabkan terkena anemia. Alasannya adalah sebagai berikut ini :
  • Ginjal akan melepaskan hormon eritropoietin. Hormon ini bermanfaat dalam membantu sumsum tulang belakang untuk memproduksi sel darah merah.
  • Orang yang mengalami gagal ginjal pelepasan hormon eritropoietin menjadi berkurang.
  • Pelepasan hormon yang berkurang juga membuat produksi sel darah merah menjadi berkurang. Hal itu bisa menyebabkan seseorang terkena anemia.

   24. Pengobatan Kanker

Berbagai macam pengobatan yang dilakukan oleh survivor kanker bisa membuat survivor tersebut mengalami anemia. Hal itu dikarenakan pengobatan kanker dan obat kanker bisa merusak sel darah merah di dalam tubuh. Pengobatan kanker yang bisa menyebabkan survivornya terkena anemia adalah kemoterapi dan juga radiasi. Kemoterapi dan radiasi bisa membuat sel darah merah menjadi rusak karena obat kemoterapi dosis tinggi serta radiasi yang membuat tubuh survivor kanker mengalami paparan dengan sinar radiasi yang mengandung banyak bahan kimia di dalamnya.

    25. Bentuk Sel Darah Merah

Penderita anemia hemolitik mengalami bentuk sel darah merah yang mudah pecah. Karena sel darah merah yang mudah pecah, sel darah merah tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Oleh sebab itulah, sel darah merah yang mudah pecah dan tidak menjalankan fungsinya dengan baik bisa membuat seseorang terkena anemia hemolitik.

Gejala Anemia Yang Harus Diwaspadai

Gejala anemia bisa dirasakan oleh penderitanya. Kkita harus paham dengan tubuh kita sendiri, saat tubuh kita mengalami gejala-gejala yang tidak nyaman. Sebaiknya kita mencari tahu ada apa dengan tubuh kita ini. Berikut ini berbagai macam gejala dari penyakit anemia :
  1. Pucat. Penderita anemia akan memiliki wajah pucat. Tidak hanya itu saja, untuk mengetahui apakah seseorang terkena anemia atau tidak bisa dilihat dari kelopak matanya. Orang dengan penderita anemia akan memiliki kelopak mata bawah yang pucat. Biasanya warna kelopak mata bawah akan memiliki warna yang merah merekah. Warna merah itu dikarenakan sel darah merah yang cukup di dalam tubuh.
  2. Mudah Lelah. Mudah lelah adalah salah satu indikasi seseorang terkena anemia. Namun tidak hanya anemia saja yang ditandai dengan mudah lelahnya seseorang. Ada penyakit lain yang juga ditandai dengan mudah lelah. Misalnya saja diabetes. Orang yang anemia akan merasakn lesu, lemas dan mudah lelah meski tidak melakukan aktivitas fisik berat. Mudah lelah itu bia terjadi selama satu bulan berturut-turut atau bahkan lebih. Mudah lelah ini diakibatkan oleh kurangnya asupan oksigen di seluruh tubuh.
  3. Mual. Orang yang terkena anemia akan merasakan mual saat pagi hari, terutama saat bangun dari tempat tidurnya.
  4. Pusing. Orang yang menderita anemia akan mengeluhkan pusing pada bagian kepalanya. Pusing itu tidak hanya terjadi sekali, namun bisa juga berkali-kali. Dalam sehari pusing bisa terjadi sebanyak dua kali. Pusing itu diakibatkan oleh kurangnya oksigen di dalam otak dikarenakan jumlah sel darah merah yang tidak normal atau terlalu sedikit.
  5. Kuku Pucat. Menderita anemia juga bisa dilihat dari bagian ujung kukunya. Jika ujung kuku pucat, bisa dikatakan bahwa orang tersebut menderita anemia. Orang yang memiliki sel darah merah cukup, kukunya akan terlihat merah merekah.
  6. Telapak Tangan Pucat. Bagian lain yang menandakan jika terkena anemia adalah bagian telapak tangan. Telapak tangan penderita anemia akan berwarna pucat sedangkan orang yang memiliki sel darah merah cukup akan memiliki telapak tangan yang kemerah-merahan.
  7. Wajah Pucat. Orang yang anemia juga akan memiliki wajah yang pucat ditunjang dengan lesu dan lemasnya tubuh penderita anemia. Wajah yang pucat tidak hanya ditunjukkan dengan warna putih saja, namun bisa juga wajah yang berubah warna menjadi kekuning-kuningan.
  8. Kerontokan Rambut. Penderita anemia juga akan mengalami kerontokan rambut. Penyebabnya adalah rambut kurang sehat karena kulit kepala menjadi tidak sehat karena kekurangan nutrisi.
  9. Imun Menurun. Penderita anemia akan mudah terkena berbagai macam penyalit lainnya dikarenakan sistem imunnta menurun. Sistem imun yang menurun itu disebabkan oleh sedikitnya jumlah energi di dalam tubuh.
  10. Asma. Rendahnya kadar oksigen di dalam paru-paru bisa membuat penderita anemia terkena asma atau sering merasakan nafasnya terengah saat melakukan aktivitas ringan.
  11. Tidak Teraturnya Denyut Jantung Tanda seseorang terkena anemia adalah denyut jantung yang tidak teratur. Jantung yang kekurangan oksigen bisa membuat denyutnya meningkat tajam. Salah satu pemeriksaan anemia sebelum melakukan tes darah adalah mengukur denyut jantungnya. Jika denyut jantung cepat, besar kemungkinannya orang tersebut terkena anemia.
Akibat kurang darah atau yang lebih dikenal kekurangan sel darah merah seperti anemia memang dapat berdampak vital. Bahkan dapat berdampak pada kematian.



Sumber

Berhenti merokok! mencegah kanker paru-paru

Berhenti merokok! mencegah kanker paru-paru
Stop rokok! hentikan risiko kanker paru-paru – Berhenti merokok memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sifat adiktif nikotin yang membuat “candu” susah menghentikan kebiasaan merokok bagi sebagian orang. Namun dengan mengetahui dampak positif yang terjadi pada tubuh perokok setelah berhenti merokok mungkin akan membantu menguatkan niat tersebut.

Berhenti merokok adalah cara terbaik untuk bisa pulih dari racun rokok dan mencegah risiko kanker paru-paru. Karena efek bahan kimia yang dihirup dari rokok bisa pulih ketika Anda berhasil berhenti merokok.

Berikut perubahan-perubahan positif yang terjadi pada tubuh, saat berhenti merokok.

20 menit setelah berhenti merokok
Setelah 20 menit berhenti merokok, denyut jantung akan kembali normal dan tekanan darah turun.

2 jam setelah berhenti merokok
Baik denyut jantung dan tekanan darah akan kembali normal. Ini karena kadar nikotin dalam sistem tubuh perlahan-lahan akan berkurang.

20 menit setelah berhenti merokok
Antara dua hingga 12 jam setelah rokok terakhir, umumnya tubuh mulai memasuki masa-masa terberat karena ada dorongan yang kuat untuk kembali merokok.

2 – 12 jam setelah berhenti merokok
Tingkat karbon monoksida dalam darah turun menjadi normal. Hanya dalam 12 jam setelah berhenti merokok, karbon monoksida dalam tubuh Anda menurun ke tingkat yang lebih rendah, dan kadar oksigen dalam darah Anda meningkat. Umumnya tubuh mulai memasuki masa-masa terberat karena ada dorongan yang kuat untuk kembali merokok dan biasanya akan mencapai puncaknya sekitar tiga hari setelah berhenti.

Pada periode tersebut kemungkinan seseorang akan mengalami  withdrawal (efek balikan) yang membuat para perokok merasa ‘tersiksa’.
  • Pencernaan
    Anda mungkin mengalami mulas, gangguan pencernaan, mual, dan diare. Gejala biasanya bertambah buruk sebelum akhirnya mulai membaik.
  • Pernapasan 
    Sinus mampet, batuk, dahak dan suara serak.
  • Peredaran darah
    Anda mungkin akan merasa pusing, kaku, atau bahkan kesemutan di jari-jari kaki dan tangan.
  • Tidur
    Anda mungkin mengalami insomnia.
Efek ini merupakan akibat langsung proses perbaikan kerusakan tubuh yang telah disebabkan rokok, dan mulai merokok lagi hanya akan mengulang kembali rencana Anda untuk bisa menjalankan gaya hidup sehat.

Jika Anda berhasil melalui tahap efek balikan (yang seharusnya hanya berlangsung 3-4 minggu), Anda akan melihat perbaikan kesehatan segera dan tahan lama.

2 minggu-3 bulan setelah berhenti merokok
Setelah beberapa minggu, Anda akan dapat berolahraga dan melakukan aktivitas fisik tanpa merasa lelah dan sakit. Hal ini disebabkan sejumlah proses regeneratif yang akan mulai terjadi dalam tubuh Anda; sirkulasi darah Anda akan meningkatkan, dan fungsi paru-paru Anda juga akan meningkat secara signifikan. Setelah dua atau tiga minggu tanpa rokok, paru-paru Anda mungkin mulai bersih, dan Anda akan mulai bernapas dengan lebih mudah.

1-9 bulan setelah berhenti merokok
Batuk dan sesak napas menurun, silia (rambut halus yang menggerakkan lendir dari paru-paru) mulai kembali ke fungsi normal di paru-paru, meningkatkan kemampuan untuk menangani lendir, membersihkan paru-paru, dan mengurangi risiko infeksi.

Mulai sekitar satu bulan setelah Anda berhenti, paru-paru mulai memperbaiki diri. Di dalamnya, cilia (rambut halus yang menggerakkan lendir dari paru-paru) mendorong lendir keluar dan berfungsi dengan baik lagi sehingga mengurangi infeksi. Batuk-batuk dan sesak napas terus menurun secara dramatis.

1 tahun setelah berhenti merokok
1 tahun setelah berhenti merokok, risiko penyakit jantung dan berbagai jenis kanker, termasuk risiko kanker paru-paru akan berkurang hingga setengah dari orang yang masih merokok.

5 tahun setelah berhenti merokok
Risiko kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, serviks dan kandung kemih berkurang menjadi setengahnya. Risiko stroke berkurang setelah 2-5 tahun.

Setelah 5-15 tahun bebas dari rokok, resiko Anda untuk memgalami stroke sama dengan mereka yang bukan perokok.

10 tahun setelah berhenti merokok
Risiko kematian akibat kanker paru-paru berkurang sekitar setengah dari orang yang masih merokok. Risiko kanker laring (kotak suara) dan pankreas juga menurun.

Para perokok memiliki risiko penyakit kanker lebih tinggi dibandingkan mereka yang bukan perokok. Risiko Kanker paru-paru menjadi yang paling umum dan salah satu jenis yang paling berbahaya. Merokok menyumbang 90% kematian akibat penyakit paru-paru di seluruh dunia.

Risiko Anda terkena penyakit kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, kandung kemih, ginjal dan pankreas juga akan menurun.

15 tahun setelah berhenti merokok
Perokok akan memiliki risiko penyakit jantung sama seperti orang yang tidak pernah merokok. Ini berarti, jika seseorang berhenti merokok sebelum usia 30 tahun, maka risiko kematiannya pun bisa ditekan menyamai orang yang non-perokok. Kecuali, jika mantan merokok kembali merokok dan mengalami kerusakan permanen di paru-paru yang memicu penyakit obstruksi paru-paru kronis.

Manfaat berkeringat untuk meningkatkan kreativitas

Manfaat berkeringat untuk kreativitas

Kebanyakan orang menjadikan keinginan untuk lebih langsing sebagai motivasi berolahraga. Namun, studi baru yang dipublikasi dalam jurnal Frontiers in Human Neurosciencemenunjukkan, kegiatan penghasil keringat yang satu ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kreativitas.

Para peneliti asal Belanda menemukan, orang yang rutin berolahraga cenderung lebih baik dalam menghasilkan pemikiran kreatif. Menurut mereka, aktivitas fisik meningkatkan kemampuan orang untuk berpikir lebih fleksibel.

Kendati demikian, para peneliti menegaskan, dampak seperti itu baru bisa dirasakan pada mereka yang berolahraga secara rutin. Ketua penelitian Lorenza Colzato dari Leiden University, Belanda, mengatakan, tim peneliti melakukan analisis terhadap dampak olahraga pada dua bagian utama dalam kreativitas, yaitu pemikiran divergen dan konvergen.

Pemikiran divergen merupakan pemikiran yang menghasilkan banyak solusi untuk menyelesaikan suatu masalah. Sementara itu, pemikiran konvergen dapat menghasilkan satu solusi terbaik yang tepat untuk masalah tersebut.

Colzato dan timnya meminta dua kelompok responden untuk melakukan tes kreativitas berpikir. Sementara itu, satu kelompok diwajibkan untuk berolahraga paling tidak empat kali seminggu, kelompok lainnya diminta tidak berolahraga.

Tes kreativitas berpikir yang dilakukan para peneliti yaitu menuliskan kaitan dari tiga kata yang tidak saling berhubungan. Mereka menemukan, kelompok responden yang melakukan olahraga memiliki skor yang lebih baik daripada kelompok lainnya.

"Aktivitas fisik baik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, selama dilakukan secara rutin. Jika tidak, maka energi yang seharusnya bisa digunakan untuk bepikir justru terpakai untuk bergerak," ujarnya.

Colzato menambahkan, olahraga rutin merupakan cara sehat dan murah untuk meningkatkan kemampuan kognitif, termasuk kreativitas.

Sumber: Kompas Health

Penyebab Penyakit Anemia dan Ciri-Cirinya

Penyebab Penyakit Anemia dan Ciri-Cirinya

Anda sering merasa lemas, lesu, pusing atau lelah bahkan sampai detak jantung berdebar-debar? Hati-hati bisa jadi itu gejala penyakit anemia. Saat disibukkan dengan kegiatan yang menumpuk, terkadang kita lupa untuk menjaga tubuh kita. Asupan makanan yang kurang sehat dan tidak teratur, kebiasaan begadang dan kurang istirahat dapat menyebabkan tubuh menjadi kekurangan darah.

Pengertian dan Penyebab Anemia

Penyakit anemia didefinisikan sebagai penurunan kosentrasi hemoglobin dalam sirkulasi darah. Hemoglobin sendiri didalam darah berfungsi untuk mengikat oksigen dan membawa oksigen dari paru-paru keseluruh jaringan tubuh. Hemoglobin juga membawa kembali karbondioksida dari seluruh sel paru-paru untuk dikeluarkan dari tubuh. Jika hemoglobin sel darah merah berkurang atau jumlahnya dibawah normal maka seseorang akan mengalami anemia dengan gejala-gejala seperti letih, lesuh, lelah, pusing dan lemah bahkan bisa sampai pingsan.

Hal ini disebabkan karena kurangnya oksigen yang dialirkan keseluruh tubuh karena kadar hemoglobin sebagai pengikat oksigen menurun. Dalam keadaan normal kadar hemoglobin pada wanita dewasa adalah 12 sampai 16. Sedangkan untuk laki-laki dewasa adalah 14 sampai 18 gram/100ml darah. Jumlah hemoglobin normal tergantung dari umur, jenis kelamin dan kondisi seseorang.

Ciri-Ciri dan Gejala Penyakit Anemia

Penyakit anemia atau kurang darah biasanya ditandai dengan gejala tubuh lemas, gampang lelah, lesuh dan juga biasanya disertai dengan pusing-pusing sampai jantung berdebar-debar. Penderita anemia biasanya akan terlihat pucat karena kadar hemoglobin dalam darahnya berkurang.

Cara mengecek jika anda mengalami kurang darah dapat dilihat pada bagian dalam kelopak mata bawah akan terlihat pucat. Penyakit anemia dibedakan menjadi beberapa macam tergantung dengan penyebabnya.
  1. Anemia defisiensi besi atau kekurangan zat besi yang disebabkan oleh kurang gizi atau malnutrisi. Anemia jenis terutama disebabkan karena kekurangan asupan zat besi atau kehilangan banyak darah seperti pendarahan pada saat haid atau setelah persalinan. Anemia defisiensi besi adalah yang paling umum terjadi atau sekitar 62% dari seluruh kasus anemia.
  2. Anemia megaloblastik yang jumlah kasusnya sekitar 29%. Anemia ini disebabkan oleh kekurangan asam folat dan kekurangan vitamin B12.
  3. Anemia hipoplastik yang disebabkan oleh penurunan fungsi sum-sum tulang untuk membentuk sel-sel darah merah baru. Anemia jenis ini jarang ditemui yaitu sekitar 8% saja dari keseluruhan kasus anemia.
  4. Anemia hemolitik, anemia jenis ini hampir jarang terjadi yang jumlahnya hanya 0.7% saja kasusnya. Anemia hemolitik disebabkan karena penghancuran atau pemecahan sel darah merah yang lebih cepat dari pembuatannya.

Anemia Bukan Darah Rendah

Masyarakat awam masih tidak menyadari apakah mereka terserang anemia atau tidak. Karena gejalanya yang hampir sama, kebanyakan orang masih belum bisa membedakan antara anemia atau kurang darah dengan hipotensi atau darah rendah.

Jadi kurang darah sebenarnya sangat berbeda dengan darah rendah. Kalau berbicara masalah hipotensi atau darah rendah adalah tekanan darahnya yang rendah dimana kemampuan otot jantungnya itu kurang untuk memompa jantung keseluruh tubuh sehingga menyebabkan kurangnya aliran darah ke jaringan yang diperdarahi. Kalau kita mengandaikan maka kurang darah ini adalah HB nya yang kurang, HB ini diumpamakan sebagai mobilnya dia akan membawa oksigen ke jaringan.

Tetapi kalau kurang darah, itu yang kurang adalah motornya atau mesinnya yang kurang sehingga tidak mampu memompa atau menjalankan mobil ini untuk sampai kepada tujuannya.

Anemia Pada Perempuan

Perempuan dikatakan lebih rentan terkena anemia karena perempuan setiap bulannya harus mengalami perdarahan rutin pada siklus menstruasi. Untuk ibu hamil kadar hemoglobin normal lebih rendah dari perempuan dewasa yang tidak hamil yaitu sekitar 10gram/100ml darah.

Anemia pada ibu hamil dapat mengakibatkan keguguran pada kandungannya dan gangguan pertumbuhan janin. Hal ini karena berkurangnya suplai oksigen untuk janin yang dikandungnya bahkan resiko kematian pada ibu hamil penderita anemia adalah sekitar 51%.


Sumber

5 Sumber Lemak Sehat bagi Kesehatan Anda

Sumber Lemak Nabati

Apakah kamu menganggap lemak itu jahat dan harus dihindari? Banyak orang yang sepakat kalau lemak adalah sumber berbagai penyakit, lemak berlebih bisa membuat gemuk dan mengganggu penampilan Anda. Tak hanya itu, kelebihan lemak juga bisa menyebabkan berbagai macam penyakit.

Namun tak semua lemak itu jahat. Lemak merupakan sumber energi kedua selain karbohidrat. Tubuh pun sebenarnya butuh lemak, senilai 30% dari kebutuhan kalori harian. Jadi, misalkan dalam sehari Anda membutuhkan 2000 Kalori, berarti minimal 600 kalori berasal dari lemak. Jumlah itu senilai dengan 67 gram lemak, atau 4 sendok makan minyak goreng perhari.

Lemak "baik" dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, tekanan darah, dan risiko kematian akibat penyakit jantung. Sebaliknya, lemak jenuh dan trans tak bagus untuk kesehatan.

Tak semua orang mengetahui apa saja jenis lemak yang baik itu Lalu, sumber lemak hewani dan nabati mana yang sebaiknya dikonsumsi?

Sumber lemak hewani dan nabati

Berikut beberapa sumber lemak sehat yang bermanfaat untuk kesehatan Anda:

Minyak zaitun

Minyak yang satu ini sangat identik dengan “minyak sehat”. "Minyak zaitun telah menjadi sahabat manusia sejak sekitar 4.000 tahun yang lalu," kata Leandro Ravetti, direktur teknis untuk Cobram Estate, produsen Cobram Estate Extra Virgin Olive Oils. Tak hanya mengandung lemak tak jenuh tunggal, minyak zaitun juga mengandung vitamin E dan polifenol.

Satu sumber bahkan menyebutkan, minyak zaitun mengandung 30-40 macam antioksidan yang baik untuk menjaga kesehatan jantung. Minyak zaitun diperas langsung dari buahnya. Untuk memaksimalkan sifat yang menguntungkan,

Ravetti menyarankan masyarakat untuk memilih produk yang belum lama diproduksi, dikemas dalam wadah gelap, dan jika Anda membeli produk pabrik, pilih yang menuliskan tanggal panennya.
Anda bisa menggunakan minyak zaitun untuk menumis atau sebagai olesan roti.

Minyak ikan

Minyak ikan mengandung kadar tinggi Omega-3, asam lemak esensial (EFA) yang membantu meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan kolesterol buruk. Yayasan Jantung Nasional Australia merekomendasikan minyak ikan yang berasal dari salmon Atlantik dan Australia, trevalla mata biru, mackarel biru, dan gemfish. Tak hanya baik untuk kesehatan jantung,  asam lemak jenis ini pun dapat memperbaiki mood.

Kacang-kacangan

Kacang merupakan sumber makanan yang kaya lemak tak jenuh tunggal, khususnya kacang pinus, hazelnut, almond, mete, macadamia, pecan, dan pistachio.

Lemak dalam kacang-kacangan adalah lemak tak jenuh yang baik untuk meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah. Sejauh ini, tidak ada kacang-kacangan yang tidak baik untuk kesehatan, selama tidak digoreng atau digarami berlebihan. Kacang panggang bisa menjadi alternatif lebih sehat untuk menonton bola dibandingkan keripik kentang.

Biji-bijian

Biji wijen adalah yang terbaik. Campuran biji wijen dengan minyak zaitun extra virgin merupakan kombinasi yang pas untuk membuat salad atau makanan lain. Biji-bijian lain sumber minyak "baik" antara lain canola, bunga matahari, dan wijen.

Alpukat

Avokad atau alpukat, buah yang satu ini memang terkenal tinggi lemak, namun lemak dalam alpukat ternyata bermanfaat.. Sebagian besar lemak avokad adalah jenis yang sehat: 60 persen tak jenuh tunggal dan 12 persen tak jenuh ganda.

Alpukat ternyata juga mengandung asam lemak jenuh yang sehat. Selain itu, alpukat juga kaya vitamin C dan E untuk menjaga tubuh Anda tetap bugar. Alpukat bisa dijus atau dimakan dengan es serut, dan tak kalah enak sebagai olesan roti atau campuran salad.

Itulah beberapa jenis sumber lemak nabati dan lemak hewani yang bisa dikonsumsi dalam menu sehari-hari. Tapi ingat, konsumsi lemak berlebihan dapat berakibat buruk bagi kesehatan Anda. Umumnya kebutuhan lemak tubuh berkisar antara 0,5-1 gram lemak per 1kg berat badan per hari.