Tampilkan postingan dengan label temu-temuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label temu-temuan. Tampilkan semua postingan

Manfaat Jahe Untuk Kecantikan Kulit

Jahe merupakan salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan bagian rimpangnya untuk rempah dapur ataupun obat tradisional yang dikenal cukup berkhasiat dalam mengatasi beberapa penyakit yang menyerang tubuh.

khasiat jahe

Selain berguna untuk bahan rempah dan juga tanaman obat herbal. Khasiat jahe lainnya yang bisa anda maksimalkan yaitu dapat digunakan dalam pemeliharaan kecantikan kulit tubuh dan wajah.

5 Manfaat Jahe dalam Memelihara kecantikan

Mungkin sebagian besar dari pembaca belum mengetahui perihal manfaat jahe dalam merawat kecantikan. Hal ini tentu saja dikarenakan masih sedikitnya informasi yang bisa anda dapat tentang manfaat dan khasiat dari rimpang jahe secara menyeluruh. Pada artikel kali ini akan diulas tentang kegunaan jahe untuk menjaga kecantikan kulit tubuh dan mengatasi beberapa masalah yang sering menimpa kulit tubuh dan wajah anda dengan memanfaatkan ramuan dari rimpang jahe ini.

1. Mencegah dan menghilangkan jerawat.
Jerawat merupakan salah satu masalah umum yang sering dihadapi banyak orang. Kulit berjerawat dikarenakan kurang bersihnya wajah anda, kondisi tersebut tentunya akan memicu datangnya kuman. Jahe memiliki kemampuan dalam menghilangkan kuman dan bakteri pada kulit wajah. Caranya yaitu dengan menggunakan air jahe untuk mencuci muka anda pada pagi dan malam hari. Untuk pengobatan dari dalam, anda bisa mengkonsumsi jahe maksimal 4 gram sehari.

2. Membantu menghaluskan kulit.
Kandungan kimia jahe dapat memberikan manfaat begitu besar bagi tubuh, salah satunya dapat menjaga kesehatan kulit, dan menjaganya tetap lembab. Cara penggunaannya yaitu dengan menjadikan jaha sebagai bahan campuran masker ataupun lulur. Manfaat dari masker dan luluran jahe ini bila digunakan secara rutin, selain bisa melembabkan kulit, juga mampu menjaga kondisi kulit tetap kencang dan halus.

3. Menghilangkan selulit.
Selulit merupakan kondisi dimana adanya penyempitan akibat tersumbatnya aliran lemak kedalam darah. Kondisi ini tentunya dapat mengurangi kecantikan kulit tubuh. Banyak cara bisa anda lakukan untuk menghilangkan selulit, salah satunya dengan memanfaatkan jahe.

Beberapa zat yang terkandung dalam jahe mampu melarutkan timbunan lemak. Untuk mendapatkan manfaat jahe ini, anda bisa merebus rimpang jahe secukupnya dengan air, air rebusan jahe tersebut bisa anda minum secara rutin dan teratur setiap hari.

4. Mengatasi rambut rontok dan ketombe.
Akar Jahe bisa digunakan mengatasi rambut rontok dan bercabang, menguatkan akar rambut, menebalkan rambut, serta menghitamkan rambut. manfaat lainnya dari akar jahe yaitu dapat mengatasi masalah ketombe pada kulit kepala.

5. Mencegah penuaan dini.
Kandungan antioksidan dalam jahe bisa membuang racun dan kotoran lain pada kulit, membantu melancarkan sirkulasi darah sehingga dapat memperlambat penuaan dini.

Selain yang telah disebutkan diatas, tentunya masih banyak manfaat jahe untuk kecantikan kulit anda yang belum disebutkan, silahkan perkaya pengetahuan anda dengan membaca literatur dari sumber lainnya.

sumber :

Manfaat Jahe Merah Untuk Pengobatan

khasiat jahe merah untuk tubuh

Manfaat Jahe Merah Untuk Pengobatan  ~ Zingiber officinale atau dikenal dengan nama jahe merah adalah satu suku jahe-jahean yang sudah lama dikenal memiliki khasiat cukup baik sebagai salah satu tanaman obat.

Jahe merah memiliki ciri khas pada bagian rimpangnya, dimana rimpang jahe merah berwarna merah, dan juga memiliki rasa pedas yang disebabkan adanya kandungan senyawa keton yang dikenal dengan nama zingeron.

Kandungan Kimia Jahe Merah

Secara umum, jahe merah terbentuk dari 3 komponen penting yaitu minyak atsiri, oleoresin, dan pati. Kandungan minyak atsiri dalam jahe merah adalah tertinggi dari jenis jahe lainnya, yaitu antara 2,58-2,72%. Selain dari ketiga kompoen tersebut, dalam rimpang jahe merah terdapat unsur kimia lainnya seperti : n-nonylaldehyde, d-camphene, d-β phellandrene, methyl heptenone, cineol, d-borneol, geraniol, linalool, acetates dan caprylate, citral, chavicol dan zingiberene.

Manfaat Jahe Merah Untuk Obat

Berkat kandungan minyak atsiri dan oleoresin yang terkandung dalam rimpangnya, menjadikan jahe merah menempati posisi cukup penting dalam dunia pengobatan. Berikut adalah beberapa manfaat jahe merah untuk pengobatan :


  1. Sebagai obat pencahar
  2. Menguatkan lambung
  3. Peluruh masuk angin dan cacing penyebab penyakit
  4. Mengatasi sakit pinggang , encok, dan nyeri otot
  5. Mengatasi masalah pada pencernaan
  6. Mengatasi radang tenggorokan
  7. Sebagai obat asma
  8. Meningkatkan daya penglihatan anda
  9. Mengatasi kurang darah, sakit kusta, borok, dan demam
  10. Meningkatkan sirkulasi darah dari dan ke jantung, sehingga kesehatan jantung akan terjaga.
  11. Meningkatkan stamina tubuh
  12. Merangsang keluarnya ASI pada ibu menyusui
  13. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  14. Meningkatkan nafsu makan.
  15. Mengatasi impotensi pada pria

Selain manfaat diatas, tentunya masih banyak manfaat jahe merah lainnya yang bisa anda dapatkan. Tapi perlu diperhatikan juga, selain bisa memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh, Jahe merah sebaiknya tidak dikonsumsi oleh anda yang menderita maag, karena dapat menjadikan lambung anda panas, bagi para ibu hamil juga disarankan untuk tidak mengkonsumsi jahe merah karena dikhawatirkan dapat membahayakan janin yang sedang dikandungnya.

Manfaat Kencur Untuk Kesehatan Secara Umum

Sejumlah manfaat kencur untuk manusia baik untuk rempah dapur atau bahan obat

Manfaat Kencur Untuk Kesehatan : Kencur atau dalam bahasa latinnya di sebut kaemferia galangal L adalah satu tanaman familia zingiberanceae yang sering dimanfaatkan bagian rimpangnya sebagai salah satu bahan bumbu dapur ataupun bahan ramuan dalam pembuatan obat-obatan tradisional.

Kencur merupakan tanaman tropis yang cukup tubuh dan berkembang dengan baik diindonesia. Tanaman ini sudah banyak dikembangbiakan untuk diambil bagian rimpangnya guna memenuhi kebutuhan pasar baik sebagai bahan bumbu dapur ataupun ramuan obat.

Klasifikasi Ilmiah Dan Nama Daerah.

Klasifikasi ilmiah :
  • Kerajaan : Plantae
  • Divisi : Spermaiophyta
  • Sob Divisi : Angiospermae
  • Kelas : Monocotyledonae
  • Ordo : Zingiberales
  • Famili : Zingiberaceae
  • Subfamili : Zingiberoideae
  • Genus : Kaempferia
  • Spesies : Kaempferia .galanga

Nama Daerah :
ceuku (Aceh), tekur (Gayo), kaciwer (Karo), cakue (Minangkabau), Cokur (lampung), kencur (jawa), cikur (Sunda), kencor (Madura), batako (Manado), watan (Minahsa), (Gorontalo), cakuru (Makasar), ceku (Bugis), cekuh (Bali), cekur (Sasak), sokus (Roti), Sukung (Timor), suha (Seram), assuli (Ambon), onegai (Buru), ukap (Irian).

Kandungan Kimia Dan Ciri Umum

Komposisi kimia dalam kencur terutama pada bagian rimpangnya antara lain mineral (13,73 %), pati (4,14%), dan minyak asitri (0,02 %) yang didalamnya terdapat ineol, asam metil kanil dan penta dekaan, asam cinnamic, ethyl aster, asam sinamic, borneol, kamphene, paraeumarin, asam anisic, alkaloid dan gom.

Ciri Umum Tananaman :
  • Tanaman kencur memiliki daun dengan bentuk bulat lebar, tumbuh mendatar diatas permukaan tanah dengan jumlah daun tiga sampai empat helai. Permukaan daun sebelah atas berwarna hijau sedangkan sebelah bawah berwarna hijau pucat. Panjang antara 10 – 12 cm dengan lebar 8 – 10 cm, Mempunyai sirip daun yang tipis dari pangkal daun tanpa tulang tulang induk daun yang nyata.
  • banyak khasiat rimpang kencur untuk bahan obat tradisional ampuh
    Rimpang atau Rizoma terdapat didalam tanah, tumbuh bergerombol dan bercabang cabang dengan induk rimpang ditengah. Kulit ari berwarna coklat dan bagian dalam putih berair dengan aroma yang tajam. Rimpang yang masih muda berwarna putih kekuningan dengan kandungan air yang lebih banyak dan rimpang yang lebih tua ditumbuhi akar pada ruas ruas rimpang berwarna putih kekuningan.
  • Bunga kencur berwarna putih berbau harum terdiri dari empat helai daun mahkota. Tangkai bunga berdaun kecil sepanjang 2 – 3 cm, tidak bercabang, dapat tumbuh lebih dari satiu tangkai, panjang tangkai 5 – 7 cm berbentuk bulat dan beruas ruas. Putik menonjol keatas berukuran 1 – 1,5 cm, tangkai sari berbentuk corong pendek.

Manfaat Kencur Untuk Kesehatan



Seperti tanaman jahe jenis lainnya, bagian tanaman kencur yang paling banyak dimanfaatkan adalah rimpangnya. Rimpang kencur banyak dimanfaatkan sebagai salah satu bahan ramuan obat tradisional yang cukup dikenal mujarab untuk mengatasi penyakit antara lain :
  1. Influenza pada bayi
  2. Radang lambung
  3. Radang pada telinga anak-anak
  4. Masuk angin dan muntah-muntah
  5. Sakit kepala sebelah ( migrain)
  6. Batuk
  7. Sakit perut ketika diare
  8. Haid tidak lancar dan nyeri ketika haid
  9. Mata lelah
  10. Keseleo
  11. Tubuh sering lelah
  12. Tetanus
  13. Keracunan jamur
  14. Pegal linu
  15. Jerawat di wajah
  16. Asma
  17. Dll

Demikian ulasan mengenai kencur : klasifikasi ilmiah, nama daerah, kandungan kimia, ciri umum dan manfaat kencur untuk kesehatan secara umum. Semoga bermanfaat bagi anda semua.

Manfaat Kunyit Putih Untuk Tubuh

Sejumlah khasiat kunyit putih sebagai obat herbal untuk kesembuhan penyakit

Manfaat kunyit putih untuk tubuh - Curcuma zedoaria atau lebih dikenal dengan nama kunyit putih merupakan salah satu jenis kunyit yang sudah dikenal masyarakat sebagai salah satu tanaman obat yang cukup berkhasiat. Kunyit putih banyak digunakan sebagai salah satu bahan ramuan obat untuk mengatasi sejumlah penyakit yang menyerang tubuh. Penggunaannya bisa sebagai obat dalam ataupun luar.

Manfaat Kunyit Putih Untuk Kanker



Salah satu khasiat dari kunyit putih yaitu dapat digunakan sebagai obat anti kanker dan tumor. Berdasarkan hasil dari salah satu penelitian yang dilakukan oleh Chan minyi bersama rekan-rekannya (hasil penelitian dimuat dalam buku berjudul " Anti Cancer Medical Herbs ") menyebutkan bahwa unsur kimia dalam kunyit putih memiliki kemampuan mengatasi penyebaran sel kanker dan tumor dalam tubuh secara efektif.

Penelitian lainnya dilakukan untuk mengetahui lebih rinci tentang unsur kimia apa saja dalam kunyit putih yang memiliki kemampuan mengatasi kanker. Dari beberapa penelitian menyebutkan bahwa dalam kunyit putih terkandung Ribosom Inacting Protein (RIP). RIP bisa berperan dalam menghentikan tumbuh dan berkembangnya sel kanker dalam tubuh bahkan bisa merontokkannya tanpa merusak sel sehat lainnya dalam tubuh.

Kandungan lainnya yang tidak kalah penting yaitu zat anti-oksidan berfungsi untuk mencegah kerusakan Asam Deoksiribo Nukleat sebagai salah satu senyawa penyusun Gen serta zat anti curcumin sebagai zat anti peradangan.

Selain bermanfaat sebagai penghambat perkembangan sel kanker dan tumor, rimpang kunyit putih juga memiliki khasiat untuk mengatasi penyakit lainnya, antara lain :
  1. Untuk menurunkan demam dan peluruh keringat
  2. Mengobati batuk darah dan sebagai penawar racun ( antitoksin).
  3. Mengatasi bau nafas, sakit gigi, dan obat masuk angin
  4. Mengatasi gangguan pada sistem pencernaan seperti diare dan perut kembung.
  5. Mengatasi sejumlah masalah kewanitaaan seperti keputihan, nyeri haid, gatal pada bagian organ intim, serta membantu mengecilkan rahim setelah persalinan.
  6. Menghilangkan jerawat dan bisul.
  7. Sebagai obat asma, diabetes, darah tinggi, sakit jantung, asam urat, dam stroke.
  8. Membantu mengurangi kandungan lemak perut.
  9. Membantu meningkatkan nafsu makan pada anak-anak dan syahwat pada orang dewasa.
  10. DLL

Demikian  Ulasan singkat mengenai manfaat kunyit putih untuk tubuh, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semua. untuk mengetahui cara meramu rimpang kunyit putih menjadi obat, silahkan baca artikel selanjutnya tentang ramuan obat tradisional dari kunyit putih.

Kandungan Kimia Serta Manfaat Temulawak

Sejumlah khasiat dalam temulawak sebagai tanaman obat untuk obat

Kandungan Kimia Serta Manfaat Temulawak :: Masyarakat indonesia tentu tidak asing lagi dengan Temulawak . Tanaman obat ini merupakan salah satu tumbuhan asli indonesia dengan khasiat pengobatan cukup mujarab. Tanaman yang termasuk kedalam jenis temu- temuan ini sudah sejak lama dijadikan sebagai bahan ramuan obat tradisional.

Klasifikasi dan Morfologi Temulawak 

Klasifikasi ilmiah 
  • Divisi : Spermatophyta.
  • Sub divisi : Angiospermae.
  • Kelas : Monocotyledonae.
  • Ordo : Zingiberales
  • Keluarga : Zingiberaceae.
  • Genus : Curcuma Spesies : Curcuma xanthorrhiza ROXB.
sumber :Tjitrosoepomo (2004).

Morfologi 

Temulawak, Salah satu tanaman terna berbatang semu dengan beberapa sebutan berbeda untuk setiap daerahnya seperti koneng gede ( sunda) ,dan temu lobak ( madura ) memilki ciri-ciri umum sebagai berikut :
  • Tinggi tanaman bisa mencapai 1 meter, tapi kurang dari 2 meter.Wana batang hijau / coklat gelap.
  • Akar rimpang terbentuk dengan sempurna dan bercabang kuat, berwarna hijau gelap. Rimpang memiliki ukuran besar dan tumbuh bercabang-cabang yang terdiri dari rimpang induk dan rimpang cabang. Rimpang induk memiliki bentuk bulat hingga bulat telur. Rimpang cabang tumbuh di sekitar rimpang induk dengan jumlah 3-4 rimpang memanjang. Kulit rimpang berwarna coklat kemerahan /kuning tua, warna daging rimpang kuning jingga / kuning kecoklatan.
  • Daun tumbuh pada sekitar batang dengan jumlah 2 – 9 helai dengan bentuk bundar memanjang sampai bangun lanset, warna daun hijau atau coklat keunguan terang sampai gelap, panjang daun 31 – 84cm dan lebar 10 – 18cm, panjang tangkai daun termasuk helaian 43 – 80cm.
  • Perbungaan lateral, tangkai ramping dan sisik berbentuk garis, panjang tangkai 9 – 23cm dan lebar 4 – 6cm, berdaun pelindung banyak yang panjangnya melebihi atau sebanding dengan mahkota bunga. Kelopak bunga berwarna putih berbulu, panjang 8 – 13mm, mahkota bunga berbentuk tabung dengan panjang keseluruhan 4.5cm, helaian bunga berbentuk bundar memanjang berwarna putih dengan ujung yang berwarna merah dadu atau merah, panjang 1.25 – 2cm dan lebar 1cm.

Kandungan kimia temulawak.

Dari hasil tes uji yang dilakukan oleh Balai penelitian tanaman dan obat, diperoleh sejumlah zat / senyawa dalam rimpang temulawak antara lain : Air 19,98%, pati 41,45%, serat 12,62%, abu 4,62%, abu tak larut asam 0,56%, sari air 10,96%, sari alkohol 9,48%, dan kurkumin 2,29%.Dari hasil pengujian tersebut, ditemukan juga kandungan alkaloid, flavonoid, fenolik, triterpennoid, glikosida tannin, saponin dan steroid .
Manfaat yang terkandung dalam rimpang temulawak untuk tubuh manusia

Selain itu, terdapat juga kandungan minyak atsiri sebesar 3,81%, meliputi : d-kamfer, sikloisoren, mirsen,p-toluil metikarbinol, pati, d-kamfer, siklo isoren, mirsen, p-toluil metilkarbinol, falandren, borneol, tumerol, xanthorrhizol, sineol, isofuranogermakren, zingiberen, zingeberol, turmeron, artmeron, sabinen, germakron, dan atlantone.

Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan.

Peranan temulawak sebagai obat diketahui dan pemanfaatannya sudah dilakukan sejak dulu hingga sekarang berdasarkan pengalaman turun temurun. Umumnya temulawak terutama bagian rimpangnya dijadikan sebagai salah satu bahan ramuan untuk membuat jamu tradisional. Jamu temulawak ini diyakini dapat mengatasi pegal linu, rhematik, rasa lelah, diare, wasir, disentri, pembengkakan akibat infeksi, cacar, jerawat, eksim, sakit kuning, sembelit, kurang nafsu makan, radang lambung, kejang kejang, kencing darah, kurang darah dan ayan (Raharjo dan Rostiana 2005).

Penelitian lebih lanjut dilakukan oleh institusi kesehatan untuk mengetahui lebih jauh tentang manfaat tanaman ini bagi manusia. Dari beberapa penelitian didapatkan bahwa kandungan kimia dalam rimpang temulawak seperti flavonida berkhasiat dalam menyembuhkan radang, kandungan minyak atsiri berkhasiat fungistatimk pada beberapa jenis jamur dan bakteriostatik pada mikroba Staphylococcus sp. Dan Salmonella sp. (Dalimartha,2007).

Laporan penelitian lainnya menyebutkan bahwa rimpang temulawak bisa dijadikan sebagai obat jerawat, anti kolesterol, meningkatkan nafsu makan, anemia, anti-inflamasi, anti mikroba dan pencegah kanker (Anonim 2008 ).

Rimpang temulawak juga diketahui sebagai obat fitofarmaka, berkhasiat dalam mengatasi gangguan pada saluran pencernaan, kandung empedu, kelainan hati, pankreas, tekanan darah tinggi, usus halus, kontraksi usus, TBC, sariawan dan dapat dipergunakan sebagai tonikum. (Raharjo dan Rostiana, 2005).

Penelitian lainnya yang dilakukan oleh beberapa universitas berhasil membuktikan bahwa rimpang temulawak bisa juga digunakan sebagai obat antistroke, antioksidan, menghambat osteoporosis, sebagai antiplasmodial, anti plak dan pertahanan gigi ( Sardi D ).


Demikian ulasan mengenai kandungan kimia dan manfaat temulawak bagi kesehatan tubuh. Masih banyak tentunya khasiat temulawak yang belum disebutkan diatas silahkan anda cari literatur lainnya untuk memperkaya pengetahuan anda seputar tanaman obat indonesia.dan untuk mengetahui cara membuat ramuan obat dari tanaman obat ini, silahkan kunjungi artikel tentang ramuan obat dari rimpang temulawak.

Sumber tulisan :
  1. warintek.ristek.go.id/pertanian/temulawak.pdf 
  2. repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/30000/4/Chapter%20II.pdf 
  3. >balitnak.litbang.deptan.go.id/